Precedence: bulk ADILI SOEHARTO DAN KLIKNYA SEKARANG JUGA! Sudah lebih dari 1 tahun pemerintah Republik Indonesia di bawah Prof.J.B Habibie telah membuktikan ketidak seriusannya membawa mantan jendral dan presiden Soeharto ke meja hijau sebagai terdakwa melakukan kudeta terhadap pemerintahan syah presiden Soekarno dan yang menjerumuskan Negara Republik Indonesia ke lembah kehancurannya. Sejak ia berkuasa berlangsung pembunuhan sadis yang terus-menerus sampai meliputi jutaan manusia jumlahnya. Persatuan bangsa yang sedang dirintis oleh pemerintahan presiden Soekarno menjadi retak dan persatuan bangsa menjadi terancam. Demikian juga menajamnya pertentangan pemerintahan pusat dan daerah, mengadudomba antara suku bangsa dan agama, antara lain peristiwa-peristiwa di Aceh, Irian Barat, di Ambon, juga suku Tionghoa menjadi sasaran rekayasa. Perlakuan semena-mena dari aparat negara terutama dari ABRI terhadap rakyat kecil, sehingga eksistensi hidup mereka terus-menerus terancam oleh kemelaratan. Akibat kroposnya perekonomian yang dibangun oleh sistem Orde Baru, yang tercermin pada tidak mampunya menghadapi krisis ekonomi dan telah menjadikan RI sebagai negara piutang terbesar di dunia. Konsekuensinya sampai bertahap-tahap generasi penerus kita harus memikul hutang luarnegeri yang terus membengkak itu. Soeharto telah meninggalkan suatu warisan yang amat buruk terhadap bangsa dan negara. Semuanya ini mencerminkan tindakan yang tak bertanggung jawab terhadap rakyat dan generasi selanjutnya. Dipihak lain Soeharto telah menyalah gunakan kekuasaan untuk memperkaya diri bersama-sama kliknya tanpa dipersoalkan dengan sungguh-sungguh oleh pemerintah RI. Oleh karena itu kami kelompok anti-Orde Baru di Berlin menyatakan protes sekeras-kerasnya kepada pemerintah Republik Indonesia untuk mengadili Soeharto bersama kliknya sekarang juga, sehingga kasus Soeharto sebagai tokoh kudeta 1965 dan perusak bangsa menjadi jelas di mata rakyat. Selama pemerintah tidak berusaha menegakkan hukum, maka selama itu kehidupan masyarakat Indonesia tidak akan menjadi tenang. Dan para penguasa negara akan terus menerus mempraktekkan negara sebagai milinya sendiri ( L'Etat c'est moi). a.n. Kelompok anti-Orba Soenarto ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html
