Sabtu, 15 April 2006
Ribuan Umat Ikuti Misa Jumat Agung

Singkawang,-  LEBIH dari 1000-an umat Katolik mengikuti misa memperingati wafatnya Yesus Kristus di Gereja Santo Fransiskus Singkawang. Misa yang dimulai pukul 15.00 WIB itu dipenuhi umat Katolik di Singkawang hingga halaman gereja yang merupakan awal misi kapusin di Singkawang dan Kalbar. Tua-muda ikut larut dalam perayaan tersebut untuk memperingati "detik-detik" wafatnya Yesus.

Kendati dipenuhi umat hingga memenuhi halaman gereja, misa tetap berlangsung khusuk, meski kapasitas gereja yang sudah berdiri bertahun-tahun lamanya itu tak sanggup menampung semua umat yang datang beribadah. Misa yang dipimpin oleh pastor Pacificus Wiadi dan pastor Marius itu mengisyaratkan agar umat Katolik untuk mengikuti teladan Yesus Kristus untuk berjuang bagi orang-orang lemah.

Perayaan peringatan wafatnya Yesus Kristus atau Jumat Agung itu juga diharapkan umat dapat meningkatkan kepedulian kepada sesama untuk lebih memberi, memaafkan, dan yang terpenting lebih mengenal Tuhan sendiri.

Peringatan itu dilakukan setiap tahun menjelang perayaan Paskah. Yesus menderita sengsara dan mati diatas kayu salib untuk menebus dosa umat manusia. Yesus meninggal di atas gunung Kalvari pada hari Jumat (yang kemudian dikenal dengan sebutan Jumat Agung) sekitar pukul 15.00. Oleh sebab itu, perayaan di Gereja Santo Fransiskus Singkawang juga dilaksanakan pada pukul 15.00. Wafatnya Yesus sebagai "Anak Domba Allah" adalah sebagai penebus dosa umat manusia. Oleh sebab itu, umat Katolik membuat tanda salib atau jalan salib untuk memulai doa yang menandakan dan mengingatkan akan Kisah Sengsara Yesus. Peristiwa sengsara, kematian dan kebangkitan Yesus disebut misteri Paskah (Passion), yang dihayati setiap Pekan Suci.

Menghormati salib Yesus, umat secara bergiliran pula mencium salib di depan altar. Kisah sengsara Yesus Kristus sendiri, seperti tahun-tahun sebelumnya dibawakan dengan "passio". Dimana kisah yang diambil dari kitab suci tentang perjalanan Yesus sebelum wafat itu dinyanyikan oleh beberapa umat. Kisah sengsara (passio) yang dilaksanakan di Gereja Santo Fransiskus itu pun berlangsung hidmat. Puncak perayaan akan dilaksanakan pada Minggu (16/4) yang dikenal dengan Minggu Paskah. Dimana umat Kristiani memperingati kebangkitan Yesus Kristus setelah wafat sebagai tanda penebusan dosa umat manusia. Selain di gereja Santo Fransiskus Singkawang, di sejumlah gereja lain juga terlihat umat Kristiani melaksanakan ibadat. Wafatnya Yesus Kristus yang dikenal juga dengan peringatan wafatnya Nabi Isa Almasih itu berlangsung aman dan tertib. (*)



=====================================================
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [www.singkawang.us]
=====================================================




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke