Precedence: bulk From: Herdinata Wijaya <email address deleted> Subject: Re: SiaR-->PANTAU: BIAS DALAM PELIPUTAN BERITA Saya merasa kecewa kepada TVRI yang memang setiap jurnal pemilu selepas Dunia Dalam Berita selalu menguntungkan Golkar. Hampir semua berita yang dimuat selalu berpihak ke partai beringin itu. RRI juga begitu, mereka hanya mewawancarai pengurus partai PDR dan Golkar mengenai masalah JPS, padahal Wardah Hafidz yang hampir tiap hari diteror dan dinitimidasi tidak disinggung- singgung... Saya rasa apa yang mereka (TVRI dan RRI) lakukan tidak akan berhasil membohongi rakyat sekarang ini. Rakyat sudah muak dan bosan berita media pemerintah itu apalagi partai golkar. Lihat saja apa yang terjadi di jakarta dimana masyarakat membakar bendera golkar. Itu termasuk melampiaskan kekesalan atas permainan kotor golkar selama ini, dan juga pantas saja TVRI tidak ada lagi yang nonton kecuali mereka yang tidak dapat siaran TV swasta dan tidak mampu beli antena parabola... SiaR News Service wrote: > Precedence: bulk > > Buletin PANTAU Edisi 3 (21 Mei-30 Mei 1999) > > BIAS DALAM PELIPUTAN BERITA > > Meski tidak terdeteksi adanya bias yang spesifik dalam peliputan berita, > data yang dikumpulkan oleh para pemantau kami menunjukkan bahwa hanya > partai-partai besar seperti PDI-P, PKB, GOLKAR, PAN dan PPP sajalah yang > sering muncul dalam peliputan. Sedangkan partai-partai gurem hanya muncul > satu dua kali saja di TV, itu pun hampir tidak ada pemberitaan tentang > program partai-partai tersebut. > . <deleted> ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html
