Kamis, 13 April 2006
Wali Kota Kunjungi Posko PIN Tionghoa

Singkawang,-  Beberapa Posko PIN (pekan imunisasi nasional) Tionghoa di Kota Singkawang mendapat perhatian khusus oleh Pemerintah Kota Singkawang Rabu (12/4). Posko-posko tersebut dikunjungi Wali Kota Singkawang Drs Awang Ishak beserta isteri dan Dinas Kesehatan Singkawang.

Dalam kunjungannya, wali kota beserta Ibu menyempatkan diri untuk meneteskan vaksin anti polio kepada seluruh balita yang hadir saat kunjungan tersebut. Wali kota juga sedikit berdialog dengan petugas posko PIN serta masyarakat yang saat itu membawa balita mereka.

Kabid P2PM Dinas Kesehatan Singkawang Drs. A Kismed M Kes menyatakan, ada empat posko berbasis Tionghoa yang dikunjungi wali kota. Antara lain Pos PIN SD Kopisan Sedau dan Pos PIN Aluk di Singkawang Selatan, Pos PIN Pak Atan dan Pak Jaidun di Singkawang Barat.

"Kita sengaja mengunjungi Pos-pos Pin warga Tionghoa ini karena berdasarkan PIN putaran sebelumnya khususnya putaran pertama dan kedua, partisipasi masyarakat Tionghoa untuk mengikuti PIN sangat rendah. Hanya ada beberapa persen yang saja yang mengikuti," kata Kismed di sela-sela kunjungannya bersama Wali Kota Singkawang di Pos PIN Pak Atan.

Kata dia, dengan kunjungan orang nomor satu di Pos-Pos tersebut masyarakat Tionghoa akan termotivasi untuk mengikutsertakan anaknya dalam program PIN. Meskipun dia akui, banyak diantara mereka yang tidak mengerti fungsi dari vaksin anti polio tersebut. Yang terutama adalah mereka berpartisipasi dulu dalam PIN yang digelar pemerintah secara serempak di seluruh Indonesia.

Untuk memberikan pemahaman tentang kegunaan vaksin anti polio itu sendiri pihaknya nanti akan bekerjasama dengan organisasi Tionghoa yang aktif di bidang sosial. Organisasi ini diminta bantuannya untuk menyosialisasikan kegunaan vaksin tersebut sebagaimana mereka mengajak masyarakat Tionghoa untuk membawa anak-anak mereka ke Pos PIN terdekat sebelumnya.

Dia juga berharap, dengan cara seperti ini partisipasi masyarakat Tionghoa akan terus meningkat. "Dimana putaran ketiga kemarin, peningkatan partisipasi itu sudah mulai mereka tunjukkan. Putaran keempat juga demikian dan putaran ke lima ini mudah-mudahan semakin meningkat," tandasnya.

Kismed menambahkan, target yang dicapai pada PIN putaran kelima sebesar 95 persen. Menurutnya, jika sudah 95 persen, sudah bisa dikatakan Singkawang bebas polio dan menurut Menkes jika di setiap wilayah bisa mencapai target 95 persen, tidak ada lagi program PIN untuk balita itu. (vie)




=====================================================
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [www.singkawang.us]
=====================================================




SPONSORED LINKS
Bali indonesia Indonesia hotel


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke