Precedence: bulk


                   SEKITAR KEMERDEKAAN BUMI LORO SA'E
                    (TIMOR TIMUR - TIMOR LESTE)

       Seruan A.M.HANAFI, Exponen ANGKATAN 45, dari Tanah Exile

1. Saya menggarisbawahi pernyataan Letjen. HASNAN HABIB, bahwa "Kasus TIMTIM
memang salah Indonesia sejak awalnya".- Kesalahan Politik ORBA SUHARTO yang
paling blunder, yang diteruskan oleh Presiden HABIBIE secara paling KONYOL.
Penolakan akan  kedatangan Utusan PBB ke Jakarta, adalah lebih konyol lagi.
Menunjukkan kenyataan bahwa STATEMANSHIP Presiden HABIBIE adalah NOL BESAR.
Satu kesombongan yang memalukan bangsa, karena bersikap seperti anak-kecil
yang tidak mau belajar atas kenyataan sejarah dunia dewasa ini.

2. Dengan tercapainya Kemerdekaan Bumi LORO SA'E (TIMTIM), kita semua jajaran
Pejuang Angkatan 45 dan ABRI Pembela Setia Proklamasi, harus bersyukur
kepada lompatan Sejarah yang menghantarkan  Bangsa Indonesia untuk kembali
menegakkan Deklarasi Proklamasi Kemerdekaan (MUKADIMAH UUD 45): "Bahwa
sesungguhnya kemerdekaan itu ialah HAK SEGALA BANGSA dan oleh sebab itu,
maka penjajahan di atas bumi harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan
peri-kemanusiaan dan peri-keadilan."

Lompatan Sejarah tersebut, adalah hajaran yang keras terhadap mereka Kaum
PRO dan KONTRA REFORMASI yang me-masabodo-kan, tidak setia menjunjung tinggi
Mukadimah UUD 45 itu. Tapi juga satu blessing in disguise pada Bangsa
Indonesia yang setia menjunjung tinggi PROKLAMASI 17-8-1945.

3. Sekarang ini saatnya HISTORICAL MOMENTUM, bagi PEJUANG ANGKATAN 45 dan
ABRI PEMBELA SETIA PROKLAMASI, untuk membenahi R.I. ini (To saveguard
Republic Indonesia) - yang beratap dari SABANG SAMAPAI MERAUKE!
Bukan tunggu besok. Bukan tunggu Sidang MPR hasil P.U. yang kotor dan busuk
berbau MONEY POLITICS dan INTEREST GOLONGAN dan INTEREST PRIBADI itu!
Sekarang, EKSEKUSI SEKARANG! Caranya terserah, ambil pelajaran dari JASMERAH
(Pidato BUNG KARNO terakhir 17-8-66). Saya tidak punya pamrih apa-apa lagi.
Saya sudah tua. Seluruh jiwaku sejak umurku muda sudah kuserahkan
sepenuh-penuhnya kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia tercinta ini.

   THAT'S THE CRY TO MY BELOVED COUNTRY.

Paris, 08.09.1999
A.M.HANAFI (Exponen ANGKATAN 45)

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke