Precedence: bulk
MAYJEN PETER COSGROVE: AUSTRALIA SIAP LINDUNGI TENTARA PBB
DARWIN, (MateBEAN, 18/9/99). Panglima Pasukan PBB di Timor Timur,
Mayor Jenderal Peter Cosgrove, dari Australia, mengatakan, mungkin
diperlukan waktu beberapa bulan untuk memulihkan ketentraman di Timor Timur.
Mayjen Peter Cosgrove akan memimpin pasukan mancanegara berkekuatan sampai
7-ribu orang tentara, termasuk 4500 orang prajurit Australia. "Saya
menyadari, bekerjasama dengan TNI dalam hal ini bukannya tanpa potensi
masalah," katanya.
Namun dikatakan, ia akan berbuat segalanya yang mungkin untuk
memperkecil terjadinya kecelakaan, atau insiden atau salah-pengertian, agar
semua pihak dapat melaksanakan tugas untuk melindungi rakyat Timor Timur,
sesuai dengan mandat PBB.
Menurut perwira tinggi Australia itu, pada hematnya, dalam keadaan
seperti itu, dan dengan segala 'itikad baik yang dapat dihimpun, dan 'itikad
baik dari pihak Indonesia, maka segala sesuatunya dapat dilaksanakan secara
transparan dan insiden bisa terhindari.
Sedangkan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Australia, Laksamana Chris
Barrie, menggariskan bahwa negara-negara yang sangat mungkin akan menyumbang
kontingen dalam pasukan mancanegara untuk Timor Timur adalah Australia,
Inggris dan Selandia Baru tampaknya sudah pasti akan menjadi komponen utama
dalam gelombang pertama pasukan yang diperkirakan akan dikerahkan akhir
pekan ini.
Pihak Departemen Pertahanan Australia terus menjalin kontak gigih
dengan para pemimpin Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina dan Indonesia.
Amerika, Kanada, Portugal, Prancis, Brazil serta Italia juga telah
memberikan komitmen - kendati masih belum jelas bagaimana bentuk peran
Amerika nantinya. Mayor Jenderal Peter Cosgrove juga mengatakan, rakyat
Australia harus menerima risiko jatuhnya korban apabila pasukan Australia
memasuki Timor Timur.
Laksamana Chris Barrie mengatakan, kekhawatiran yang paling mendalam
ialah bahwa operasi militer tersebut tidak terlaksana sesuai rencana, hingga
memperbesar bahaya terhadap pasukan tersebut.
Kendati mengakui bahwa bahaya tetap mengendap, namun pada hematnya,
penting untuk ditekankan bahwa pasukan pertahanan Australia adalah di antara
yang paling jitu terlatih di dunia.
Sekiranya operasi militer yang nantinya dijalankan tidak berlangsung
sesuai rencana, maka niscaya akan ada risiko jatuhnya korban, dan hendaknya
Australia siap untuk menghadapi kenyataan ini. ***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html