Precedence: bulk


KRONOLOGI AKSI MENUNTUT GENCATAN SENJATA
Selasa, 25 Januari 2000

Sekitar pukul 09,30 WIB kawan  kawan yang tergabung dalam Komite Dewan
Kampus Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat ( KDK-SMUR ) Unsyiah dan IAIN Ar-
RANIRY berkumpul di Lapangan Tugu Darussalam untuk melakukan aksi bersama.  
Pukul 10 WIB kawan  kawan bergerak menuju ke kampus Unsyiah untuk mengajak
rekan- rekan mahasiswa bergabung dalam aksi tersebut, setelah itu
dilanjutkan ke kampus IAIN Ar- RANIRY . Kemudian barulah masa aksi menuju
kantor Gubenur tepat pada jam 11.15 WIB, dan sampai di tempat itu tepat pada
jam 11, 30 WIB,  lalu kawan-kawan melakukan orasi-orasi di depan pintu
kantor Gubenur sampai jam  12.20 WIB. Dalam orasi yang di gelar di teras
kantor tersebut, Koor.lap menginginkan agar kepala pemerintahan daerah Aceh
yaitu Syamsuddin Mahmad mengambil tindakan dan bersuara untuk persoalan Aceh
yang semakin lama kian sulit. Dan mengambil tindakan dan mengeluarkan
statement jelas terhadap keberadaan TNI/Polri yang toritorial/organik di
Aceh serta Pasukan GAM yang terlibat dalam arena komplik/perang  sehingga
banyak mengorbankan Rakyat Aceh.  

Setelah itu pada pukul 12.35 wib, kawan-kawan melanjutkan aksinya ke simpang
lima, di sana telah ada kawan-kawan yang tergabung di FARMIDIA yang memulai
aksinya dapa pukul 10.15 wib. Beberapa saat kawan-kawan melakukan aksi
bersama di tempat tersebut sambil berorasi dan menyanyikan lagu-lagu
perjuanggan. Pada aksi ini pula, juga membagikan selebaran pernyataan sikap
kepada rakyat yang melintasi jalan dan wartawan media cetak/televisi yang
meliput aksi tersebut. Setelah itu sekitar pukul 13.15 wib, Koor.lap dan
teman lainnya membacakan pernyataan sikap Komite Dewan Kampus Solidaritas
Mahasiswa Untuk Rakyat (KDK-SMUR) USYIAH      dan IAIN  AR-RANIRY. Setelah
pembacaan pernyataan sikap tersebut pukul 13.30 wib, para peserta aksi
pulang dengan mengendarai mobil Robur sebagai mobil angkutan rakyat dan
mahasiswa.

PERNYATAAN SIKAP

Rakyat Aceh semakin terjepit dari pertikaian bersenjata yang sampai saat ini
belum berakhir, Intensitas kekerasan yang terjadi di Aceh membawa Aceh
semakin terpuruk dalam ketakutan dan kemiskinan. Operasi penyisiran yang
dilakukan setelah terjadi kontak senjata  sebagai contoh, berujung dengan
penangkapan sewenang-wenang, pembakaran rumah penduduk, penyiksaan. Kondisi
ini membuat rakyat berada dalam keadaan ketakutan, apalagi banyak rakyat
Aceh hari ini yang tidak punya lagi tempat tinggal akibat dibakarnya rumah
oleh TNI/POLRI dalam sebuah operasi mengakibatkan ekonomi rakyat semakin
lumpuh dan akhirnya melahirkan generasi-genarasi yang bodoh di Aceh. 

Disisi lain GAM selalu menjadi pembenaran bagi militer untuk melakukan
penyisiran, melakukan pembakaran rumah penduduk, swepping. Keberadaan
Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang mengunakan senjata didalam masyarakat dapat
juga di mamfaatkan oleh aparat TNI/POLRI sebagai alasan menghentikan segala
bentuk aktifitas  politik, ekonomi dan pendidikan akhirnya melumpuhkan basis
ekonomi rakyat Aceh dan melahirkan generasi pendendam yang dapat membuat
masalah Aceh semakin rumit.

Penyelesai damai konflik politik di Aceh harus diawali dengan menciptakan
kondisi damai dan suasana yang kondusif untuk dapat diselengarakan dialog.
Oleh sebab itu Komite Dewan Kampus-Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat
(KDK-SMUR) Unsyiah dan IAIN Ar-raniry menyatakan:  

1.      Mendesak TNI/POLRI dan GAM untuk menghentikan penyelesai konflik
Politik di Aceh dengan kekerasan. 
2.      Mendesak Pemerintah Indonesia untuk menarik seluruh pasukan di Aceh,
sebagai tahapan awal pelaksanaan dialog untuk mencapai penyelesai damai
konflik politik Aceh. 
3.      Mendesak TNI/POLRI dan GAM menghentikan aktifitas bersenjata
(gencatan Senjata) untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak lagi.

Demikianlah penyataan sikap kami, untuk dapat di hargai oleh berbagai pihak
yang menharapkan kedamaian di Aceh.

Banda Aceh, 25 Januari 2000.

People Crisis Centre <[EMAIL PROTECTED]>

ZULKIFLI
Koordinator Lapangan

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke