Aduh, ulah nalangsa kitu kang. Untuk up-date harian situs silatindonesia.com, 
cukup dengan memasukkan tulisan dari rekan2 Sahabat Silat atau mengambil 
berita hard-news tentang silat/beladiri, yg sudah dilakukan Kang Yan selama 
ini. Nu ayeuna mah parantos sae. 

Soal koresponden, sy punya solusi. Rencana Koran Tempo untuk Halaman Pencak 
Silat yang baru, akan melibatkan koresponden Tempo di seluruh penjuru dunia. 
Tempo punya ratusan koresponden di seluruh propinsi dan puluhan negara. 

Rencananya, kami akan meminta para koresponden mengirimkan tulisan soal silat 
tradisional ataupun selingan beladiri asing yg masih asing. 

Misalnya soal silat Minang. Dari pertemuan dengan rombongan Silek Kumango, 
kita jadi mengetahui beberapa silat lainnya yg ada di Kab. Tanah Datar, 
Sumatera Barat. (Terimakasih utk Bang Aslim Nurhasan dan kawan-kawan yg sdh 
memfasilitasi pertemuan tsb)      

Ke depan, Tempo akan memfollow-up dengan meminta koresponden di Sumatera Barat 
mewawancara beberapa silat lainnya yg ada di Tanah Datar. Hasil tulisan 
mereka, setelah dimuat di Koran Tempo, tentu akan bisa dimasukkan di situs 
silatindonesia.com. 

Jadi utk koresponden daerah, problemnya bisa diatasi. Yg penting ada input 
info, silat daerah mana yg perlu diliput dan informasi kontak personnya.  
Gimana? 

Amal Ihsan
Sports, Sunday and Automotive Desk 
Tempo News Room
Telp: 021-7255625 
Fax; 021-7255645-50 

On 04/30/2007 10:47 pm, Yanweka wrote:
> Andaikan pesilat rajin menulis kami rasa tidak perlu lagi sulitnya mencari
> data tentang pencak silat di Indonesia, di Jakarta saja masih sangat
> sedikit anggota silat yang menuliskan tentang pencak silat yang di
> ikutinya.
>
>
>
> Salah satu kendalanya adalah beberapa perguruan memang enggan silsilahnya
> diketahui oleh umum karena privasi perguruannya sangat ketat, ada juga yang
> memang takut rahasianya diketahui oleh umum dan berbagai alasan lainnya.
>
>
>
> Tapi bagi anggota koresponden silatindonesia.com hal ini sudah menjadi
> biasa, ada yang menerima dengan baik bahkan mendukungnya, dan ada pula yang
> sebaliknya, yaitu menolak mentah-mentah.
>
>
>
> Tapi pada umumnya perguruan dengan sukarela membantu mendokumentasikan
> walaupun baru batas tulisan yang sifatnya masih sangat umum, proses
> dokumentasi yang dilakukan memang tidak detail, karena keterbatasan waktu,
> yang terpenting ada data yang dapat dipertanggungjawabkan yang nantinya
> akan sangat berguna bagi komunitas pencak silat Indonesia.
>
>
>
> Situs silatindonesia.com memang belum memiliki koresponden tetap, apalagi
> yang khusus menulis tentang kegiatan maupun informasi tentang silat di
> Jakarta maupun dikota-kota lainnya, padahal bila ada koresponden tetap yang
> mewakili suatu daerah kami rasa berita tentang pencak silat ataupun liputan
> silat yang berkembang di suatu daerah akan menyemarakkan kegiatan silat di
> tanah air, karena kita lebih benyak menjadi pembaca setia dibandingkan
> menjadi penulis setia.
>
>
>
> Memaksa orang untuk menulispun tidak mungkin dilakukan, akan tetapi
> sebaiknya ada sedikit yang bisa kita sumbangkan untuk komunitas kita ini,
> karena sejak awal kami ingin sekali mengajak rekan-rekan lainnya untuk
> aktif, sayangnya semakin banyak anggota komunitas ini akan tetapi tidak
> menambah jumlah tulisan yang masuk yang dibuat oleh anggota komunitas,
> mungkin sebaiknya jangan hanya sekedar menjadi pengamat akan tetapi mari
> berbuat lebih nyata, walaupun tulisan anda tidak dibayar dengan uang.
>
>
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke