Precedence: bulk
ULAMA NU DUKUNG MEGA
(JAKARTA, SiaR, 20/8/99). Posisi calon presiden Megawati
Soekarnoputri semakin kuat. Fatwa Majelis Ulama, yang menjegal Mega dengan
alasan Islam menolak pemimpin perempuan terbukti tak digubris umat Islam.
Sebab, para ulama masih bisa mendukung calon presiden wanita.
Hal itu dibuktikan dengan hasil jajak pendapat yang dilakukan
Yayasan Semesta.
Menurut kesimpulan hasil survey Yayasan Semesta yang dilakukan
selama sebulan dari 20 Juni s/d 15 Juli 1999 itu, 61 persen ulama Nahdlatul
Ulama (NU) tidak keberatan bila harus wanita yang menjadi presiden.
Dipaparkan, dari 1.057 ulama dan atau kiai NU di Jawa dan Madura
(318 pengasuh pesantren, 218 aktivis ormas, 196 pengasuh pesantren
sekaligus aktivis ormas, dan 66 aktivis orpol) yang dijadikan responden,
hasilnya 642 ulama setuju wanita presiden, 339 tidak setuju dan 76 abstain.
Adapun alasan persetujuannya macam-macam. Dari 642 ulama yang
setuju, 464 memberikan persetujuan dengan alasan politik kebangsaan, 129
ulama berdasarkan syariat agama, dan alasan figur 41 ulama. Sedangkan 339
ulama yang tidak setuju, sebagian besar (258 orang) menolak dengan alasan
syariat agama, kepentingan nasional 56 ulama, dan kebudayaan 15 ulama, serta
lain-lain 10 ulama.
Sejumlah ulama mengatakan bahwa sebenarnya dalam Islam tidak ada
aturan baku tentang wanita menjadi presiden. "Itu soal fiqh dan bukan
syariat. Sehingga sampai hari kiamat pun masih terbuka untuk dipersoalkan,"
Katib Syuriah NU Said Agyl Siradj.
Menurut Said Agil dalam mazhab Imam Syafii yang dianut sebagian
besar umat Islam Indonesia memang mengharuskan pria menjadi pemimpin. Tetapi
gurunya Imam Syafii yaitu Imam Malik tetap membolehkan wanita jadi pemimpin.
Bahkan menurut Said, darah pertama yang tumpah membela nama Islam
pun adalah darah Sumayah, ibu dari pejuang Islam Amir bin Yasir. "Jadi,
peran wanita dalam sejarah Islam juga tidak perlu diragukan. Selain Sumayah,
ada Aisyah yang telah meriwayatkan sekitar 2.000 hadis," ujarnya. ***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html