Precedence: bulk


FORUM SOLIDARITAS PEMUDA ANTARAGAMA DAN ETNIS NTT TERBENTUK

Setelah proses pendekatan dan fasilitasi yang cukup intensif dari Tim
Relawan Kemanusiaan Kupang (Yayasan PIKUL, PIAR dan Posko Informasi Rawan
Pangan NTT), akhirnya pada hari Senin, 14 Desember 1998 terbentuk Forum
Solidaritas Pemuda AntarAgama dan Etnis NTT (Forum SODARAMANIS NTT).
Pembentukan Forum ini sudah disosialisasikan melalui Harian Pos Kupang edisi
hari ini, 16 Desember 1998.

Forum ini akan menjadi wadah bersama antara kelompok-kelompok pemuda
Protestan, Katolik, Islam, Hindu, dan etnis Cina untuk memulai upaya-upaya
rehabilitasi kerusakan fisik dan pemulihan luka-luka sosial yang disebabkan
oleh kerusuhan tanggal 30 November - 1 Desember 1998 di Kupang.

Struktur inti Forum ini terdiri atas:

Ketua Umum      : Felix Sanga (tokoh muda Katolik, dosen Undana)
Wakil Ketua I   : M.K. Abubakar (tokoh pemuda Islam)
Wakil Ketua II  : Richard Poyk (Ketua Pemuda Gereja Kota Kupang)
Sekretaris Umum : Gasim H.M. Noor (tokoh pemuda Islam)
Wakil Sekretaris: Simson Yacob (aktivis LSM, tokoh pemuda Kristen)
Bendahara       : Sarah Lery Mboeik (Direktur PIAR, tokoh Kristen)
Wakil Bendahara : I Wayan Astawa (Tokoh pemuda Hindu)

Struktur inti ini dibantu oleh Bidang Rehabilitasi Fisik, Bidang Pemulihan
Sosial, Bidang Usaha Dana, dan Bidang Humas.

Program pertama dari Forum ini adalah usaha rehabilitasi Mesjid Raya Kota
Kupang, mesjid tertua di NTT. Saat ini tim perencanaan rehabilitasi sudah
bekerja, dan diharapkan mulai besok atau lusa pekerjaan fisik bisa dimulai.
Forum berharap Mesjid Raya sudah dapat difungsikan lagi memasuki bulan
Ramdhan ini. Untuk itu sebuah seksi Marhaban Ramadhan akan merancang sebuah
acara Marhaban Ramadhan lintas agama dan etnis minggu ini.

Sementara itu bidang pemulihan sosial sedang merancang bentuk-bentuk dialog
dan pekerjaan-pekerjaan rekonsiliasi lainnya yang bertujuan memulihkan
solidaritas dan persaudaraan antar umat beragama di Kupang, yang diyakini
sebenarnya punya landasan yang kuat dan sudah bersifat historis, tetapi saat
ini terkoyak. Salah satu hal yang juga direncanakan adalah perayaan bersama
lintas agama dan etnis hari-hari raya keagamaan seperti Natal dan Idul
Fitri.

Saat ini Tim Relawan tetap melakukan fungsi support dan fasilitasi terhadap
Forum ini, dengan menyediakan tim pendukung dan kantor ketiga lembaga di Jl.
Monginsidi III no.7 Walikota - Kupang, telp 0380-826712,826716 dan fax :
826712, sebagai sekretariat Forum.

Sementara ini dukungan dana yang didapat oleh tim relawan mencapai hampir 30
juta rupiah. Sebagian dukungan tersebut telah digunakan dalam penanganan
pengungsi pada dua minggu pertama setelah kerusuhan. Sebagian lain akan
dikonsentrasikan pada rehabilitasi fisik mesjid raya dan pemulihan sosial,
disalurkan melalui Forum.  Sementara itu tetap dialokasikan dana untuk
bantuan para pengungsi yang masih sekitar 600 jiwa. Tentunya dana tersebut
masih belum cukup, dan kita tetap membutuhkan dana, walaupun konsentrasi
fund raising berikutnya adalah lebih pada level masyarakat kota Kupang.

Informasi yang lain adalah bahwa tim relawan kemanusiaan Kupang kemarin
bertemu dengan tim KomNas HAM (Clementino Amaral, Benyamin Mangkudilaga dan
Moh. Salim). Tim Relawan membantu proses pencarian fakta yang dilakukan
KomNas HAM dengan men-share data-data yang dipunyainya berkaitan dengan
kerusuhan tersebut.

Demikian informasi kami.Terima kasih atas bantuan dari semua pihak selama ini.

Salam,
Leonard S.
Tim Relawan Kemanusiaan Kupang

* Yayasan PIKUL
* Pusat Informasi Advokasi Rakyat (PIAR) � Kupang,
* Posko Informasi Rawan Pangan NTT

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke