Emang bagus kalo ada perpustakaan di Singkawang...karena membaca 
adalah baik buat semua orang, cuman kalo emang ada majalah2 or buku 
yg mengandung unsur pornografi, menurut g lebih di pisahkan dan jg 
kalo bisa agak diperketat di dalam lingkungan library,biar bisa 
terjaga kenyamanan bagi mereka yg ada di library tsb.

--- In [email protected], "United Singkawang" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?
Berita=Singkawang&id=124992
> 
> Kamis, 21 September 2006
> Koleksi Perpustakaan Disorot
> 
> 
> Singkawang,-  Ketua Lembaga Pembinaan Siswa Islam-Lingkar Pelajar 
Singkawang Maskur Rahman menyebutkan menemukan majalah mengandung 
unsur seronok di perpustakaan kota Singkawang. Menurut dia 
perpustakaan kota Singkawang yang terhitung baru keberadaannya 
disambut baik oleh masyarakat kota Singkawang, terbukti dari 
ramainya pengunjung yang datang. 
> 
> "Kita ketahui bersama bahwa fungsi perpustakaan di antaranya 
adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, menambah wawasan ilmu 
pengetahuan dan sebagai sarana untuk menciptakan generasi muda yang 
tangguh keilmuan dan moralnya," sebutnya. Apalagi, menurut Maskur 
Rahman, perpustakaan kota Singkawang sudah mempunyai motto sendiri, 
yaitu membentuk manusia cerdas, berimtaq dan beriptek. 
> 
> Menurut dia, kejanggalan ditemukan olehnya ketika berkunjung baru-
baru ini ke perpustakaan tersebut. Maskur mengaku menemukan sebuah 
majalah yang mengandung unsur pornografi. Majalah tersebut adalah 
Cosmopolitan Indonesia pada dua edisinya. Yang pertama Cosmopolitan 
Indonesia edisi September 2002 yang memuat tentang "teknik bercinta" 
pada halaman 188, 190 & 191. Yang kedua Cosmopolitan Indonesia "MEN" 
edisi September 2002 pada halaman 44 yang memuat gambar seronok 
yaitu dua orang pria tanpa busana, bagian vitalnya hanya ditutupi 
dengan tulisan. 
> 
> "Barangkali, jika gambar-gambar seperti yang tersebut di atas di 
jual di toko atau tempat lain, tidak terlalu "bermasalah". Tetapi 
hal tersebut menjadi riskan karena terdapat di sebuah perpustakaan 
umum dan mayoritas dikunjungi oleh para pelajar dan generasi muda," 
sebutnya. Maskur lantas menyayangkan hal tersebut dan mengusulkan 
agar buku/majalah seperti itu ditarik dan digantikan dengan 
buku/majalah yang lebih baik. Dia menyarankan pihak manajemen 
perpustakaan memiliki kriteria standar buku/majalah yang akan di 
konsumsi oleh publik. Misalnya, tidak mengandung unsur pornografi, 
tidak mengandung unsur kekerasan dan hal-hal lain yang bersifat 
merusak prilaku atau kepribadian masyarakat terutama generasi muda. 
> 
> Kepala Perpustakaan Kota Singkawang Hj. Nirwana saat dikonfirmasi 
mengatakan bahwa pihaknya selektif dalam memilih buku. Adanya 
majalah itu, sebut dia, mungkin terlewat saat dilakukan 
penyeleksian. "Saya pribadi memang tidak setuju majalah yang 
mengandung unsur seronok. Mungkin itu terlewat saat kita seleksi, 
dan pasti akan kita tarik dan disimpan," sebutnya. Menurut dia, 
hampir kebanyakan buku di perpustakaan merupakan sumbangan termasuk 
majalah itu. 
> 
> Kendati demikian, sebut dia, pihaknya tetap akan melakukan seleksi 
terhadap buku-buku yang ada. Sementara itu mengenai ruang 
perpustakaan yang di khususkan untuk anak-anak, Maskur juga 
menyayangkan adanya buku Crayon Sinchan yang dinilai oleh banyak 
kalangan pendidik sebagai buku yang tidak memiliki unsur edukatif 
bahkan cenderung mengajarkan tingkah laku yang kurang ajar dan 
melanggar etika. Hal ini dapat membahayakan perkembangan anak-anak. 
> 
> "Semua ini disampaikan bukan untuk mencari kesalahan dan 
memojokkan pihak tertentu, melainkan karena sebagai warga Singkawang 
merasa memiliki perpustakaan kota Singkawang dan berharap agar 
perpustakaan kota Singkawang dapat memberikan kontribusi bagi 
kemajuan kota Singkawang," sebutnya. 
> 
> Menanggapi hal itu, Hj Nirwana juga menyetujuinya. Masih 
terpampangnya komik itu merupakan langkah penghargaan terhadap 
sumbangan yang diberikan. "Itu pun nanti akan kita simpan. Dan 
rencananya, akan ada ruang-ruang khusus untuk dewasa. Nah disanalah 
buku-buku tertentu yang diperuntukkan bagi kaum dewasa dapat dibaca 
dengan ketentuan anak dibawah umur tidak boleh masuk," tandas 
Nirwana. 
> 
> Sementara itu Maskur mengajak kepada seluruh warga Singkawang 
untuk rajin mengunjungi perpustakaan kota Singkawang dan 
menjadikannya sebagai kegiatan yang menyenangkan. (bas)
>







=====================================================
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [http://www.singkawang.us]
Friendster - [http://www.friendster.com/singkawang]
===================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/singkawang/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/singkawang/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke