Precedence: bulk


TERSANGKA PERUSUH TERTANGKAP CURI DATA MALL DI JAKARTA

        JAKARTA (SiaR,18/5/99), Seorang yang diduga akan mencuri data tentang
skema instalasi listrik dan skema bangunan tertangkap di beberapa pertokoan
Taman Anggrek Mall Jakarta, Kamis (13/5) minggu lalu. Upaya pencurian ini diduga
berkaitan dengan skenario kerusuhan,  karena yang dicuri hanya data skema
instalasi listrik dan skema bangunan dan bukan barang berharga lain.

        Menurut sumber SiaR, pria berusia sekitar 30 an itu dipergoki petugas jaga
pk 06.30 di ruang tertutup ketika sedang coba mencetak data skema instalasi
listrik dan bangunan di komplek pertokoan tersebut. "Kami bingung bagaimana
ia bisa masuk, sebab pintu besi itu terkunci dan digembok, " ujar sumber
SiaR di lokasi. 

        Petugas keamanan gedung juga bingung karena ia tidak mencoba mengambil
barang berharga. "Lantas untuk apa?" ujar sumber SiaR tersebut. "Bahkan orang
itu tampaknya telah mempelajari jadwal pergantian piket jaga petugas gedung. Ia
tampak terlatih," ujar sumber tersebut.

        Tampaknya kecurigaan terhadap pola pencurian yang tidak lazim itu
beralasan,  karena menurut sumber SiaR, pria misterius itu dilepas setelah
dibawa polisi. Dan masih dengan pola yang sama di sebuah Mall yang terkenal di
Jakarta Selatan, kasus seperti itu terjadi bahkan beberapa hari sebelum
tertangkapnya pria misterius di Mall Taman Anggrek. 

        Menurut sumber SiaR di humas pertokoan tersebut, pria misterius juga
ditangkap pagi hari, sedang mencoba membuat denah tentang skema instalasi
listrik dan skema bangunan. 

        Sumber SiaR itu mengatakan, "Kami curiga karena pria tersebut saat
dipergoki petugas sedang membuat denah gedung dan skema arus listrik. Namun
memang ia tak mencuri apa pun." Sumber tersebut keberatan nama komplek pertokoan
yang ia ceritakan dicantumkan dengan alasan karena  takut merusak citra
pertokoan di daerah pemukiman elit diselatan Jakarta tersebut. 

        Sinyalemen tersebut tampaknya mendukung pendapat Dadan Umar D, Kepala
Lembaga Penelitian Universitas Trisakti. Menurut Dadan, pola kerusuhan Mei 98
menampakkan adanya pola sentuhan perencanaan yang rapi. Beberapa kalangan
menilai  upaya kerusuhan ini  bisa jadi diinginkan para  loyalis Soeharto untuk
menunda terpilihnya kabinet baru yang nota bene akan mengadili Soeharto dan
kroninya.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke