Precedence: bulk


PASUKAN SILUMAN PRABOWO MASIH BERKELIARAN

        JAKARTA (SiaR, 14/5/99), Pasukan siluman yang dibentuk Letjen (Purn)
Prabowo Subianto ketika ia masih di Kopassus, masih berkeliaran. Pasukan yang
berada di luar struktur komando TNI ini kini malah berkeliaran tanpa tuan
setelah Prabowo hengkang ke Yordania. 

        Seorang purnawirawan jendral bintang empat mantan KSAD, membenarkan
bahwa pasukan siluman yang berkekuatan satu kompi dan didukung sekitar 2 ribu
pasukan lainnya yang direkrut dari kalangan sipil dan mantan taruna Akmil ini,
memang ada.

        Dikatakan, pasukan ini memiliki kemampuan yang melebihi kemampuan
rata-rata satuan Kopassus paling jago sekalipun seperti Detasemen 81. Pasukan
ini memperoleh pendidikan antiteroris di Jerman dan pendidikan-pendidikan para
komando di sejumlah tempat di luar negeri. Pasukan ini, menurut pensiunan
jendral tadi diduga melakukan operasi pembantaian dukun santet dan kiai di
Banyuwangi, Ciamis, penembakan mahasiswa Trisakti, pembantaian Semanggi
meledakkan kerusuhan di mana-mana dan, belakangan diduga meledakkan Masjid
Istliqlal.

        Seperti pernah diberitakan SiaR, sket wajah tersangka peledakan Masjid
Istiqlal dikenali oleh sumber-sumber SiaR sebagai Eddy Prabowo, eks Taruna Akmil
yang dekat dengan Prabowo. Eddy juga diketahui pernah menjalani pendidikan
anti-teroris di luar negeri. 

        Menurut Farid Prawiranegara, Ketua Partai Bulan Bintang, kawan akrab
Prabowo, Eddy Prabowo kini berada di Yordania menemani Prabowo berbisnis. "Eddy
itu sudah seperti asisten Prabowo," ujar Farid kepada sebuah tabloid.

        Panglima TNI, Jendral Wiranto, dikatakan tahu keberadaan pasukan siluman
ini. Wiranto juga dikabarkan membentuk tim pemburu yang beranggotakan orang-
orang pilihan dari Kopassus dan Marinir untuk mengejar kelompok ini. Namun,
pensiunan jendral yang kini namanya banyak disebut itu mengatakan tim pemburu
yang dibentuk Wiranto ini tak mungkin mampu mengejar mereka.

        "Kalau mereka sudah bergerak, semua satuan tak mampu mencegahnyaa," ujar
pensiunan jendral tersebut.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke