Senin, 27 November 2006
Perhatikan Gunung Poteng 

Singkawang,-  Front Cinta Alam Cakrawala (FCAC) Singkawang meminta kepada 
Pemerintah Kota Singkawang khususnya dinas terkait untuk meningkatkan 
pemeliharaan dan pengembangan potensi alam di Gunung Poteng dan Raya. Sebab dua 
tempat ini memiliki eksotis keanekaragaman hayati dan ekosistem. 

Dari hasil patroli FCAC, 19 Nopember lalu, organisasi pencinta alam ini 
menemukan tanaman dan binatang langka di sana (Gunung Poteng dan Raya). 

"Kami menemukan bunga raflesia yang cukup indah dan beruang madu yang menurut 
perkiraan kami hanya ada sedikit di situ," kata Jayadi, Ketua FCAC kepada 
Pontianak Post kemarin. 

Pihaknya juga begitu merasakan besarnya manfaat daerah pegunungan itu.Airnya 
merupakan sumber air minuman dan ekonomis hutannya merupakan paru-paru Kota 
Singkawang. "Betul-betul anugerah dari dari Yang Maha Kuasa untuk masyarakat 
Singkawang dan sekitarnya," takjubnya. 

Karena itu ungkapnya, agar kondisi hayati di pegunungan tersebut dapat terus 
terpelihara dan berkembang dengan baik, dia mengharapkan perhatian pemerintah 
yang lebih serius lagi. Salah satunya dengan cara memayungi kegiatan cinta alam 
di sekolah-sekolah tingkat SMA yang dulunya lebih dikenal dengan siswa pencinta 
alam (sispala). Pemerintah dapat menghidupkan kembali organisasi pencinta alam 
di tingkat SMA tersebut dengan menggelar kegiatan alam untuk para siswa. 

Lewat kegiatan alam yang dilaksanakan siswa tersebut, diharapkan keanekaragaman 
hayati yang eksotis berikut ekosistemnya dapat terus terpelihara dengan baik. 
Karena kegiatan tersebut intinya untuk pemeliharaan. 

"Selain itu kita perlu kader lingkungan dan cinta alam. Jadi, tolong bimbing 
sispala seperti Pramuka. Karena masing-masing adalah anak kita yang patut 
dididik sebagai manusia Inddonesia seutuhnya," harapnya. 

Kepada pihak sekolah, FCAC juga berharap untuk dapat mendukung kegiatan sispala 
yang sekarang hanya ada di beberapa sekolah saja. Kegiatan itu memang kegiatan 
ekstra kurikuler siswa, tapi cukup bermanfaat bagi siswa itu sendiri dan bagi 
alam dan lingkungan tentunya. "Sekolah jangan pernah menganggap kegiatan itu 
mengganggu studi anak-anak. Karena pada dasarnya, kegiatan itu tidak 
dilaksanakan setiap hari. Paling tidak satu minggu sekali," katanya. 

Pihaknya sendiri sebagai organisasi pencinta alam dalam hal pemeliharaan dan 
pelestarian alam ini akan melakukan program patroli secara berkala. Patroli 
tersebut akan dilakukan di Gunung Poteng dan Gunung Raya Passi.(vie)

http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=128953

Kirim email ke