Precedence: bulk


RALAT TENTANG BERITA MENINGGALNYA KEUCIK BINTARA YAKOB

Salam untuk rekan-rekan sekalian,

Tapi jumpa rekan-rekan Acehnese pada pertemuan ICEL-DFID di PKBI.
Menurut Pak Hatta & Bung Rully Syumanda, Pak Keucik Bintara Yakob tidak
wafat. Memang beliau beliau menjadi target tembak & terluka, tapi sempat
di-rumkit-kan [dan masih dalam opname di Jakarta.]

Wasalam: Laurel Heydir

PS: Konon khabarnya, doa untuk mereka yang disangka wafat malah bikin
ybs panjang umur ...

JKPP wrote:

> Rekan-rekan,Kami baru mendapat telefon dari rekan Ramadana bahwa Bapak
> Keucik Bintara Yakob telah pergi (tertembak) di Aceh.  Rincian
> kejadiannya masih belum jelas benar.  Kita tahu semua bahwa Bapak
> Keucik Bintara Yakob, yang juga menjadi salah satu utusan Aceh pada
> Kongres Masyarakat Adat Nusantara (HI, Maret 1999), adalah seorang
> yang selalu memperjuangkan kedaulatan masyarakat adat dan pejuang
> lingkungan.Sekretariat JKPP menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya.
> Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan
> lindungan. Salam solidaritas untuk perjuangan Aceh,Restu "Ganden"
> Achmaliadi

Catatan Redaksi:

Mohon maaf MeunaSAH telah ikut menyiarkan berita wafatnya pak Keucik dan
bahkan banyak mendapat respons ucapan dukacita dari beberapa organisasi.

Seperti kata Bung Laurel di atas, doa untuk seorang yang disangka wafat
malah akan membuat ybs berumur panjang. Ya, cepat sembuh Pak Keucik! Jalan
masih panjang, Aceh membutuhkan anda dan pejuang-pejuang seperti anda!

Salam dari seluruh anggota redaksi MeunaSAH.

Editor 

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke