Precedence: bulk


POLISI DITEKAN AGAR BEBASKAN ANAK KSAD DARI TUDUHAN PENGEDAR OBAT TERLARANG

        JAKARTA (SiaR, 11/8/99), Para petinggi militer belakangan sibuk membantah
keterlibatan anak kandung KSAD Jenderal Subagyo HS dalam perdagangan
shabu-shabu. Karena merasa ditekan, para penyidik dari Polda Metro Jaya pun
akhirnya menyerah dan tidak meneruskan kasus ini lebih lanjut.

        Sumber SiaR di kepolisian yang dihubungi Rabu (11/8) mengatakan bahwa
kemungkinan besar kasus keterlibatan Letda Agus Ikko, perwira Kopassus yang
juga merupakan anak kandung KSAD Jenderal Subagyo HS, akan dimentahkan.
"Semua kesatuan sekarang ramai-ramai cuci tangan dan menyudutkan polisi.
Dalam kondisi seperti ini tampaknya Kapolri tidak mau ambil risiko, selain
membuang jauh kasus ini," kata sumber SiaR.

        "Pembersihan" besar-besaran keterlibatan anak Subagyo dalam kasus penjualan
shabu-shabu itu juga berimbas pada sebuah tabloid "Interview". Tabloid yang
pendanaannya konon patungan antara Dahlan Iskan dengan Polri itu berencana
menurunkan laporan utama tentang kasus ini. Namun belakangan, rencana itu
mendadak diubah lantaran sejumlah petinggi "Interview", terutama yang dari
Polri merasa ketakutan karena kemungkinan Subagyo HS akan mengerahkan
pasukan Kopassus untuk menggempur Polda Metro Jaya.

        "Kami tidak mau terlalu beresiko," ujar salah seorang pengelola Interview.
Padahal sebenarnya, menurut penuturan mereka, Interview punya data lengkap
peristiwa penggerebegan Hotel Travel di kawasan Mangga Besar Minggu (8/8).
Mereka konon juga sudah mempunyai salinan hasil penyidikan polisi terhadap
Agus. 

        Rumor yang beredar di sejumlah kalangan di Jakarta Rabu (11/8) menyebutkan
bahwa hari ini (Rabu, 11/8), sedang terjadi ketegangan antara kesatuan Polri
dengan Kopassus. Rumor yang belum terkonfirmasi itu menyebut bahwa Kopassus
merasa tercoreng korpsnya karena ulah polisi membeberkan kasus Letda Agus. 

        Sementara itu dari informasi yang berhasil dikumpulkan SiaR mengatakan,
bahwa operasi Kilat Jaya pada Minggu (8/8) pukul 03.00 WIB, polisi berhasil
menangkap dua pengedar narkotik dan shabu-shabu yaitu Doni, 32 dan Deki, 20
di Hotel Travel Mangga Besar Jakarta Utara. Dari keduanya disita 7 ribu pil
ekstasi, 4 kg sabu, 0,5 ons putaw, dan uang tunai Rp 2 juta. 

        Konon waktu itu, petugas belum mengetahui siapa Deki karena tidak membawa
KTP atau kartu identitas lain. Namun pada Minggu sorenya, sekitar pukul
15.00 WIB, seorang pejabat di Polres Jakarta Barat ditelepon seorang yang
mengaku bernama Bob dan berpangkat kapten. Kapten ini mengatakan bahwa Deki,
adalah anggota TNI-AD berpangkat Letda dan bernama Agus Ikko. Agus anak
KSAD. Entah, bagaimana konfirmasinya, sekitar pukul 20.00 WIB, Deki alias
Agus Ikko diantar pulang ke rumahnya.***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke