Salam pencak Silat Mempopularkan pencak silat perlu "dana" sebaikanya tugas utama ditunjuk bank danamon, yang membiayai semua proyek penca silat agar popular merata di seluruh negara2 di dunia. Mempopularkan pencak silat tidak bisa para pendekar melatihnya di emper jalan / pedestrian. Bahkan pernah saya melatih murid2 untuk TC untuk kejuaraan tingkat nasional / international di tempat bersalju di mana manusia bisa beku, di gunung, di air, di hutan, tapi akan tidak seterusnya demikian (tidak layak) , kita perlu padepokan ibarat di Padepokan Taman Mini Indonesia lokasinya di jantung kota Manhattan / New York City USA. Untuk daratan USA saya siap bantu mempopularkan menyebarkan pencak silat di setiap state yang jumlanya 50 an. Tapi dana kebudayaan pencak silat mana? Kang Yana www.silatpdusa.com
--- On Wed, 6/10/09, alamsyah sk <[email protected]> wrote: From: alamsyah sk <[email protected]> Subject: [silatindonesia] sekedar mengingatkan To: "silat indonesia" <[email protected]> Date: Wednesday, June 10, 2009, 3:08 AM Sedikit lagi ada pemilihan PRESIDEN RI nih ya? Nah sekedar mengingatkan untuk kita semua, suatu bait kata-kata dari seorang PRESIDEN PERSILAT : "Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar.Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan, bukan mengganggap remeh kemudian meninggalnya”, ujar Eddy Nalapraya. ----------- [Non-text portions of this message have been removed]
