Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-19 Terurut Topik zubir . amin
   Bravo rang Dapua.Itulah fungsi pengawasan nn malakek ka Rang Dapua.Semoga 
semangat nan comantun tetap dipertahankan

Alhamdulillah,sakali lai bravo tuk rang dapua kito.

   JB,Dt Rajo Jambi,72thn,sk Mandahiliang,Padusunan,Piaman,kini di 
Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-Original Message-
From: "Dapua R@ntauNet" 
Sender: [email protected]
Date: Wed, 20 Apr 2011 07:26:11 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: RE: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

Baiknya subjek ini gak usah dijawab lagi, apalagi ditimpali oleh sanak yang
nantinya menambah indak berkejelasan.

Kita semua disini orang tau, tapi sangat sayang sekali juga tidak mau tau
ketentuan di Palanta sehingga seringkali timbul gesekan seperti ini.

 

Kalau niat kita bersilaturahim dan berdiskusi sambil meningkatkan hubungan
badunsanak sesama awak urang Minang.

Baca lagilah ketentuan "Adat Sakingka Palanta" visi palanta ini dan sipat
yang suka main cukia mancukia yang berakibat orang lain menjadi tersinggung.

 

Kalau ingin mendapatkan dan membaca ketentuan lagi malas membuka diweb,
silakan hubungi rang dapua biar dikirimi lagi untuk di baca.

 

 

Wassalam

Rang Dapua di Cikarang

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-19 Terurut Topik zubir . amin
Sanak Darwin Bahar n sanak St Sinaro jo sanak nn sadang duduak di Lapau nn 
diRahmati Allah swt.Assalamualaikum wrwb.Salamaik pagi.

  Ado baiknyo himbauan sanak kito Rahyussalim ditarimo jo pikiran tanang dengan 
sikap sabar n persaudaraan minimal persaudaraan sesama rang RN

  JB,Dt Rajo Jambi,72thn,sk Mandahiliang,Padusunan,Piaman,kini di Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-Original Message-
From: "Rahyussalim" 
Sender: [email protected]
Date: Tue, 19 Apr 2011 23:09:23 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

Nndehh barek kaji mah...
Lokalisir lah masalah ko. Buek lah galanggangnyo. Ijan bacikarau ditampek nan 
rami. 
Ambo maraso indak paralu garegak sarupo iko. Cukuik lah ditampek nan lamo...

Rahyussalim 
berbagi meringankan derita bangsa

-Original Message-
From: "Darwin Bahar" 
Sender: [email protected]
Date: Wed, 20 Apr 2011 04:56:17 
To: Palanta Rantaunet
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

(Sekali didiamkan, dua kali didiamkan, tiga kali didiamkan, kali in tidak
lagi)

Ada persamaan yang menarik antara St Sinaro dengan JH St Maradjo Lelo.

Dua-duanya sama-sama orang Minang, sama-sama berpendidikan tinggi.
Perbedaannya yang satu mengaku percaya Tuhan yang satu mengaku tidak,
Persamaan yang menarik, kedua-keduanya sama-sama menuhankan benda cair yang
berada di bawah jidadnya: selalu memonopoli kebenaran.

Bedanya, yang satu masih bisa melihat yang baik di pihak yang  berbeda
dengannya. St Maradjo Lelo masih bisa berpihak kepada pihak yang berlawanan
paham secara diametral dengannya apabila dianggapnya dizalimi. Dia sangat
marah kepada Benny Murdani, atas jatuhnya banyak korban di kalangan  Umat
Islam pada peristiwa Tanjung Priok ± 20 tahun yang lalu . Dia juga sangat
marah kepada atas banyaknya korban di kalangan rakyat Aceh ketika terjadi
konflik bersenjata berkepanjangan di sana. Dia juga sangat berpihak secara
massif kepada perjuangan rakyat Palestina untuk kemerdekaannya. Untuk itu
dia tidak segan-segan berhadap-hadapan dengan konco-konconya segendang
sepenarian seperti AdKh dan MKWT, dengan kosakata khasnya tentu saja.

St Maradjo Lelo memang kasar dan berangasan. Sebagai orang yang
bertahun-tahun ‘bakaruak arang’ dengannya di milis Proletar dan Apakabar,
paham benar saya fi’ilnya. Tetapi kerusakan terhadap Islam atas kelakuannya
nyaris tidak ada. Belum pernah saya menyaksikan ada netter muslim yang
murtad kemakan omonganya. Paling-paling dia merusak dirinya sendiri.

Bagi saya justru manusia semacam St Sinaro ini yang menimbulkan kerusakan
pada Islam, karena selalu menjadikan perbedaan pemahaman menjadi perpecahan
bahkan penghancuran. Para pemonopoli kebenaran macam St Sinaro ini berada di
berlaku kelompok-kelompok  Suni dan Syiah di Irak dan Pakistan yang
menyebabkan kedua pihak tidak berhenti saling berbunuh-bunuhan.

Terdapat perbedaan tipis antara St Sinaro dengan MS, tersangka pelaku bom
bunuh diri di Masjid Az-Zikra di Mapolresta Cirebon Jumat pekan lalu:
sama-sama tidak mampu melihat dan ingin menghancurkan sesuatu yang dianggap
yang berbeda dan dianggap “musuh Islam”. Perbedaannya kalau yang satu karena
pendidkannya rendah, melakukannya dengan cara yang bodoh, yang lain karena
berpendikan tinggi, caranya lebih “cerdas”, dengan “melempar lembing” untuk
menghasut melakukan pembunuhan karakter.

Entah Apa benar yang telah dilakukannya untuk Umat Islam selain “melempar
lembing ke sana kemari”. Itu pun beraninya hanya di kandang. Prof Tariq
Ramadan aktif menggalang opini dan dana untuk mendukung Palestina ketika
terjadi invasi militer Israel ke Jalur Gaza, Desember 2008 yang lalu
(CMIIW).

So, St Sinaro, soal seorang mau liberal,bukan hak atau kemampuan waang untuk
menilai, apalagi menghakimi yang ada di dada orang lain, kini atau nanti.
Itu sepenuhnya hak Allah. Waang hanya manusia pongah yang merasa diri waang
memiliki Ilmu Allah yang Maha Berilmu dan Maha Pemberi Hidayah. Sezarah pun
tidak ilmu waang dibandingkan ilmu Allah yang Maha Berilmu.

Dan tidak sedikit pun waang berhak meremehkan siapa pun di sini.

Paham?

Wassalam, St Bandaro Kayo

 

. 


 
<http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/141626;_ylc=X3oDMTJzbmhrOWd
xBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzExMjAxMjcEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzI5NzI5BG1zZ0lkAzE0MTY
yNgRzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMzAzMjE3NDE1> Re: [R@ntau-Net] Prof
Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang 


Posted by: "Sutan Sinaro"
<mailto:[email protected]?Subject=%20Re%3A%20%5BR%40ntau-Net%5D%20Prof%20Ta
riq%20Ramadan%3A%20Konsep%20Jihad%20Bukanlah%20Perang> [email protected] 


Tue Apr 19, 2011 2:17 am (PDT) 




Ndak usah ditanggapi, ko carito urang Liberal ko mah.
Ma abih ari jo energi.
Sabab dek mereka ko bacampua se sadonyo, indak jaleh.
Ado nan sasuai jo awak ado nan indak.
Baraja se lah Islam na

RE: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-19 Terurut Topik Dapua R@ntauNet
Baiknya subjek ini gak usah dijawab lagi, apalagi ditimpali oleh sanak yang
nantinya menambah indak berkejelasan.

Kita semua disini orang tau, tapi sangat sayang sekali juga tidak mau tau
ketentuan di Palanta sehingga seringkali timbul gesekan seperti ini.

 

Kalau niat kita bersilaturahim dan berdiskusi sambil meningkatkan hubungan
badunsanak sesama awak urang Minang.

Baca lagilah ketentuan "Adat Sakingka Palanta" visi palanta ini dan sipat
yang suka main cukia mancukia yang berakibat orang lain menjadi tersinggung.

 

Kalau ingin mendapatkan dan membaca ketentuan lagi malas membuka diweb,
silakan hubungi rang dapua biar dikirimi lagi untuk di baca.

 

 

Wassalam

Rang Dapua di Cikarang

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-19 Terurut Topik Rahyussalim
Nndehh barek kaji mah...
Lokalisir lah masalah ko. Buek lah galanggangnyo. Ijan bacikarau ditampek nan 
rami. 
Ambo maraso indak paralu garegak sarupo iko. Cukuik lah ditampek nan lamo...

Rahyussalim 
berbagi meringankan derita bangsa

-Original Message-
From: "Darwin Bahar" 
Sender: [email protected]
Date: Wed, 20 Apr 2011 04:56:17 
To: Palanta Rantaunet
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

(Sekali didiamkan, dua kali didiamkan, tiga kali didiamkan, kali in tidak
lagi)

Ada persamaan yang menarik antara St Sinaro dengan JH St Maradjo Lelo.

Dua-duanya sama-sama orang Minang, sama-sama berpendidikan tinggi.
Perbedaannya yang satu mengaku percaya Tuhan yang satu mengaku tidak,
Persamaan yang menarik, kedua-keduanya sama-sama menuhankan benda cair yang
berada di bawah jidadnya: selalu memonopoli kebenaran.

Bedanya, yang satu masih bisa melihat yang baik di pihak yang  berbeda
dengannya. St Maradjo Lelo masih bisa berpihak kepada pihak yang berlawanan
paham secara diametral dengannya apabila dianggapnya dizalimi. Dia sangat
marah kepada Benny Murdani, atas jatuhnya banyak korban di kalangan  Umat
Islam pada peristiwa Tanjung Priok ± 20 tahun yang lalu . Dia juga sangat
marah kepada atas banyaknya korban di kalangan rakyat Aceh ketika terjadi
konflik bersenjata berkepanjangan di sana. Dia juga sangat berpihak secara
massif kepada perjuangan rakyat Palestina untuk kemerdekaannya. Untuk itu
dia tidak segan-segan berhadap-hadapan dengan konco-konconya segendang
sepenarian seperti AdKh dan MKWT, dengan kosakata khasnya tentu saja.

St Maradjo Lelo memang kasar dan berangasan. Sebagai orang yang
bertahun-tahun ‘bakaruak arang’ dengannya di milis Proletar dan Apakabar,
paham benar saya fi’ilnya. Tetapi kerusakan terhadap Islam atas kelakuannya
nyaris tidak ada. Belum pernah saya menyaksikan ada netter muslim yang
murtad kemakan omonganya. Paling-paling dia merusak dirinya sendiri.

Bagi saya justru manusia semacam St Sinaro ini yang menimbulkan kerusakan
pada Islam, karena selalu menjadikan perbedaan pemahaman menjadi perpecahan
bahkan penghancuran. Para pemonopoli kebenaran macam St Sinaro ini berada di
berlaku kelompok-kelompok  Suni dan Syiah di Irak dan Pakistan yang
menyebabkan kedua pihak tidak berhenti saling berbunuh-bunuhan.

Terdapat perbedaan tipis antara St Sinaro dengan MS, tersangka pelaku bom
bunuh diri di Masjid Az-Zikra di Mapolresta Cirebon Jumat pekan lalu:
sama-sama tidak mampu melihat dan ingin menghancurkan sesuatu yang dianggap
yang berbeda dan dianggap “musuh Islam”. Perbedaannya kalau yang satu karena
pendidkannya rendah, melakukannya dengan cara yang bodoh, yang lain karena
berpendikan tinggi, caranya lebih “cerdas”, dengan “melempar lembing” untuk
menghasut melakukan pembunuhan karakter.

Entah Apa benar yang telah dilakukannya untuk Umat Islam selain “melempar
lembing ke sana kemari”. Itu pun beraninya hanya di kandang. Prof Tariq
Ramadan aktif menggalang opini dan dana untuk mendukung Palestina ketika
terjadi invasi militer Israel ke Jalur Gaza, Desember 2008 yang lalu
(CMIIW).

So, St Sinaro, soal seorang mau liberal,bukan hak atau kemampuan waang untuk
menilai, apalagi menghakimi yang ada di dada orang lain, kini atau nanti.
Itu sepenuhnya hak Allah. Waang hanya manusia pongah yang merasa diri waang
memiliki Ilmu Allah yang Maha Berilmu dan Maha Pemberi Hidayah. Sezarah pun
tidak ilmu waang dibandingkan ilmu Allah yang Maha Berilmu.

Dan tidak sedikit pun waang berhak meremehkan siapa pun di sini.

Paham?

Wassalam, St Bandaro Kayo

 

. 


 
<http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/141626;_ylc=X3oDMTJzbmhrOWd
xBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzExMjAxMjcEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzI5NzI5BG1zZ0lkAzE0MTY
yNgRzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMzAzMjE3NDE1> Re: [R@ntau-Net] Prof
Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang 


Posted by: "Sutan Sinaro"
<mailto:[email protected]?Subject=%20Re%3A%20%5BR%40ntau-Net%5D%20Prof%20Ta
riq%20Ramadan%3A%20Konsep%20Jihad%20Bukanlah%20Perang> [email protected] 


Tue Apr 19, 2011 2:17 am (PDT) 




Ndak usah ditanggapi, ko carito urang Liberal ko mah.
Ma abih ari jo energi.
Sabab dek mereka ko bacampua se sadonyo, indak jaleh.
Ado nan sasuai jo awak ado nan indak.
Baraja se lah Islam nan ado elok-elok, jan ditambah-tambah lo jo Liberal.
Isuak dikubua ditanyo, "Maa diinuka ?"
harus dijawek "Al-Islaamu diiini"
Ndak adoh "Al-Islaamu Liberal diiini" doh .. kanai langkang dek Malaikat
beko.
 
Wassalam
 
St. Sinaro

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachm

Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-19 Terurut Topik Darwin Bahar
(Sekali didiamkan, dua kali didiamkan, tiga kali didiamkan, kali in tidak
lagi)

Ada persamaan yang menarik antara St Sinaro dengan JH St Maradjo Lelo.

Dua-duanya sama-sama orang Minang, sama-sama berpendidikan tinggi.
Perbedaannya yang satu mengaku percaya Tuhan yang satu mengaku tidak,
Persamaan yang menarik, kedua-keduanya sama-sama menuhankan benda cair yang
berada di bawah jidadnya: selalu memonopoli kebenaran.

Bedanya, yang satu masih bisa melihat yang baik di pihak yang  berbeda
dengannya. St Maradjo Lelo masih bisa berpihak kepada pihak yang berlawanan
paham secara diametral dengannya apabila dianggapnya dizalimi. Dia sangat
marah kepada Benny Murdani, atas jatuhnya banyak korban di kalangan  Umat
Islam pada peristiwa Tanjung Priok ± 20 tahun yang lalu . Dia juga sangat
marah kepada atas banyaknya korban di kalangan rakyat Aceh ketika terjadi
konflik bersenjata berkepanjangan di sana. Dia juga sangat berpihak secara
massif kepada perjuangan rakyat Palestina untuk kemerdekaannya. Untuk itu
dia tidak segan-segan berhadap-hadapan dengan konco-konconya segendang
sepenarian seperti AdKh dan MKWT, dengan kosakata khasnya tentu saja.

St Maradjo Lelo memang kasar dan berangasan. Sebagai orang yang
bertahun-tahun ‘bakaruak arang’ dengannya di milis Proletar dan Apakabar,
paham benar saya fi’ilnya. Tetapi kerusakan terhadap Islam atas kelakuannya
nyaris tidak ada. Belum pernah saya menyaksikan ada netter muslim yang
murtad kemakan omonganya. Paling-paling dia merusak dirinya sendiri.

Bagi saya justru manusia semacam St Sinaro ini yang menimbulkan kerusakan
pada Islam, karena selalu menjadikan perbedaan pemahaman menjadi perpecahan
bahkan penghancuran. Para pemonopoli kebenaran macam St Sinaro ini berada di
berlaku kelompok-kelompok  Suni dan Syiah di Irak dan Pakistan yang
menyebabkan kedua pihak tidak berhenti saling berbunuh-bunuhan.

Terdapat perbedaan tipis antara St Sinaro dengan MS, tersangka pelaku bom
bunuh diri di Masjid Az-Zikra di Mapolresta Cirebon Jumat pekan lalu:
sama-sama tidak mampu melihat dan ingin menghancurkan sesuatu yang dianggap
yang berbeda dan dianggap “musuh Islam”. Perbedaannya kalau yang satu karena
pendidkannya rendah, melakukannya dengan cara yang bodoh, yang lain karena
berpendikan tinggi, caranya lebih “cerdas”, dengan “melempar lembing” untuk
menghasut melakukan pembunuhan karakter.

Entah Apa benar yang telah dilakukannya untuk Umat Islam selain “melempar
lembing ke sana kemari”. Itu pun beraninya hanya di kandang. Prof Tariq
Ramadan aktif menggalang opini dan dana untuk mendukung Palestina ketika
terjadi invasi militer Israel ke Jalur Gaza, Desember 2008 yang lalu
(CMIIW).

So, St Sinaro, soal seorang mau liberal,bukan hak atau kemampuan waang untuk
menilai, apalagi menghakimi yang ada di dada orang lain, kini atau nanti.
Itu sepenuhnya hak Allah. Waang hanya manusia pongah yang merasa diri waang
memiliki Ilmu Allah yang Maha Berilmu dan Maha Pemberi Hidayah. Sezarah pun
tidak ilmu waang dibandingkan ilmu Allah yang Maha Berilmu.

Dan tidak sedikit pun waang berhak meremehkan siapa pun di sini.

Paham?

Wassalam, St Bandaro Kayo

 

. 


 
<http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/141626;_ylc=X3oDMTJzbmhrOWd
xBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzExMjAxMjcEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MzI5NzI5BG1zZ0lkAzE0MTY
yNgRzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMzAzMjE3NDE1> Re: [R@ntau-Net] Prof
Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang 


Posted by: "Sutan Sinaro"
<mailto:[email protected]?Subject=%20Re%3A%20%5BR%40ntau-Net%5D%20Prof%20Ta
riq%20Ramadan%3A%20Konsep%20Jihad%20Bukanlah%20Perang> [email protected] 


Tue Apr 19, 2011 2:17 am (PDT) 




Ndak usah ditanggapi, ko carito urang Liberal ko mah.
Ma abih ari jo energi.
Sabab dek mereka ko bacampua se sadonyo, indak jaleh.
Ado nan sasuai jo awak ado nan indak.
Baraja se lah Islam nan ado elok-elok, jan ditambah-tambah lo jo Liberal.
Isuak dikubua ditanyo, "Maa diinuka ?"
harus dijawek "Al-Islaamu diiini"
Ndak adoh "Al-Islaamu Liberal diiini" doh .. kanai langkang dek Malaikat
beko.
 
Wassalam
 
St. Sinaro

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah

Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-19 Terurut Topik Sutan Sinaro
Ndak usah ditanggapi, ko carito urang Liberal ko mah.
Ma abih ari jo energi.
Sabab dek mereka ko bacampua se sadonyo, indak jaleh.
Ado nan sasuai jo awak ado nan indak.
Baraja se lah Islam nan ado elok-elok, jan ditambah-tambah lo jo Liberal.
Isuak dikubua ditanyo, "Maa diinuka ?"
harus dijawek "Al-Islaamu diiini"
Ndak adoh "Al-Islaamu Liberal diiini" doh .. kanai langkang dek Malaikat beko.
 
Wassalam
 
St. Sinaro

--- On Sat, 16/4/11, [email protected]  wrote:


From: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang
To: "Rantaunet" 
Received: Saturday, 16 April, 2011, 8:48 PM


Iyooo..pueh mancubo, ndak bisa menerobos link nyo doh..

Tapi ambo sabana penasaran mambaco judul nyo...

Mungkin buya sutan Sinaro bisa berkomentar?

Wassalam

Ryan 44 kurang 10 hari..Ipoh
Sent by DiGi from my BlackBerry® Smartphone

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-17 Terurut Topik Abraham Ilyas
Dunsanak di palanta nan ambo hormati.



Dek karono manuruik angku HDB-SBK: * substansi pendapat Tariq Ramadan
tidak sesederhana itu dan …Sejarah pun menunjukkan---termasuk di
Nusantara---Islam tidak disebarkan melalui perperangan.*

mako izinkanlah ambo mancopas arti/makna perang dari KBBI sbb:



*pe·rang* (*n)*

*
*

*1* permusuhan antara dua negara (bangsa, agama, suku, dsb): *kedua negara
itu dl keadaan perang;*

*2* pertempuran besar bersenjata antara dua pasukan atau lebih (tentara,
laskar, pemberontak, dsb): *tidak lama kemudian kedua pasukan itu sudah
terlibat dl perang sengit;*

*3* perkelahian; konflik: perang* batu*;



*4* cara mengungkapkan permusuhan:


perang* ideologi*;
perang* bermalaikat, sabung berjuara, pb* Tuhanlah yg menentukan kalah
menang;
perang* asabat* perang saraf;

perang* asap* latihan berperang;

perang* atrisi* perang dng siasat menghabiskan tenaga dan kekuatan lawan:

perang* batu* perang dng melemparkan batu kpd lawan;

perang* bintang* perang yg menggunakan sinar laser, berkas partikel, dan
kilatan listrik berenergi tinggi;

perang* biologis* perang yg menggunakan kuman dsb untuk tujuan militer (spt
menyebarkan bakteri untuk memusnahkan musuh melalui penyakit);

perang* Candu* perang yg terjadi antara Cina dan Inggris pd tahun 1839—1842
krn Inggris menghendaki agar Cina membuka pelabuhan untuk perdagangan luar
negeri dan menjalankan siasat candu;

perang* dingin *

*1* perang tanpa mengangkat senjata, hanya saling menggertak;

*2* suasana internasional yg sangat tegang dan bermusuhan yg diakibatkan
oleh konflik ideologi antara Blok Barat (liberal kapitalis) dan Blok Timur
(sosial komunis) yg berkembang setelah Perang Dunia Kedua;

perang* Dunia Kedua* perjuangan kekuatan bersenjata sedunia, berlangsung
tahun l939—l945 melibatkan blok negara Jerman, Italia, Jepang, dan negara
pengikutnya melawan koalisi persekutuan bangsa yg terdiri atas negara
Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Cina, Rusia, dan negara-negara
pengikutnya;

perang* Dunia Pertama* perjuangan kekuatan bersenjata sedunia, berlangsung
tahun l914—l918, melibatkan dua blok kekuatan negara Eropa, yaitu Jerman,
Austria, Hongaria melawan Inggris, Prancis, dan Rusia;

perang* elektronik* perang yg menggunakan peralatan elektronik untuk
kekuatan militer, terutama radar, sinar inframerah, pengarah senjata ke
sasaran yg tepat, dan peralatan yg dapat mengecoh serta membutakan intaian
pasukan penyerang;

perang* ekonomi* perang yg menggunakan cara-cara ekonomi untuk menghancurkan
negara musuh melalui kehancuran perekonomiannya, dilakukan dng berbagai
cara, spt blokade, pencegahan pembelian atau perolehan bahan-bahan
strategis, senjata, atau mesin, serta pengucilan dari kegiatan ekonomi;

perang* gerilya* perang yg dilakukan oleh pasukan-pasukan kecil dng cara
sabotase, serangan mendadak, dsb;

perang* harga* cara menurunkan harga yg dilakukan penjual, menyebabkan
penjual lainnya terpaksa mengikutinya;

perang *ideologi*

**pertentangan antara dua sistem nilai yg saling berlawanan;

*2* cara hidup yg berusaha mewujudkan perubahan yg banyak dng memanfaatkan
jalur propaganda, pendidikan, pengaruh asing, program kebudayaan, dan
infiltrasi;

perang* kemerdekaan* perang yg bertujuan membebaskan diri dr belenggu
kolonial atau penjajah;

perang* kilat* perang yg dilakukan dng cepat (supaya lekas selesai);

perang* kimia* perang yg menggunakan produk bahan kimia untuk kekuatan
militer, terutama penggunaan racun atau gas yg mematikan atau bahan yg
menimbulkan kebakaran;

perang* kolonial* perang yg bertujuan menaklukkan bangsa lain untuk dijajah;
perang* mendada* perang seorang lawan seorang; perang tanding;

perang* mulut* bertengkar ramai sekali (masing-masing pihak mengeluarkan
kata-kata keras dan kasar);

perang* Padri* perang antara kaum Islam dan kaum adat (yg dibantu Belanda)
di pesisir Sumatra Barat (tahun 1821—1837);

perang* pandan* upacara keagamaan di Bali, diadakan pd bulan kelima menurut
kalender Bali, berupa perkelahian yg melibatkan puluhan pasang manusia yg
bersenjatakan pandan berduri (batang dan daunnya) dan bertamengkan nyiru;

perang* pena* polemik dl surat kabar (majalah dsb); perdebatan tertulis yg
dimuat dl surat kabar (majalah) untuk mempertahankan argumentasi
masing-masing;

perang* sabil* perang yg bertujuan membela agama Islam; perang di jalan
Allah; perang* saraf* perang yg hanya menggunakan gertak dan ancaman (tanpa
senjata) dng maksud untuk menjatuhkan mental lawan; perang asabat;

perang* saudara* perang antara dua kekuatan dl satu bangsa atau satu negara;


perang* sipil* perang saudara;

perang* tanding* perang seorang lawan seorang; perang mendada;

perang* terbatas* perselisihan bersenjata yg dilakukan untuk tujuan politik
terbatas dng pembatasan thd penggunaan kekuatan yg dilibatkan serta
pembatasan wilayah pergolakannya;

perang* terbuka* perang yg dinyatakan secara terang-terangan di antara dua
negara; perang* total* perang modern untuk tujuan tidak terbatas dng
menggunakan dan melibatkan

Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-17 Terurut Topik Darwin
Judul itu dari Tempo, tetapi substansi pendapat Tariq Ramadan tidak sesederhana 
itu.

Menurut Al Quran  Nabi diutus sebagai rakhmat bagi sekalian alam, bukan untuk 
berperang. Nabi berperang untuk mempertahankan diri. Nabi tidak pernah 
membunuhi orang yang tidak bersalah. Merusak tanamanpun beliau larang

Aturan-aturan itu juga dijelaskan dalam Al Quran. Sejarah pun 
menunjukkan---termasuk di Nusantara---Islam tidak disebarkan melalui 
perperangan.

Islam itu agama kasih sayang

Wassalam, HDB-SBK


--- In [email protected], taufiqrasjid@... wrote:
>
> 
> Hendaknya dikembalikan pada konsep Jihad sejak jaman Nabi
> 
> Kalau salah satunya bukan berperang.  Kenapa ada Perang sejak jaman Nabi. 
> Diikuti berbagai perang lain seperti Perang  Salib di TimTeng, Perang Paderi 
> dan Perang Aceh yang menggelora atas dasar mempertahankan agama Islam
> 
>  Mungkin saja  konsep itu ajaran Ahmadiyah yang melarang orang India 
> berperang melawan penjajah  Inggeris dulu
> 
> Begitu juga soal hidup bertetangga dengan Non-Muslim. Sudah ada contohnya 
> sejak jaman Nabi
> 
> Atas dasar saling menghargai, bukan ada yang menistakan
> 
> ---TR 


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-17 Terurut Topik Darwin
Angku Abraham

Tulisan Tempo itu dari file lama, mungkin ada ketdakcermatan saya dalam 
menyalin linknya.

Saya lewakan ke Palanta sebagai wujud keprihatinan saya, atas jatuhnya korban 
orang-orang yang tidak bersalah dalam peristiwa bom bunuh diri di Masjid 
Az-Zikra di Mapolres Cirebon hari Jumat yang lalu, yang sangat kuat dugaan 
dilakukan orang kelompok yang keliru menafsirkan konsep jihad dalam Islam

Wassalam, HDB-SBK

--- In [email protected], Abraham Ilyas  wrote:
>
> Artikel *Tempointeraktif,* 28 Juli *2003*
> 
> tapi link iko:
> > Http://www.tempo.co.id/harian/wawancara/waw-TariqRamadan01.html
 indak bisa dibuka ?
> 
> Salam
> 
> AI
> 


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-16 Terurut Topik taufiqrasjid

Hendaknya dikembalikan pada konsep Jihad sejak jaman Nabi

Kalau salah satunya bukan berperang.  Kenapa ada Perang sejak jaman Nabi. 
Diikuti berbagai perang lain seperti Perang  Salib di TimTeng, Perang Paderi 
dan Perang Aceh yang menggelora atas dasar mempertahankan agama Islam

 Mungkin saja  konsep itu ajaran Ahmadiyah yang melarang orang India berperang 
melawan penjajah  Inggeris dulu

Begitu juga soal hidup bertetangga dengan Non-Muslim. Sudah ada contohnya sejak 
jaman Nabi

Atas dasar saling menghargai, bukan ada yang menistakan

---TR 


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-16 Terurut Topik ryanfirdaus67
Iyooo..pueh mancubo, ndak bisa menerobos link nyo doh..

Tapi ambo sabana penasaran mambaco judul nyo...

Mungkin buya sutan Sinaro bisa berkomentar?

Wassalam

Ryan 44 kurang 10 hari..Ipoh
Sent by DiGi from my BlackBerry® Smartphone

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Prof Tariq Ramadan: Konsep Jihad Bukanlah Perang

2011-04-16 Terurut Topik Abraham Ilyas
Artikel *Tempointeraktif,* 28 Juli *2003*

tapi link iko:
> Http://www.tempo.co.id/harian/wawancara/waw-TariqRamadan01.html
>
>
>
> indak bisa dibuka ?

Salam

AI

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/