http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=13242\ 1 <http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=1324\ 21>
Kamis, 8 Februari 2007 Singkawang Bakal Punya Motif Khas Singkawang,- Singkawang bakal memiliki motif ciri khas tersendiri. Motif tersebut melambangkan tiga etnis di Kota Singkawang yang mayoritas bermukim di Kota Singkawang. Motif itu saat ini sedang dalam proses persiapan pengajuan untuk di hak patenkan dan diresmikan menjadi motif khas Singkawang. Motif tersebut merupakan kombinasi corak tiga etnis (China, Dayak dan Melayu) di Singkawang. Ide penggabungan tiga corak etnis tersebut dicetuskan oleh Asisten Adum Setda Singkawang Drs Syech Bandar M. Si dan didesign oleh Roni dari Nuansa Advertising Singkawang. Motif tersebut telah teruji nilai seni dan kekhasannya pada ajang karnaval mobil hias "Golden Anniversary Pemprov Kalbar", Sabtu (4/2). Motif tersebut menjadi corak sebuah mobil hias berbentuk kapal yang mendapat nilai terbaik juara pertama se Kalbar dalam ajang HUT Pemprov ke 50 tahun itu. "Dari keberhasilan tersebut, kita berencana akan mengajukan motif itu menjadi motif khas Singkawang. Kebetulan Singkawang belum memiliki motif sendiri yang menggambarkan daerah Singkawang," kata Asisten Administrasi Umum Setda Singkawang, Drs Syech Bandar M.Si menjawab Pontianak Post, kemarin. Menurutnya, Singkawang sudah selayaknya memiliki motif khas sendiri, karena hal itu melambangkan dan menciri khaskan keberadaan etnis yang ada di Kota Singkawang. Melalui motif itu pula katanya, pihaknya ingin menunjukkan bahwa Kota Singkawang meskipun memiliki beragam multi etnis tetap harmonis. Dimana itu sejalan dengan motto Gubernur Kalbar harmonis dan etnis. Jadi dia berharap, motif tersebut dapat menjadi motif khas Singkawang dan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat yang ada di Kota Singkawang. Syah Roni, perancang motif tersebut menambahkan, Singkawang memang sudah selayaknya memiliki motif khas sendiri. Apalagi Kota Singkawang belum memiliki motif yang mencirikan akan keberadaan Kota Singkawang. Sementara daerah lain seperti Bengkayang, Sambas dan Pontianak sudah memiliki motif yang melambangkan dan mencirikhaskan daerah mereka. Sama halnya Bandar, pemimpin Nuansa Advertising yang berdiri sejak 1996 itu juga berharap motif khas tersebut dapat diterima masyarakat luas dan memberikan kontribusi yang besar untuk Kota Singkawang. "Dan anggap saja, motif khas rancangan kami berikut kapal karnaval design kami ini sebagai hadiah untuk Pemerintah Kota Singkawang diusianya ke lima," kata Roni yang merasa senang dapat memberikan yang terbaik untuk Pemerintah Kota Singkawang. Roni juga berharap, motif tersebut bisa dijadikan sebagai peluang dalam menarik minat masyarakat luar untuk datang di Kota Singkawang. Mungkin kedepannya motif tersebut bisa dijadikan sebagai cendramata, atau sebuah produk yang memiliki nilai jual, sehingga lebih mengenalkan Kota Singkawang pada masyarakat yang akan datang. Apalagi dengan melihat keberadaan Kota Singkawang yang merupakan Kota jasa dan perdagangan, memberikan peluang besar dan kontribusi bagi pendapatan daerah. (vie)
