Precedence: bulk
GAM TAK PERINTAHKAN BOIKOT PEMILU DAN BAKAR SEKOLAH
LHOKSEUMAWE (MeunaSAH, 11/6/99), Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tidak pernah
menyuruh masyarakat Aceh untuk memboikot Pemilu, yang dilaksanakan pemerintah
RI di Aceh 7 hingga 9 Juni lalu. Demikian Ketua Majelis Pemerintahan GAM Wilayah
Pase, Abu Said Adnan kepada sejumlah wartawan dalam dan luar negeri di sebuah
markasnya yang tersembunyi, di kawasan hutan pedalaman Aceh Utara, Kamis
(10/6).
Abu Said mengatakan pemboikotan Pemilu oleh masyarakat Aceh adalah
merupakan inisiatif masyarakat sendiri, tanpa ancaman GAM. "Kita tidak pernah
mengancam, terserah masyarakat sendiri mau ikut atau tidak karena itu merupakan
hak masyarakat," ujarnya.
Begitupun aksi pembakaran terhadap berbagai gedung sekolah dasar,
khususnya di Aceh Utara, Pidie, Aceh Timur, Barat dan Aceh Selatan, menurut Abu
Said bukan aksi GAM.
"GAM tidak pernah mengganggu fasilitas umum yang selama ini digunakan
masyarakat. Bahkan setelah Aceh memperoleh kemerdekaan nantinya, justru akan
memperbanyak sarana pendidikan guna mencerdaskan masyarakat Aceh, sebagaimana
pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda dulu," ujar Abu Said yang dalam
jumpa pers itu dikawal sejumlah gerilyawan GAM, bersenjata lengkap. Menurut Abu
Said pembakaran itu dilakukan TNI untuk menyudutkan perjuangan GAM di mata
masyarakat Aceh.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html