Precedence: bulk
KESAKSIAN RUDY RAMLI TELANJANGI PEMERINTAHAN HABIBIE
JAKARTA, (SiaR, 10/9/99). Kesaksian Rudy Ramli, Kamis (9/9) membuat
pemerintah Habibie telanjang bulat. Rekayasa pemerintahan Habibie dengan
menutup-nutupi skandal Bank Bali akhirnya terbongkar juga. Tim Sukses
Habibie lah pelaku pembobolan Rp 950 milyar di BPPN. Demikian kesimpulan
dari sidang dengar pendapat Komisi VIII DPR dengan Rudy Ramli Kamis lalu.
Pada acara dengar pendapat itu Rudy Ramli akhirnya membenarkan catatan
hariannya yang sudah beredar di masyarakat. "Saya tanda tangan. Saya
membaca. Tapi saya tidak mau komentar soal ini. Saya ingin bapak-bapak
mengerti posisi saya," kata Rudy Ramli setelah beberapa kali minta waktu.
Seperti dalam pemberitaan sebelumnya, di masyarakat pernah beredar catatan
harian Rudy Ramli yang menyebutkan sejumlah pertemuan antara dia dengan
beberapa pejabat tinggi negara, membahas kasus pencairan dana Bank Bali Rp
950 milyar. Selain Dirut PT EGP Setya Novanto dan Djoko S Tjandra, tersebut
dalam catatan harian Rudy adalah Timmy Habibie, Hariman Siregar, Marimutu
Manimaren, AA Baramuli, Tanri Abeng dan bahkan presiden Habibie.
Catatan harian itu beredar luas di masyarakat sehingga membuat gerah
kabinet Habibie. Tak ayal lagi, Rudy Ramli akhirnya dikejar-kejar geng
Hariman untuk mencabut fakta yang sudah beredar di masyarakat itu. Bahkan
Rudy dipaksa untuk berpindah pengacara dari Amien Aryoso yang dekat dengan
PDI-P dan beralih ke Adnan Buyung Nasution dan kawan-kawan.
Tak lama kemudian, tiba-tiba Mensesneg/Menkeh Muladi mengumumkan
pernyataan Rudy Ramli di atas kertas bermaterai 2000 yang menyatakan bahwa
ia tidak pernah membuat catatan harian seperti yang pernah diserahkan kepada
Kwik Kian Gie dan Hartoyo.
Pernyataan Rudy yang konon di atas ancaman tersebut dijadikan tameng bagi
kalangan dekat Habibie untuk menyerang balik lawan-lawan politiknya. "Tapi
kini mereka sudah tak bisa berkutik lagi. Ibarat orang berpakaian, mereka
kini sudah telanjang bulat tanpa kolor," kata seorang pengamat.
Oleh karena itu, tidak ada alasan lagi bagi pemerintah Habibie untuk
meneruskan kembali pemerintahannya, apalagi pencalonannya kembali. Sementara
itu sebagian masyarakat menyambut gembira rencana DPR memberikan
perlindungan hukum kepada Rudy Ramli. "Sebab tanpa perlindungan itu, Rudy
Ramli bisa dihilangkan oleh kelompok-kelompok Habibie dan DPR akan
kehilangan sumber utama," kata sumber SiaR. ***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html