Precedence: bulk
LAGI, WARTAWAN STT DIANCAM TNI
DILI (MateBEAN, 7/7/99), Kasi Intel Kodim 1636 Bobonaro, Lettu
Sutrisno secara terang-terangan mengancam wartawan Harian Suara Timor Timur
(STT), Lourenco Vicente Martins. Ancaman itu dilontarkan Sutrisno ketika
kelompok pro otonomi melakukan sosialisasi otonomi di berbagai desa di
Kabupaten Bobonaro.
Di depan masyarakat, Sutrisno mengatakan bahwa Lourenco saat in
menjadi musuh dari semua milisi dan Kodim Bobonaro, karena Lourenco, kata
Sutrisno, adalah wartawan yang memberikan informasi tentang kekerasan di
Bobonaro kepada beberapa kantor berita asing. "Dia juga yang membawa anggota
UNAMET ke Bobonaro. Dia adalah musuh yang perlu kita habisi," teriak
Sutrisno di depan masyarakat.
Beberapa warga masyarakat kepada MateBEAN mengatakan bahwa, dengan
emosionalnya, Sutrisno mengatakan saat ini pihaknya terus-menerus mencari
wartawan STT itu, untuk ditangkap dan di "sekolahkan" (artinya dibunuh).
"Kita akan mencari dia walaupun dia lari dan sembunyi diliang kita akan
tetap mencari dia dan percayalah kita akan temukan," kata Sutrisno.
Dengan ancaman kematian itu, Lourenco Martins, yang juga koresponden
Harian The Jakarta Post, saat ini tidak bisa bekerja dengan leluasa. Bahkan
dikabarkan bahwa Lourenco juga mulai bersembunyi dari satu tempat ke tempat
yang lain untuk menghindari penangkapan anggota Kodim Bobonaro.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html