Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raiderdi Bukit Gombak, Batu Sangkar.

2011-04-04 Terurut Topik Jacky Mardono Tjokrodiredjo





Bapak Dasriel.
 
Kepangkatan di lingkungan Taruna
adalah sebagai berikut:
Capratar - Pratar - Koptar - Sertar -
sermadatar dan sermatutar.
 
Yang berpangkat sermadatar dan
sermatutar, panggilannya "mayor".
 
Serma kalau Belanda bilang,
"klein Mayoor" 
Klein=kecil.
Mayor beneran "groot mayor".
Dan tidak mungkin seorang "groot"
Mayoor, kok begitu bebas bergaul
dengan warga masyarakat.
Mau ketemu saja sulit.
 
Jadi waktu bapak Soedibyo bertugas
di Sumbar, belum berpangkat Letda.
 
Sebutan kepangkatan di lingkungan
Akpol sekarang, malah saya tidak tahu.
Yang pasti pangkat Serma sudah
diganti dengan Brigadir.
 
Kehadiran Taruna Akademi Zeni,
di daerah operasi,
sempat diprotes para orang tua Taruna.
 
Tapi Bapak Djatikusuma,
sebagai Direktur Akademi Zeni,
Menjawab:
"Mereka sudah dibekali kemampuan
seorang Bintara.
Sudah mampu berkelahi secara
profesional."
 
Demikian info tambahan.
Wassalam, Jacky M. (77)
 


--- Pada Sen, 4/4/11, Dasriel A Noeha  menulis:


Dari: Dasriel A Noeha 
Judul: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raiderdi 
Bukit Gombak, Batu Sangkar.
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 4 April, 2011, 8:12 AM


Bapak Jacky,

Saya ingat thn 61an itu bapak Soedibyo yang ganteng disenangi ibu-ibu karena 
pintar nyanyi seperti Bengawan Solo dan pintar menari, an beliau di panggil 
bapak Mayor

Cuma yang jadi pertanyaan apa memang bliau itu orangnya, atau ada Soedibyo yang 
lain, mengingat 30 thn jarak waktu dari mayor ke letjen berarti naik pangkatnya 
lama banget, ke Letkol, Kolonel, Brigjen, Mayjen, Letjen

Apa bisa pak Jacky
Wass

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Jacky Mardono Tjokrodiredjo  
Sender: [email protected] 
Date: Mon, 4 Apr 2011 13:32:54 +0800 (SGT)
To: 
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raider 
di Bukit Gombak, Batu Sangkar.






Catatan Tambahan
 
Koremnya bukan Wirabraja.
Korem Wirabraja, Wirabima dan Wirasakti
adalah jajaran Kodam III/17 Agustus.
 
Korem Yogyakarta,
kalau tidak salah Makutarama.
 
Benar, Bapak Soedibyo terakhir
di Bakin.
Beliau dari Korps Zeni AD.
Istri pak Dibyo adalah pencipta lagu.
 
Bapak Imam Soeparto pernah
menjabat sebagai Ketua DPRD Sumbar.
 
Peltu  Soedjono gugur dalam
peristiwa Bandar Betsy,
dalam menghadapi aksi sefihak PKI.
 
Pada waktu itu,
banyak Taruna Akademi Genie
yang diterjunkan dalam peristiwa PRRI.
 
Saya tidak tahu,
apakah Bapak Soedibyo pada waktu
sudah Pa Aktif, atau masih berstatus Taruna.
 
Sudjono yang pernah di Raiders,
adalah Soedjono Danawangsa
Pernah jadi Dandim Kota Padang, 
sebelumnya Dandim  Pes Sel.
Beliau orang Banyumas.
 
Beliau di Padang,
menggantikan Bapak Djamhari,
yang juga orang Banyumas.
 
Demikian sekilas info.
Mohon dikoreksi Pak Saaf.
 
Wassalam, Jacky M.


--- Pada Sen, 4/4/11, Abraham Ilyas  menulis:


Dari: Abraham Ilyas 
Judul: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raider di 
Bukit Gombak, Batu Sangkar.
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 4 April, 2011, 1:20 AM


Pak Saaf sarato dunsanak di palanta nan ambo hormati.

Nan kisah di dalam syair tsb. sabana tajadi Pak, tapi bukan 'bintara Sudjono' 
yang bapak kenal sebagai komandan kompi raiders di Bukik Gombak tsb.
Beliau sudah almarhum, semoga diterima amal ibadahnya.

Satantangan namo namo yang berusaha memahami dan mengormati Minangkabau 
(Kolonel Inf. Poniman, Kolonel Widodo, Letkol Imam Suparto dan Mayor Inf. 
Wardjono), seorang diantaranyo pernah ambo lihek langsung keberanian dan 
konsistensinyo, yaitu kolonel Widodo.

Mungkin tanggal 2 Oktober 1965, saat komandan Korem Wirabraja (alm. Kol. 
Katamso dan letkol Sugiono/dibunuh anak buahnya) masih terkubur di pekarangan 
asrama batalyon 441/Kentungan, ..Kolonel Widodo dengan beraninya 
berkeliling kota Jogyakarta mengenderai sebuah Jip hanya bersama seorang 
supir/tanpa pengawalan (sambil memegang pengeras suara) meminta agar rakyat 
Jogya tidak mendukung G30S/PKI.

Hari itu belum ada yang berani turun ke jalan melawan PKI, semuanya takut ! 
. ambo tak bisa membayangkan bagaimana kalau beliau dicegat oleh prajurit 
Korem yang bersimpati kepada PKI. 

Barulah setelah pak Harto berpidato melalui RRI Jakarta, menjelaskan tentang 
kudeta oleh PKI, .maka rakyat yang anti komunis/khususnyo mahasiswa Islam 
mulai berani melawan PKI/menghancurkan simbol simbol/kantor PKI.

Beliau beliau ini telah berjasa menyelamatkan bangsa ini untuk tidak sarupo 
"the killing fields Kamboja". 

Salam

AI




-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail be

Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raiderdi Bukit Gombak, Batu Sangkar.

2011-04-04 Terurut Topik Dasriel A Noeha
Bapak Jacky,

Saya ingat thn 61an itu bapak Soedibyo yang ganteng disenangi ibu-ibu karena 
pintar nyanyi seperti Bengawan Solo dan pintar menari, an beliau di panggil 
bapak Mayor

Cuma yang jadi pertanyaan apa memang bliau itu orangnya, atau ada Soedibyo yang 
lain, mengingat 30 thn jarak waktu dari mayor ke letjen berarti naik pangkatnya 
lama banget, ke Letkol, Kolonel, Brigjen, Mayjen, Letjen

Apa bisa pak Jacky
Wass

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-Original Message-
From: Jacky Mardono Tjokrodiredjo 
Sender: [email protected]
Date: Mon, 4 Apr 2011 13:32:54 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raider
 di Bukit Gombak, Batu Sangkar.

Catatan Tambahan
 
Koremnya bukan Wirabraja.
Korem Wirabraja, Wirabima dan Wirasakti
adalah jajaran Kodam III/17 Agustus.
 
Korem Yogyakarta,
kalau tidak salah Makutarama.
 
Benar, Bapak Soedibyo terakhir
di Bakin.
Beliau dari Korps Zeni AD.
Istri pak Dibyo adalah pencipta lagu.
 
Bapak Imam Soeparto pernah
menjabat sebagai Ketua DPRD Sumbar.
 
Peltu  Soedjono gugur dalam
peristiwa Bandar Betsy,
dalam menghadapi aksi sefihak PKI.
 
Pada waktu itu,
banyak Taruna Akademi Genie
yang diterjunkan dalam peristiwa PRRI.
 
Saya tidak tahu,
apakah Bapak Soedibyo pada waktu
sudah Pa Aktif, atau masih berstatus Taruna.
 
Sudjono yang pernah di Raiders,
adalah Soedjono Danawangsa
Pernah jadi Dandim Kota Padang, 
sebelumnya Dandim  Pes Sel.
Beliau orang Banyumas.
 
Beliau di Padang,
menggantikan Bapak Djamhari,
yang juga orang Banyumas.
 
Demikian sekilas info.
Mohon dikoreksi Pak Saaf.
 
Wassalam, Jacky M.


--- Pada Sen, 4/4/11, Abraham Ilyas  menulis:


Dari: Abraham Ilyas 
Judul: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raider di 
Bukit Gombak, Batu Sangkar.
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 4 April, 2011, 1:20 AM


Pak Saaf sarato dunsanak di palanta nan ambo hormati.

Nan kisah di dalam syair tsb. sabana tajadi Pak, tapi bukan 'bintara Sudjono' 
yang bapak kenal sebagai komandan kompi raiders di Bukik Gombak tsb.
Beliau sudah almarhum, semoga diterima amal ibadahnya.

Satantangan namo namo yang berusaha memahami dan mengormati Minangkabau 
(Kolonel Inf. Poniman, Kolonel Widodo, Letkol Imam Suparto dan Mayor Inf. 
Wardjono), seorang diantaranyo pernah ambo lihek langsung keberanian dan 
konsistensinyo, yaitu kolonel Widodo.

Mungkin tanggal 2 Oktober 1965, saat komandan Korem Wirabraja (alm. Kol. 
Katamso dan letkol Sugiono/dibunuh anak buahnya) masih terkubur di pekarangan 
asrama batalyon 441/Kentungan, ..Kolonel Widodo dengan beraninya 
berkeliling kota Jogyakarta mengenderai sebuah Jip hanya bersama seorang 
supir/tanpa pengawalan (sambil memegang pengeras suara) meminta agar rakyat 
Jogya tidak mendukung G30S/PKI.

Hari itu belum ada yang berani turun ke jalan melawan PKI, semuanya takut ! 
. ambo tak bisa membayangkan bagaimana kalau beliau dicegat oleh prajurit 
Korem yang bersimpati kepada PKI. 

Barulah setelah pak Harto berpidato melalui RRI Jakarta, menjelaskan tentang 
kudeta oleh PKI, .maka rakyat yang anti komunis/khususnyo mahasiswa Islam 
mulai berani melawan PKI/menghancurkan simbol simbol/kantor PKI.

Beliau beliau ini telah berjasa menyelamatkan bangsa ini untuk tidak sarupo 
"the killing fields Kamboja". 

Salam

AI




-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi dise

Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raiderdi Bukit Gombak, Batu Sangkar.

2011-04-04 Terurut Topik Dasriel Noeha
Batue pak, urangnyo gapauk putiah dan ramah, iyo itunyo nan ambo mukasuikkan,
 
wassalam,
dasriel

--- Pada Sen, 4/4/11, Dr.Saafroedin BAHAR  menulis:


Dari: Dr.Saafroedin BAHAR 
Judul: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raiderdi 
Bukit Gombak, Batu Sangkar.
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 4 April, 2011, 3:01 AM






Sanak Dasriel, ambo kenal Letjen TNI Sudibyo wakatu baliau jadi Kabakin, tahun 
1995. Basamo jo babarapo kawan, ambo mambantu baliau manyunting Buku Putih 
Sekretariat Negara  tentang G30S/PKI. Urangnyo gapuak gadang dan ramah.


Wassalam,
Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo
(Laki-laki, Tanjung, masuk 74 th, Jakarta) 
Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.



--- On Mon, 4/4/11, Dasriel A Noeha  wrote:


From: Dasriel A Noeha 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raiderdi 
Bukit Gombak, Batu Sangkar.
To: [email protected]
Date: Monday, April 4, 2011, 8:58 AM


Ciek lai ambo ingek namo surang perwira Diponegoro nan elok dan berjiwa seni, 
bliau ikuik malatiah tari dan sandiwara di kampuang dan bergaul dengan urang 
kampuang
Dan bliau belajar bahaso Minang dengan capek

Namonyo: Mayor Sudibyo

Terakhir kalo gak salah Letjen Sudibyo Ka Bakin

Mohon pak Saaf koreksi klo salah

Dasriel 
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Abraham Ilyas  
Sender: [email protected] 
Date: Mon, 4 Apr 2011 08:20:25 +0700
To: 
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raider 
di Bukit Gombak, Batu Sangkar.

Pak Saaf sarato dunsanak di palanta nan ambo hormati.

Nan kisah di dalam syair tsb. sabana tajadi Pak, tapi bukan 'bintara Sudjono' 
yang bapak kenal sebagai komandan kompi raiders di Bukik Gombak tsb.
Beliau sudah almarhum, semoga diterima amal ibadahnya.

Satantangan namo namo yang berusaha memahami dan mengormati Minangkabau 
(Kolonel Inf. Poniman, Kolonel Widodo, Letkol Imam Suparto dan Mayor Inf. 
Wardjono), seorang diantaranyo pernah ambo lihek langsung keberanian dan 
konsistensinyo, yaitu kolonel Widodo.

Mungkin tanggal 2 Oktober 1965, saat komandan Korem Wirabraja (alm. Kol. 
Katamso dan letkol Sugiono/dibunuh anak buahnya) masih terkubur di pekarangan 
asrama batalyon 441/Kentungan, ..Kolonel Widodo dengan beraninya 
berkeliling kota Jogyakarta mengenderai sebuah Jip hanya bersama seorang 
supir/tanpa pengawalan (sambil memegang pengeras suara) meminta agar rakyat 
Jogya tidak mendukung G30S/PKI.

Hari itu belum ada yang berani turun ke jalan melawan PKI, semuanya takut ! 
. ambo tak bisa membayangkan bagaimana kalau beliau dicegat oleh prajurit 
Korem yang bersimpati kepada PKI. 

Barulah setelah pak Harto berpidato melalui RRI Jakarta, menjelaskan tentang 
kudeta oleh PKI, .maka rakyat yang anti komunis/khususnyo mahasiswa Islam 
mulai berani melawan PKI/menghancurkan simbol simbol/kantor PKI.

Beliau beliau ini telah berjasa menyelamatkan bangsa ini untuk tidak sarupo 
"the killing fields Kamboja". 

Salam

AI



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali

Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raiderdi Bukit Gombak, Batu Sangkar.

2011-04-04 Terurut Topik Dr.Saafroedin BAHAR
Sanak Dasriel, ambo kenal Letjen TNI Sudibyo wakatu baliau jadi Kabakin, tahun 
1995. Basamo jo babarapo kawan, ambo mambantu baliau manyunting Buku Putih 
Sekretariat Negara  tentang G30S/PKI. Urangnyo gapuak gadang dan ramah.


Wassalam,
Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo
(Laki-laki, Tanjung, masuk 74 th, Jakarta) 
Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.



--- On Mon, 4/4/11, Dasriel A Noeha  wrote:


From: Dasriel A Noeha 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raiderdi 
Bukit Gombak, Batu Sangkar.
To: [email protected]
Date: Monday, April 4, 2011, 8:58 AM


Ciek lai ambo ingek namo surang perwira Diponegoro nan elok dan berjiwa seni, 
bliau ikuik malatiah tari dan sandiwara di kampuang dan bergaul dengan urang 
kampuang
Dan bliau belajar bahaso Minang dengan capek

Namonyo: Mayor Sudibyo

Terakhir kalo gak salah Letjen Sudibyo Ka Bakin

Mohon pak Saaf koreksi klo salah

Dasriel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Abraham Ilyas  
Sender: [email protected] 
Date: Mon, 4 Apr 2011 08:20:25 +0700
To: 
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raider 
di Bukit Gombak, Batu Sangkar.

Pak Saaf sarato dunsanak di palanta nan ambo hormati.

Nan kisah di dalam syair tsb. sabana tajadi Pak, tapi bukan 'bintara Sudjono' 
yang bapak kenal sebagai komandan kompi raiders di Bukik Gombak tsb.
Beliau sudah almarhum, semoga diterima amal ibadahnya.

Satantangan namo namo yang berusaha memahami dan mengormati Minangkabau 
(Kolonel Inf. Poniman, Kolonel Widodo, Letkol Imam Suparto dan Mayor Inf. 
Wardjono), seorang diantaranyo pernah ambo lihek langsung keberanian dan 
konsistensinyo, yaitu kolonel Widodo.

Mungkin tanggal 2 Oktober 1965, saat komandan Korem Wirabraja (alm. Kol. 
Katamso dan letkol Sugiono/dibunuh anak buahnya) masih terkubur di pekarangan 
asrama batalyon 441/Kentungan, ..Kolonel Widodo dengan beraninya 
berkeliling kota Jogyakarta mengenderai sebuah Jip hanya bersama seorang 
supir/tanpa pengawalan (sambil memegang pengeras suara) meminta agar rakyat 
Jogya tidak mendukung G30S/PKI.

Hari itu belum ada yang berani turun ke jalan melawan PKI, semuanya takut ! 
. ambo tak bisa membayangkan bagaimana kalau beliau dicegat oleh prajurit 
Korem yang bersimpati kepada PKI. 

Barulah setelah pak Harto berpidato melalui RRI Jakarta, menjelaskan tentang 
kudeta oleh PKI, .maka rakyat yang anti komunis/khususnyo mahasiswa Islam 
mulai berani melawan PKI/menghancurkan simbol simbol/kantor PKI.

Beliau beliau ini telah berjasa menyelamatkan bangsa ini untuk tidak sarupo 
"the killing fields Kamboja". 

Salam

AI


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raiderdi Bukit Gombak, Batu Sangkar.

2011-04-03 Terurut Topik Dasriel A Noeha
Ciek lai ambo ingek namo surang perwira Diponegoro nan elok dan berjiwa seni, 
bliau ikuik malatiah tari dan sandiwara di kampuang dan bergaul dengan urang 
kampuang
Dan bliau belajar bahaso Minang dengan capek

Namonyo: Mayor Sudibyo

Terakhir kalo gak salah Letjen Sudibyo Ka Bakin

Mohon pak Saaf koreksi klo salah

Dasriel
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-Original Message-
From: Abraham Ilyas 
Sender: [email protected]
Date: Mon, 4 Apr 2011 08:20:25 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Pembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raider
 di Bukit Gombak, Batu Sangkar.

Pak Saaf sarato dunsanak di palanta nan ambo hormati.

Nan kisah di dalam syair tsb. sabana tajadi Pak, tapi bukan 'bintara
Sudjono' yang bapak kenal sebagai komandan kompi raiders di Bukik Gombak
tsb.
Beliau sudah almarhum, semoga diterima amal ibadahnya.

Satantangan namo namo yang *berusaha memahami dan mengormati
Minangkabau*(Kolonel Inf. Poniman, Kolonel Widodo, Letkol Imam Suparto
dan Mayor Inf.
Wardjono), seorang diantaranyo pernah ambo lihek langsung keberanian dan
konsistensinyo, yaitu kolonel Widodo.

Mungkin tanggal 2 Oktober 1965, saat komandan Korem Wirabraja (alm. Kol.
Katamso dan letkol Sugiono/dibunuh anak buahnya) masih terkubur di
pekarangan asrama batalyon 441/Kentungan, ..Kolonel Widodo dengan
beraninya berkeliling kota Jogyakarta mengenderai sebuah Jip hanya bersama
seorang supir/tanpa pengawalan (sambil memegang pengeras suara) meminta agar
rakyat Jogya tidak mendukung G30S/PKI.

Hari itu belum ada yang berani turun ke jalan melawan PKI, semuanya takut !
. ambo tak bisa membayangkan bagaimana kalau beliau dicegat oleh
prajurit Korem yang bersimpati kepada PKI.

Barulah setelah pak Harto berpidato melalui RRI Jakarta, menjelaskan tentang
kudeta oleh PKI, .maka rakyat yang anti komunis/khususnyo mahasiswa
Islam mulai berani melawan PKI/menghancurkan simbol simbol/kantor PKI.

Beliau beliau ini telah berjasa menyelamatkan bangsa ini untuk tidak sarupo
"the killing fields Kamboja".

Salam

AI

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/