Precedence: bulk


PERKEMBANGAN TERAKHIR TIMTIM

Berita dari Baucau:

Pada tanggal 26/4/99 di kota Baucau, pasukan ABRI dan gerombolan milisi
dari Tim Saka bersenjata lengkap berkeliling dengan truck-truck. Mereka
mengeluarkan pengumuman untuk penduduk Baucau mengibarkan Bendera Merah
Putih dan semua penduduk harus mengikat pita berwarna Merah Putih di kepala
dan lengan. Dikatakan, pengibaran bendera Merah Putih dan pemakaian pita
Merah Putih itu  untuk menyambut rapat akbar gerombolan Milisi Pro Otonomi
di Baucau yang akan diadakan pada hari Rabu, 28/4/99. 

Pada tanggal 28/4/99, semua kekuatan Milisi Pro-Indonesia akan berkumpul di
Baucau untuk konsolidasi kekuatan. Berdasarkan informasi yang berhasil
didapat dari jaringan pemantau HAM di Baucau, gerombolan Milisi tersebut
akan berkeliling kota Baucau untuk bersalaman dengan penduduk sebagai
implementasi dari kesepakatan damai yang telah ditandatangani di DILI
Minggu lalu. Tempat-tempat yang telah ditentukan untuk dikunjungi adalah
Pasar Baru Baucau dan rumah-rumah penduduk di pinggir jalan.

Penduduk Baucau khawatir dengan pengumuman itu. "Bersalaman" dengan semua
orang yang ada di pasar Baaru dan rumah-rumah penduduk? Artinya, dengan
keliling dan bersalaman, gerombolan milisi itu sekaligus memeriksa langsung
penduduk yang tidak mengibarkan Bendera Merah Putih di rumahnya dan memakai
pita Merah Putih di kepala dan tangannya. Berdasarkan pengalaman
berhubungan dengan gerombolan milisi, penduduk mengetahui nasib buruk yang
menimpa orang-orang yang tidak mengibarkan bendera dan memakai pita.

Penduduk juga khawatir dengan rencana kunjungan gerombolan milisi ke pasar
baru karena gerombolan milisi  telah melakukan penembakan terbuka terhadap
orang-orang di Pasar Becora, Dili.

Berita dari Oecusse:

Pada tanggal 26/4/99, gerombolan milisi pro-otonomi dari kelompok yang
bernama Sakunar bersama dengan pendukungnya telah memasuki kantor-kantor
pemerintahan (Indonesia). Gerombolan tersebut kemudian memaksa para Pegawai
Negeri Sipil (PNS) untuk menjadi anggota FPDK atau Forum Persatuan,
Demokrasi dan Keadilan (penduduk Timor Lorosae memplesetkannya sebagai Forum
Pencari Duit dan Kekuasaan). Gerombolan milisi itu telah memaksa para PNS
merangkak dan mencium kaki komandan gerombolan milisi, Simao Lopes. Situasi
Oecuse menjadi semakin tegang siang kemarin.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke