Note: forwarded message attached.


Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small Business. __._,_.___

=====================================================
~~~~~~~~~~ Selamat Menunaikan Ibadah Puasa ~~~~~~~~~~
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [http://www.singkawang.us]
Friendster - [http://www.friendster.com/singkawang]
=====================================================





SPONSORED LINKS
Pontianak hotel indonesia Pontianak indonesia hotel

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
--- Begin Message ---
Good story....
 
 
Apakah Botol Yang Kau Bawa Pecah ?
 
 
Dr. Lin Ting Tung adalah orang Taiwan pertama yang menjadi dokter dan
menjadi Kristen. Ini terjadi pada akhir abad ke-19. Ia bekerja di rumah
sakit kecil yang dirintis oleh Dr. Maxwell,seorang misionaris Inggris.
Ketika itu tingkat kesehatan masyarakat di Taiwan sangat rendah dan cara
pengobatan masih sangat sederhana.
 
Pada suatu hari seorang anak datang ke rumah sakit itu dan meminta obat
untuk ibunya yang sedang demam akibat malaria. Anak ini berjalan lebih dari
dua jam dari desanya ke rumah sakit melalui jalan setapak melewati hutan dan
sawah.
 
Ketika nama ibunya dipanggil, anak ini langsung bangkit dari
bangkunya,meraih botol obat dan bergegas pulang. Sore harinya pukul lima,
ketika kamar obat akan ditutup, seorang perawat tampak bingung dan berbisik,
"Dokter Lin,botol obat untuk pasien malaria masih ada disini. Tetapi ada
satu botol yang hilang.
Isinya disinfektan. Dr. Lin terkejut,diperiksanya botol yang tertinggal,
benar isinya obat malaria. Jadi, anak tadi membawa botol yang salah!
Botol-botol dikamar obat itu memang berbentuk sama dan berwarna sama
lagipula, baik obat malaria maupun disinfektan sama-sama cairan.
 
"Celaka kita. ibu itu bisa mati. Disinfektan itu obat keras pembunuh kuman
untuk kamar operasi. Kalau sampai diminum, usus bisa terbakar dan orang itu
akan mati" ujar Dr. Lin dengan wajah pucat. Segera mereka melaporkan
peristiwa ini kepada Dr.Maxwell.
Ia juga terkejut. "Sekarang  pukul lima, anak itu pergi dari
sini pukul tiga jadi Ia sudah hampir tiba. Tidak mungkin kita mengejarnya.
Kita tidak tahu jalan kedesa itu" ujar Dr.Maxwell.
 
Dr.Maxwell termenung. lalu ia berkata, "Mulai hari ini semua
obat keras tidak boleh diletakkan diatas meja. sekarang panggil semua
karyawan untuk berkumpul.Kita akan berdo'a."
Begitulah semua orang yang bekerja di rumah sakit
itu berkumpul dan berdo'a. Dr. maxwell berdo'a, "Tuhan, kami
telah membuat kecerobohan. Ampunilah kami.Nyawa seorang ibu sedang terancam.
Tolonglah dia, cegahlah dia agar tidak meminum obat yang salah itu......"
 
Malam harinya Dr. Lin berdinas malam. Ia harus bertanggung jawab atas
kematian ibu ini. Esok harinya, ketika masih subuh pintu diketuk. Ternyata
itu anak yang kemarin membawa botol yang keliru. Mukanya pucat ketakutan.
Dr. Lin juga takut. Kedua orang itu berdiri saling memandang dengan gugup.
Kemudian anak ituberkata, "Ma'af dokter. Kemarin saya bawa botol itu sambil
berlari, lalu saya jatuh botol itu pecah dan isinya tumpah".
Dr. Lin yang masih terpaku karena gugup langsung bertanya,
Kapan Jatuhnya? anak itu menjadi makin ketakutan, "Ma'af, dokter.
Saya baru datang sekarang. jatuhnya kemarin sore, menjelang
gelap," Dr. Lin langsung ingat : Menjelang gelap....itu adalah
saat ketika semua karyawan rumah sakit berkumpul mendo'akan ibu anak ini!
Jiwa ibu anak ini tertolong, isi botol yang salah itu tidak sampai terminum,
karena botol itu pecah ditengah jalan.
 
 
Kita bisa lihat peristiwa ini dari sudut si anak. Ia pulang
membawa botol obat ini sambil berlari. Ia ingin cepat-cepat
memberikan obat ini kepada ibunya.Ia ingin menunjukan baktinya kepada
ibunya. Ia ingin ibunya cepat sembuh. Anak ini tidak mengetahui bahwa botol
yang sedang dipegangnya berisi racun. Ia tidak bisa membaca tulisan dibotol
itu. Ia buta huruf Anak ini berlari terus. Jalan dari desa ke rumah sakit di
kota sangat jauh. Perginya dua jam, pulangnya dua jam. Ia letih. Lalu,
tiba-tiba ia tersandung. Ia jatuh. Mungkin Ia terluka, tetapi yang paling
celaka: Botolnya jatuh dan pecah, cairan isinya  tumpah ditanah. Bayangkan
bagaimana perasaan anak itu. Ia kecewa, sedih dan takut.
 
 
Bagaimana kalau penyakit ibunya makin parah. Bagaimana kalau dokter itu
marah? Anak ini sangat terpukul oleh kejatuhan ini.
Saat itu ia belum tahu bahwa justru terjatuhnya dia ini menolong nyawa
ibunya. Mungkin orang lain akan ersenyum, "Ah, itu cuma kebetulan," namun
orang percaya akan bersaksi, "Tuhan bisa bekerja melalui sebuah kebetulan,"
itulah juga kesaksian Rasul Paulus di Roma 8:28 :
"....Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan
bagi mereka yang mengasihi Dia......."
 
 
"SEGALA SESUATU" berarti segala keadaan atau segala kejadian, baik berhasil
maupun kejatuhan. Kejatuhan dapat berbentuk musibah, penyakit atau
kegagalan. Seringkali kita mengira bahwa Allah hanya hadir dan bekerja dalam
keberhasilan. Padahal Allah juga hadir dan bekerja dalam kejatuhan. Apa
tujuan Allah bekerja dalam kejatuhan?
 
Paulus menjawab,".....untuk mendatangkan KEBAIKAN......"
Jadi Tuhan dapat mendatangkan kebaikan melalui sebuah kejatuhan.
 
 
 
 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "KKIOC" group.
To post to this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/KKIOC
For detail of our events and organization, please visit our website at http://www.kkioc.org
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---


--- End Message ---

Kirim email ke