Sabtu, 19 Februari 2005
Ritual Ket Sam Thoi Digelar Tengah Malam
Prosesi Ritual Tatung Menjelang Cap Gomeh 

Singkawang,-  Anggota perkumpulan dari Cetya (vihara) Muka Hijau 
Bergigi Naga yang dikomandani Mu Syak Thian (Datuk Mongolia) juga 
bakal mengelar ritual Ket Sam Thoi. Digelarnya ritual Ket Sam Thoi 
sebagai permohonan kepada tiga dewa. Dari yang tertinggi, tengah 
hingga terendah buat memohon keselamatan dalam gelar atraksi para 
tatung di hari 15 Imlek. 

Cetya Chiang Mian Liung Nga tampak ramai dipenuhi para jemaatnya. 
Mereka jauh-jauh hari sudah menyiapkan fisik dan tenaga buat 
melakukan sembayang tiga tingkat (Ket Sam Thoi, red) kepada sang 
dewa. Rencananya, ritual dimaksud bakal digelar pada tengah malam 
pukul 23:00 Wib menjelang Imlek 

Hari kelimabelas atau bertepatan dengan Cap Go Meh. Diikuti tatung 
dan pengikut yang berjumlah sekitar 30 orang. 

"Pada tengah malam nanti sebagai penghormatan kepada dewa agar diberi 
keselematan, para jemaat kami bermaksud mengelar ritual sembayang Ket 
Sam Thoi," papar Muk Syak Thian sang lauya penjelmaan Datuk Mongolia. 
Dia mengatakan kenapa ada Ket Sam Thoi yang harus dilakoni para 
jemaat ? Karena tiga tahapan dari Dewa Langit Tertinggi (Nyuk 
Fong,red), Pak Kung atau biasa disebut Dewa Tengah yang dilakoni 
Datuk Mongolia termasuk Dewa terendah Datuk/Guru yang bisa menjelma 
dari suku mana saja bakalan merasuki tubuh sang Lauya. Hanya saja, 
Dewa Langit yang tertinggi dalam tahapan ratusan dewa tidak bisa 
merasuki tubuh para Tatung. "Untuk Dewa Langit memang tak bisa 
merasuki tubuh para tatung kerena memang merupakan derajat dewa 
paling tertinggi, jadi hanya dewa tengah dan terendah yang nantinya 
bakalan masuk," pungkas Muk Syak Thian. 

Walaupun begitu tata cara para Dewa memasuki tubuh manusia melalui 
roh-roh orang pilihannya tak secara sembarangan dilakukan, termasuk 
Dewa Tengah Datuk Mongolia dan Dewa Rendah dari Datuk Suku mana saja. 
Karena, kata dia, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sehingga 
dalam pengabungan roh alam sadar manusia dan roh dewa akan menyatu 
secara positif dan baik sehingga tidak menganggu manusia hidup 
lainnya. 

Syarat-syarat dimaksud, sambung dia, para jemaat dan tatung yang 
berencana melakukan ritual dan atraksi mengerikan harus menjadi 
vegetarian menjelang Imlek ke-15 dengan cara meletakan berbagai 
sayur - mayur termasuk buah-buahan. Kemudian setelah digelar 
sembayang Ket Sam Thoi hasil persembahan kepada sang dewa boleh 
dimakan dan disajikan kepada para jemaat, karena diyakini dewa 
tertinggi hingga terendah sudah merestuinya. 

Tetapi, lanjut Muk Syak Thian dalam pelaksanaan ritual Ket Sam Thoi 
syarat-syarat lain jangan dilupakan selain meja altar persembayangan 
juga Hio, Lilin Putih Khusus buat Nyuk Fong termasuk buah-buahan dsan 
sayur -mayur tadi. Kalau salah satu saja lupa diyakini kembali kalau 
persembayangannya bakalan tidak afdol. (*)


--------------------------------------------------------------
Usung Tiga To Khiao, Janjikan Atraksi Menarik 
Prosesi Ritual Tatung Menjelang Cap Gomeh 
 
Singkawang,-  Anggota Cetya Chiang Mian Liung Nga (Muka Hijau Bergigi 
Naga,red) yang dipelopori Mu Syak Thian (Datuk Mongolia,red) berjanji 
bakal menghadirkan sesuatu unik dalam pergelaran Cap Go Meh di hari 
kelimabelas Imlek. Bahkan tiga tandu (To Khiao,red) sudah disiapkan 
untuk ritual tersebut. Sekitar 40 anggota dibawa untuk memberikan 
atraksi menarik. Lantas bagaimana persiapannya? 

Toa Pekong Muka Hijau Bergigi Naga tampak ramai dipenuhi para 
pengunjung yang sengaja berkumpul buat menyukseskan pergelaran tatung 
atau lauya pada Cap Gomeh ke Hari 15 Imlek. Berbagai rencana mereka 
siapkan, agar pergelaran warisan kebudayaan Tiongkok kuno menjadi 
lestari dan dengan meninggalkan kesan paling mendalam. 

Kesibukan paling menonjol terlihat pada vihara atau toa pekong Chiang 
Mian Liung Nga karena para jemaatnya dibuat sibuk dengan mengerjakan 
To Khiao (tandu, red) yang biasa dijadikan tempat duduknya Datuk 
Mongolia bila beraksi. Tandu yang terbuat dari kayu khusus yang 
sengaja dipermak indah tampak sekali didonimasi warna merah darah 
sentuhan seni ukiran yang cukup baik. 

Mereka tampak hati-hati sekali mengerjakan, hingga memberikan warna 
merah yang dalam kepercayaan Tiongkok Kuno berarti sebuah keselamatan 
bagi penganutnya. Sentuhan kuas menyatu dengan To Khiao yang 
sebelumnya pula sudah diperhalus dengan mesin semi modern. 

"Desain tandu ini tidak asal-asalan. Minimal, warna Tiongkok kuno 
bakal terasa. Ini sebagai salah satu bentuk penghormatan terhadap 
Chiang Mian Liung Nga. Disamping itu, memang tandu semacam ini 
menjadi permintaan dari datuk Mongolia dengan sentuhan seni Tiongkok 
dan Senin modern," kata Muk Syak Thian, kemarin. Dari hasil-hasil 
pembuatan To Khiao yang separuhnya hampir selesai, disana akan 
ditempatkan berbagai senjata mulai dari pedang besar, kecil hingga 
tombak yang punya mata besi cukup tajam. Tandu-tandu yang sudah jadi 
tersebut akan diarak sekitar 40 jemaat (anggota,red) yang akan 
mengelilingi wilayah Kota Singkawang. 

Dari arak-arakan To Khiao, diatasnya berdiri pula para manusia yang 
sudah ''menjelma'' menjadi tatung melalui ritual persembayangan 
kepada yang empunya Vihara. "Dengan izin roh yang memasuki tubuh 
saya, pergelaran dan atraksi menarik dibawah alam sadar manusia bisa 
diwujudkan," tutur dia. 

"Atraksi yang saya maksud seperti tusuk besi disekitar mulut, menaiki 
tangga pisau tajam yang sudah diasah hingga menusukan diri dengan 
pedang dan tombak bermata tajam," timpalnya memperjelas. 

Tidak takut ? "Kenapa harus takut," tukas Datuk Mongolia yang sudah 
tiga puluh tahun menjalani ritual mengubah diri menjadi lauya. Bahkan 
dia mengakui tak perlu ada undangan khusus dalam mendatangkan Tatung 
karena hampir saban waktu roh zaman dahulu tersebut memasuki tubuhnya 
buat memberikan petunjuk kepada yang memerlukannya. (**) 







===============================================================
Homepage  : [www.singkawang.go.id] [www.singkawang-tourism.com]
Berita    : 
[http://www.pontianakpost.com/berita/default.asp?Berita=Singkawang&id=83]
Friendster: [http://www.friendster.com/user.php?uid=15839394]
=============================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/singkawang/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke