Precedence: bulk
FORUM KEADILAN PROTES PENGANIAYAN WARTAWANNYA
JAKARTA (SiaR, 22/12/98), Majalah berita dwimingguan Forum Keadilan
melayangkan surat protes kepada Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Djaja
Suparman atas penganiayaan wartawan foto majalah itu, M Rizal, oleh pasukan
ABRI. Surat protes yang ditandatangani Noorca M. Massardi, redaktur
eksekutif Forum Keadilan itu berisi permintaan agar Djaja Suparman
menyelesaikan penganiayaan ini secara adil dan baik.
Rizal dianiaya secara brutal oleh pasukan Brimob dan satuan PHH Kodam Jaya,
17 Desember lalu di depan Taman Ria Senayan, Jakarta Pusat. Ketika itu Rizal
memotret seorang sipil berkaos dan bercelana hitam yang dikeroyok sepasukan
aparat keamanan itu.
Tahu dipotret, sekitar delapan anggota aparat keamanan menghampiri Rizal
dan membentak, "Hei, jangan asal foto kamu!" Rizal terkejut, namun sekejab
kemudian delapan aparat itu memukuli Rizal dengan rotan dan tangan kosong.
Rizal pun berteriak kesakitan sambil memberitahu bahwa dirinya wartawan,
sambil menunjukkan kartu identitas majalah Forum. Namun, aparat tak peduli,
bahkan kawan-kawan mereka berdatangan dan ikut memukuli.
Kamera Rizal dirampas setelah terlepas karena tangannya terus
dipukul dengan rotan. Teman Rizal, wartawan tulis dari Forum, Ronald
Raditya, berusaha melindungi kawannya yang bernasib malang itu. Aparat malah
membentak Ronald dan memukul dengan tangan kosong, namun bisa ditepis.
"Kamu wartawan ya, tulis yang obyektif. Jangan hanya memuji-muji
Marinir," ujar seorang aparat dari Angkatan Darat.
Rizal sendiri masih terus dipukuli dan ditendangi hingga jatuh.
Ronald akhirnya berhasil mendekati Rizal dan merangkulnya. Rizal nampak
lemas dan panik. Darah mengalir dari kedua tangannya yang dipakainya untuk
menangkis pukulan-pukulan membabi-buta para aparat yang kalap itu.
Pemukulan memang sempat berhenti. Aparat kemudian merampas tas
ransel milik Rizal. Rizal mencoba melawan. Namun aparat memukulinya lagi
hingga terpaksa ia melepaskan ranselnya. Rizal terus dipukul kendati telah
dirangkul Ronald.
Pemukulan baru berhenti setelah 2 anggota aparat keamanan yang
pangkatnya lebih tinggi datang menyuruh kawan-kawannya berhenti memukul. Dua
anggota aparat keamanan ini kemudian membawa Rizal dan Ronald menyingkir ke
Restoran Bebek Bali dalam area Taman Ria Remaja Senayan. Sejumlah wartawwn
Forum lainnya kemudian menjemput Ronald dan Rizal dan membawa mereka ke
Rumah Sakit Pertamina.
Ada pun barang-barang Rizal yang hingga kini raib entah ke mana
setelah dirampas aparat adalah tas ransel warna coklat, kamera merk Nikon
FM2, lensa Tamron 28-80 mm, lensa Nikkor 80-200 mm, lampu kilat Metz 30CT,
lampu kilat Nikon SB-25, rol film Kodak 1600 ASA, alat penyerantara Starko,
tas kecil warna ungu, dompet warna abu-abu berisi KTP, Kartu Pengenal
Wartawan Forum, uang Rp 12 ribu.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html