RE: [R@ntau-Net] Re : Alam takambang jadi guru ( sekolah alam)

2011-07-08 Terurut Topik Joesrinal
Ass wr wb,,,bagi urang nan mangarati/mema hami Al Qur an tantu jaleh mukasuik 
dr Alam takambang jd guru,,,kan lah ado nan tersirat, ado nan 
trsuratwass.Yoesrinal/52th..nagari Kapau 
-Original Message-
From: alhaqirwalfaqir
Sent:  07/07/2011, 11:02  AM
To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re : Alam takambang jadi guru ( sekolah alam)


Itu dalam konteks sabalun masuaknyo Islam di Minangkabau mah Pak

Nan kini awak bacarito tiko urg Minangkabau tu lah ABSSBK

Tu namonyo jaka sembung bawa golok, kaga nyambuang bukan krn begokhehehehehe

(Bagarah)


Wassalam, dari "alhaqirwalfaqir" AnwarDjambak43-Pyk-KualalumpurHp +6017 66 313 
77-Sent by Maxis from my BlackBerry® smartphone

-Original Message-
From: Darwin Chalidi 
Sender: [email protected]
Date: Thu, 7 Jul 2011 10:40:11 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re : Alam takambang jadi guru ( sekolah alam)

Sanak Palanta RN nan ambo hormati. Tambahan snek mengenai Adiogiom "Alam
Takambang Jadi Guru" Sebaiknyo dikembalikan ke Al Qur'an dan Hadist sarato
pendalamannyo dalam temuan science

Sebaiknyo hati-hati mamakai istilah iko. Karano adigiom iko adolah telusuran
kejadian masa lalu di Ranah Minang nan masih animisme. Berikut adolah carito
dari Kutipan buku Perang Paderi

Di kampung ini, tak ada taman, menara berkubah dan berbulan sabit. Taman di
mana air mengalir untuk membasuh wajah-wajah manusia manusia bersorban atau
berkopiah hitam. Bersarung bersajadah dan bermukena. Di kening mereka
terdapat asyaris sujud, Hanja menhir menjadi penyalak langit. Batu pipih
tempat sajenan digeletakkan di bawah beringin tua, diselatan Paninjauan
serta yang ada hanya manusia berbau kemenyan tempat syaitan. Perempuan
memangkul bakul ketan. Laki-laki berbau amis darah ayam berwarna hitam
jamuih.

Ayam yang selalu disembelih untuk *“manjalang”* (Prosesi mengantar sesajenan
ke cungkup keramat. Pada waktu tertentu, seperti ketika ada wabah atau
sebagai cara dalam tolak bala) beringin yang dikeramatkan. Keyakinan dan
ketakjuban akan alam, membuat masyarakat Paninjauan menganut sistem sub
stratum kepercayaan animistik.

Keyakinan akan kekuatan yang bersembunyi di alam, membuat manusia-manusia di
Paninjauan tetap eksis dalam ragam semangat. Mereka tak mampu menamai itu
kekuatan apa. Lalu mereka sebut dengan “semangat”. Tak tahu itu bersumber
dan siapa? Atau untuk apa? Mereka hanya merasakan alam memberikan mereka
sebuah kekuatan untuk tumbuh dan menjarah zaman. Hanya itu. Jadilah mereka
sebagai kumpulan manusia yang memantik gunung. Memanah angin. Mematut-matut
bintang dan meminang gunung.

Hingga melahirkan sebuah nomenklatur *“alam takambang jadikan guru”* Alam
adalah guru mereka. Tempat di mana harapan digayutkan. Tempat merangkul
mimpi. Tempat menguas keinginan dan gerak hati. Tempat berlindung dari bala.


Salam, Darwin Chalidi, 62+, Tangsel

2011/7/7 Hendra Messa 

> dunsanak sadonyo,
>
> salah saurang dunsanak awak nan gadang di jakarta, Lendo Novo, telah
> mengembangkan sekolah dg konsep alam terkembang jadi guru, tsb, sekolahnya
> di namai sekolah alam,
> berawal di ciganjur jakarta selatan, sekarang telah menyebar ke berbagai
> kota di indonesia.
> Ini juga bukan franchise sekolah, tapi ia membebaskan org lain membuat
> sekolah dg pola spt itu, ia ingin idenya tersebar luas, dg ada basic
> kurikulum pengajaran nya
>
> begitu lah cerita beliau saat ngobrol2 yo ambo dulu, apa latar belakang nya
> mendirikan sekolah tsb.
>
> ambo kiro, iko sebuah bentuk praktis filosofis tsb dalam realita saat ini,
> sebuah usaha yg bagus.
>
> salam
> HM malin sinaro, (42)
> abu dhabi, UAE
> http://hdmessa.wordpress.com
>
>
> Topik: ALAM TAKAMBANG JADI 
> GURU<http://groups.google.com/group/rantaunet/t/c9f87ad99685a324> Edi
> Has  Jul 06 02:56AM -0700 
> ^<http://showMessage?sMid=21&&filterBy=&.rand=769706791&midIndex=21&mid=1_3013461_AG97bHwAAJN9ThRrkw1pqTpeJgc&[email protected]#digest_top>
>
> Ambo atau sebagian besar urang awak nan di Ranah jo nan di Rantau mayambuik
> baiak untuak mandirikan Universitas Islam Muhammad Natsir, tapi kurikulumnyo
> jan mancontoh kurikulum nan  dibuek dek Pamarentah, tapi bueklah kurikulum
> dengan dasar utama nyo adolah dari ALAM TAKAMBANG sesuai dengan motto
> pendidikan urang Minangkabau yaitu ALAM TAKAMBANG JADI GURU.
> Baa bantuak kurikulumnyo ikolah nan ka dipikiakan dek pakar pendidikan di
> Ranah Minang,
>
>
> Toyohashi, Juli 2011
> Eddy Has Dt Basa Nan Hitam
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> =

Re: [R@ntau-Net] Re : Alam takambang jadi guru ( sekolah alam)

2011-07-08 Terurut Topik asmun sjueib
Aww. Ddn AI dan Palanta berbahagia.
aaa) Setuju tentang upaya membawokan juga kepada olah pikir dan olah otak, 
supaya kita tidak terjerumus dalam alam ghoib tapi berupaya masuk ke alam 
IPTEKOM. Ranah raso jo pareso kito bawo keurusan Hablun Minnalah dan nan 
takaiek jo kaurusan dunia kito bawo urusan Hablun Minnannas.
bbb) Masalahnyo adolah baa caro kito mambawo masyarakat Indonesia indak sajo 
bapikie perasaan dan raso hati akan tetapi menggunakan olah pikie / olah otak 
untuk kemaslahatan ummah (manusia) dan lingkungan hidup.
ccc) Maju taruih IPTEKOM dengan landasan ugamo sebagaimana tercermin jo 
Falsafah hidup rahayat Minangkabau ABS SBK.
Wass,
ASmun (Lk/66/Depok)- 

--- Pada Sab, 9/7/11, Abraham Ilyas  menulis:

Dari: Abraham Ilyas 
Judul: Re: [R@ntau-Net] Re : Alam takambang jadi guru ( sekolah alam)
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 9 Juli, 2011, 6:51 AM

Kalimat lainnyo dari "mambaco alam" adalah "mamareso alam",... mako 
manuruik ambo untuak "membaco alam" (alam takambang jadi guru !)
 ini, kita harus menguasai ilmu berhitung (mengolah bilangan angka 
angka..kini sudah sampai ke nano tehnology !).



Pemeriksaan tanpa melibatkan bilangan angka hanya akan menghasilkan "rasa-rasa" 
sajo, yang sangat subjektif sifatnya !

Sistematika ilmu pengetahuan di http://nagari.or.id/gambar/sistematika.php 



Salam

AI




-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Re : Alam takambang jadi guru ( sekolah alam)

2011-07-08 Terurut Topik Abraham Ilyas
Kalimat lainnyo dari "*mambaco alam*" adalah *"mamareso alam*",... mako
manuruik ambo untuak "*membaco alam*" (alam takambang jadi guru !)
ini, kita harus menguasai ilmu berhitung (mengolah bilangan angka
angka..kini sudah sampai ke nano tehnology !).

Pemeriksaan tanpa melibatkan bilangan angka hanya akan menghasilkan "*
rasa-rasa*" sajo, yang sangat subjektif sifatnya !

*Sistematika ilmu pengetahuan* di http://nagari.or.id/gambar/sistematika.php

Salam

AI

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


Re: [R@ntau-Net] Re : Alam takambang jadi guru ( sekolah alam)

2011-07-06 Terurut Topik alhaqirwalfaqir
Itu dalam konteks sabalun masuaknyo Islam di Minangkabau mah Pak

Nan kini awak bacarito tiko urg Minangkabau tu lah ABSSBK

Tu namonyo jaka sembung bawa golok, kaga nyambuang bukan krn begokhehehehehe

(Bagarah)


Wassalam, dari "alhaqirwalfaqir" AnwarDjambak43-Pyk-KualalumpurHp +6017 66 313 
77-Sent by Maxis from my BlackBerry® smartphone

-Original Message-
From: Darwin Chalidi 
Sender: [email protected]
Date: Thu, 7 Jul 2011 10:40:11 
To: 
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re : Alam takambang jadi guru ( sekolah alam)

Sanak Palanta RN nan ambo hormati. Tambahan snek mengenai Adiogiom "Alam
Takambang Jadi Guru" Sebaiknyo dikembalikan ke Al Qur'an dan Hadist sarato
pendalamannyo dalam temuan science

Sebaiknyo hati-hati mamakai istilah iko. Karano adigiom iko adolah telusuran
kejadian masa lalu di Ranah Minang nan masih animisme. Berikut adolah carito
dari Kutipan buku Perang Paderi

Di kampung ini, tak ada taman, menara berkubah dan berbulan sabit. Taman di
mana air mengalir untuk membasuh wajah-wajah manusia manusia bersorban atau
berkopiah hitam. Bersarung bersajadah dan bermukena. Di kening mereka
terdapat asyaris sujud, Hanja menhir menjadi penyalak langit. Batu pipih
tempat sajenan digeletakkan di bawah beringin tua, diselatan Paninjauan
serta yang ada hanya manusia berbau kemenyan tempat syaitan. Perempuan
memangkul bakul ketan. Laki-laki berbau amis darah ayam berwarna hitam
jamuih.

Ayam yang selalu disembelih untuk *“manjalang”* (Prosesi mengantar sesajenan
ke cungkup keramat. Pada waktu tertentu, seperti ketika ada wabah atau
sebagai cara dalam tolak bala) beringin yang dikeramatkan. Keyakinan dan
ketakjuban akan alam, membuat masyarakat Paninjauan menganut sistem sub
stratum kepercayaan animistik.

Keyakinan akan kekuatan yang bersembunyi di alam, membuat manusia-manusia di
Paninjauan tetap eksis dalam ragam semangat. Mereka tak mampu menamai itu
kekuatan apa. Lalu mereka sebut dengan “semangat”. Tak tahu itu bersumber
dan siapa? Atau untuk apa? Mereka hanya merasakan alam memberikan mereka
sebuah kekuatan untuk tumbuh dan menjarah zaman. Hanya itu. Jadilah mereka
sebagai kumpulan manusia yang memantik gunung. Memanah angin. Mematut-matut
bintang dan meminang gunung.

Hingga melahirkan sebuah nomenklatur *“alam takambang jadikan guru”* Alam
adalah guru mereka. Tempat di mana harapan digayutkan. Tempat merangkul
mimpi. Tempat menguas keinginan dan gerak hati. Tempat berlindung dari bala.


Salam, Darwin Chalidi, 62+, Tangsel

2011/7/7 Hendra Messa 

> dunsanak sadonyo,
>
> salah saurang dunsanak awak nan gadang di jakarta, Lendo Novo, telah
> mengembangkan sekolah dg konsep alam terkembang jadi guru, tsb, sekolahnya
> di namai sekolah alam,
> berawal di ciganjur jakarta selatan, sekarang telah menyebar ke berbagai
> kota di indonesia.
> Ini juga bukan franchise sekolah, tapi ia membebaskan org lain membuat
> sekolah dg pola spt itu, ia ingin idenya tersebar luas, dg ada basic
> kurikulum pengajaran nya
>
> begitu lah cerita beliau saat ngobrol2 yo ambo dulu, apa latar belakang nya
> mendirikan sekolah tsb.
>
> ambo kiro, iko sebuah bentuk praktis filosofis tsb dalam realita saat ini,
> sebuah usaha yg bagus.
>
> salam
> HM malin sinaro, (42)
> abu dhabi, UAE
> http://hdmessa.wordpress.com
>
>
> Topik: ALAM TAKAMBANG JADI 
> GURU<http://groups.google.com/group/rantaunet/t/c9f87ad99685a324> Edi
> Has  Jul 06 02:56AM -0700 
> ^<http://showMessage?sMid=21&&filterBy=&.rand=769706791&midIndex=21&mid=1_3013461_AG97bHwAAJN9ThRrkw1pqTpeJgc&[email protected]#digest_top>
>
> Ambo atau sebagian besar urang awak nan di Ranah jo nan di Rantau mayambuik
> baiak untuak mandirikan Universitas Islam Muhammad Natsir, tapi kurikulumnyo
> jan mancontoh kurikulum nan  dibuek dek Pamarentah, tapi bueklah kurikulum
> dengan dasar utama nyo adolah dari ALAM TAKAMBANG sesuai dengan motto
> pendidikan urang Minangkabau yaitu ALAM TAKAMBANG JADI GURU.
> Baa bantuak kurikulumnyo ikolah nan ka dipikiakan dek pakar pendidikan di
> Ranah Minang,
>
>
> Toyohashi, Juli 2011
> Eddy Has Dt Basa Nan Hitam
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.

Re: [R@ntau-Net] Re : Alam takambang jadi guru ( sekolah alam)

2011-07-06 Terurut Topik Darwin Chalidi
Sanak Palanta RN nan ambo hormati. Tambahan snek mengenai Adiogiom "Alam
Takambang Jadi Guru" Sebaiknyo dikembalikan ke Al Qur'an dan Hadist sarato
pendalamannyo dalam temuan science

Sebaiknyo hati-hati mamakai istilah iko. Karano adigiom iko adolah telusuran
kejadian masa lalu di Ranah Minang nan masih animisme. Berikut adolah carito
dari Kutipan buku Perang Paderi

Di kampung ini, tak ada taman, menara berkubah dan berbulan sabit. Taman di
mana air mengalir untuk membasuh wajah-wajah manusia manusia bersorban atau
berkopiah hitam. Bersarung bersajadah dan bermukena. Di kening mereka
terdapat asyaris sujud, Hanja menhir menjadi penyalak langit. Batu pipih
tempat sajenan digeletakkan di bawah beringin tua, diselatan Paninjauan
serta yang ada hanya manusia berbau kemenyan tempat syaitan. Perempuan
memangkul bakul ketan. Laki-laki berbau amis darah ayam berwarna hitam
jamuih.

Ayam yang selalu disembelih untuk *“manjalang”* (Prosesi mengantar sesajenan
ke cungkup keramat. Pada waktu tertentu, seperti ketika ada wabah atau
sebagai cara dalam tolak bala) beringin yang dikeramatkan. Keyakinan dan
ketakjuban akan alam, membuat masyarakat Paninjauan menganut sistem sub
stratum kepercayaan animistik.

Keyakinan akan kekuatan yang bersembunyi di alam, membuat manusia-manusia di
Paninjauan tetap eksis dalam ragam semangat. Mereka tak mampu menamai itu
kekuatan apa. Lalu mereka sebut dengan “semangat”. Tak tahu itu bersumber
dan siapa? Atau untuk apa? Mereka hanya merasakan alam memberikan mereka
sebuah kekuatan untuk tumbuh dan menjarah zaman. Hanya itu. Jadilah mereka
sebagai kumpulan manusia yang memantik gunung. Memanah angin. Mematut-matut
bintang dan meminang gunung.

Hingga melahirkan sebuah nomenklatur *“alam takambang jadikan guru”* Alam
adalah guru mereka. Tempat di mana harapan digayutkan. Tempat merangkul
mimpi. Tempat menguas keinginan dan gerak hati. Tempat berlindung dari bala.


Salam, Darwin Chalidi, 62+, Tangsel

2011/7/7 Hendra Messa 

> dunsanak sadonyo,
>
> salah saurang dunsanak awak nan gadang di jakarta, Lendo Novo, telah
> mengembangkan sekolah dg konsep alam terkembang jadi guru, tsb, sekolahnya
> di namai sekolah alam,
> berawal di ciganjur jakarta selatan, sekarang telah menyebar ke berbagai
> kota di indonesia.
> Ini juga bukan franchise sekolah, tapi ia membebaskan org lain membuat
> sekolah dg pola spt itu, ia ingin idenya tersebar luas, dg ada basic
> kurikulum pengajaran nya
>
> begitu lah cerita beliau saat ngobrol2 yo ambo dulu, apa latar belakang nya
> mendirikan sekolah tsb.
>
> ambo kiro, iko sebuah bentuk praktis filosofis tsb dalam realita saat ini,
> sebuah usaha yg bagus.
>
> salam
> HM malin sinaro, (42)
> abu dhabi, UAE
> http://hdmessa.wordpress.com
>
>
> Topik: ALAM TAKAMBANG JADI 
> GURU Edi
> Has  Jul 06 02:56AM -0700 
> ^
>
> Ambo atau sebagian besar urang awak nan di Ranah jo nan di Rantau mayambuik
> baiak untuak mandirikan Universitas Islam Muhammad Natsir, tapi kurikulumnyo
> jan mancontoh kurikulum nan  dibuek dek Pamarentah, tapi bueklah kurikulum
> dengan dasar utama nyo adolah dari ALAM TAKAMBANG sesuai dengan motto
> pendidikan urang Minangkabau yaitu ALAM TAKAMBANG JADI GURU.
> Baa bantuak kurikulumnyo ikolah nan ka dipikiakan dek pakar pendidikan di
> Ranah Minang,
>
>
> Toyohashi, Juli 2011
> Eddy Has Dt Basa Nan Hitam
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;