Precedence: bulk


SEKJEN PBB JELASKAN PENUNDAAN JAJAK PENDAPAT 

        JAKARTA (MateBEAN, 25/6/99),  Sekjen PBB Kofi Annan menjelaskan
alasan penundaan jajak pendapat di Timtim pada Dewan Keamanan adalah 2 hal,
yaitu soal situasi keamanan yang masih belum sepenuhnya mendukung dan
masalah logistik yang terkait dengan belum tuntasnya penggelaran semua
personil UNAMET. 

        "Itulah alasannya. Misi PBB di  Timtim (UNAMET) tak akan memulai tahapan
operasional sampai semua personilnya tergelar dan itu juga memberi waktu
kepada pihak berwenang di Indonesia untuk menciptakan situasi keamanan yang
lebih mendukung," kata Annan dalam laporan tertulis pada Dewan Keamanan PBB
di New York, Rabu. 

        Menurut Annan, saat ini pihaknya belum bisa menyatakan bahwa kondisi yang
diperlukan bagi tahapan operasional dari proses konsultasi telah cukup
memadai, mengingat keadaan situasi keamanan di seluruh kawasan Timtim dan
belum adanya petugas lapangan yang cukup. 

        "Dengan adanya UNAMET, situasi keamanan di Dili dan Baucau jelas lebih
baik. Namun iklim relatif tenang di Dili dan Baucau belum menjangkau kawasan
lainnya di Timtim. Situasi di wilayah Selatan khususnya, masih sangat
serius," kata Annan.

        Berkaitan dengan masalah ini, Annan meminta agar Indonesia mengizinkan
UNAMET untuk menggunakan lapangan udara selain Dili dan Baucau bagi pesawat
fixed-wing (helikopter). 

        "UNAMET memerlukan kebebasan bergerak sepenuhnya bagi pesawat
terbangnya supaya bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, efisien dan tepat
waktu," ujar Annan.

        Annan juga mengatakan seluruh personil UNAMET baru bisa dikirim dan digelar
di Timtim pada 10 Juli. Dari 274 polisi sipil yang diperlukan UNAMET, baru
254 yang sudah bisa diidentifikasi dan tengah dalam proses rekrutmen.
Kelompok pertama polisi sipil PBB, sebanyak 41 orang sudah tiba di Dili pada
21 Juni setelah mendapat latihan di Darwin. Polisi sipil ini dipimpin Alan
Mills. 
Sedangkan tim yang akan menyelenggarakan pemilihan (semacam KPU) baru bisa
didatangkan ke Dili semuanya pada 8 Juli. Mereka dipimpin oleh Jeffrey
Fischer yang sudah mendahului tiba di Dili pada 15 Juni. Sebanyak 70 orang
sukarelawan PBB menjalani latihan di Darwin tiba di Dili pada 23 Juni mendatang.

        Sisanya menyusul dan visanya sedang diurus. Semuanya total berjumlah 400
orang. Oleh karena personilnya belum siap, maka proses pendaftaran pemilih
bagi jajak pendapat Timtim ditunda selama tiga pekan dan baru akan dimulai
pada 13 Juli. Padahal menurut kesepakatan 5 Mei, pendaftaran pemilih harus
sudah dilakukan mulai 22 Juni. 

        Keputusan Annan mengenai apakah situasi dan kondisinya cukup atau tidak
bagi dilaksanakannya jajak pendapat juga ditunda selama tiga pekan,
sementara waktu jajak pendapatnya sendiri juga ditunda dua pekan. Annan
meminta pengertian dari Dewan Keamanan akan penundaaan itu seraya mengatakan
bahwa melalui Utusan Khususnya Jamsheed Marker, penundaan jajak pendapat itu
telah disepakati baik oleh Indonesia maupun Portugal.

        Pemantauan MateBEAN di beberapa wilayah di Timtim terlihat bahwa masih
adanya intimidasi dan teror yang dilakukan oleh milisi pro otonomi terhadap
warga sipil. Di Liquisa, menurut beberapa sumber MateBEAN, jam malam
diberlakukan karena, karena adanya operasi gabungan yang dilakukan oleh
milisi bersama aparat keamanan.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke