http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=13002\ 5
Kamis, 21 Desember 2006 Kasus Arak Maut, Tunggu Langkah Konkrit Polda Singkawang,- Asian, alias Phang Moi Lian, istri dari Ajhung, tersangka kasus arak maut di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu telah dimintai keterangan oleh Propam Polda Kalbar, Senin (18/12), di Mapolres Singkawang. Demikian pula AS, oknum polisi yang menurut Asian sebagai pemilik arak maut tersebut. "Kita berterima kasih kepada Polda yang sudah proaktif menindaklanjuti laporan saya," kata Asian, kemarin di kediamannya. Propam Polda Kalbar sengaja diturunkan ke Singkawang menyusul laporan yang dibuat oleh Asian tanggal 1 Desember 2006. Laporan dengan Nomor Polisi STPL/82/XII/2006/Yanduan Polda Kalbar itu menerangkan bahwa Asian mengadu ke Polda karena merasa ada ketidakadilan dalam penanganan kasus arak maut yang telah menelan sejumlah korban jiwa di Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau beberapa bulan yang lalu. Suaminya, Ajhung yang hanya sebagai sopir atau pengantar arak telah dianggap sebagai satu-satunya yang bersalah dalam kasus tersebut. Sekarang Ajhung sedang ditahan di Kejaksaan Sanggau dan sedang menunggu proses pengadilan. Suaminya terkesan telah dikambinghitamkan. Sementara AS yang menurutnya adalah pemilik dari arak maut itu malah bebas. Dengan melapor ke Polda Kalbar Asian berharap dapat memperoleh keadilan bagi suaminya dan demi penegakan hukum tanpa pandang bulu. "Kita orang miskin, hanya bisa berusaha dan berharap," ujar dia. Pemeriksaan yang dilakukan oleh Propam Polda Kalbar menurutnya sedikit banyak telah menunjukkan titik terang. Harapannya untuk memperoleh keadilan juga dirasakan lebih besar. Karena itu sekali lagi ia menyatakan sangat berterima kasih kepada Polda Kalbar. Saat ini, Asian sedang menunggu tindakan konkrit yang akan diambil oleh lembaga kepolisian tertinggi di Kalbar itu setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Diharapkan proses penyelesaian kasus ini tidak tanggung-tanggung. "Kabarnya, Propam Polda juga akan turun ke Sanggau untuk meneruskan penyelidikan. Mudah-mudahan semuanya bisa lancar sehingga kasus arak ini bisa dituntaskan dengan cepat," ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Asian juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, sejak ia diperiksa oleh Propam Polda Kalbar, AS telah beberapa kali mendatangi rumahnya. Namun, Asian tidak dapat memastikan maksud kedatangan AS tersebut karena saat itu ia sedang tidak berada di rumah. "Ia sudah tiga kali datang ke rumah, tetapi tidak ketemu saya. Entah untuk keperluan apa ia datang, saya juga tidak tahu. Ia hanya ketemu dengan anak-anak," katanya.(rnl)
