http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=13275\ 2 <http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=1327\ 52>
Rabu, 14 Februari 2007 Pembangunan Bandar Udara Masih Wacana Benahi Infrastruktur dan Birokrasi Singkawang,- Wacana pembangunan Bandara di Kota Singkawang yang digagas sejak beberapa tahun belakangan kembali terkuak. Belum adanya kejelasan investor yang mau menanamkan modalnya untuk membangun bandara di kota ini menjadi kendala dan alasan utama, hingga kini pembangunan tersebut hanya sebatas wacana. Wakil Ketua Komisi A, Bong Wui Kong kepada Koran ini mengatakan, masih kurangnya infrastruktur dan lemahnya berbagai birokrasi di Singkawang dan pemerintah pusat menjadi penyebab sulitnya investor yang mau menanamkan modalnya membangun bandara disini. Pembangunan Bandara menurut Bong, masih jauh dari kenyataan, jika Kota Singkawang tetap begini saja dan melakukan berbagai terobosan di bidang pembangunan dan birokrasi. Semua unsur harus berkomitmen sama jika benar-benar ingin mewujudkan bandara. "Banyak lahan yang belum dikemas, banyak hutan yang belum semaksimal dimanfaatkan. SDM kita masih rendah dan belum sanggup untuk beradaptasi dengan kondisi pasar bebas. Belum lagi birokrasi disana-sini yang menyulitkan rencana pembangunan tersebut," kata Bong. Oleh karena itu, jika keinginan pembangunan Bandara tersebut benar-benar ingin diwujudkan, pemerintah baik legislativ maupun eskekutif harus bahu membahu mencari solusi dan terobosan. Masyarakat juga harus pro aktif memberikan masukan dan mencari investor luar untuk pembangunan bandara nantinya. "Beberapa waktu lalu ada beberapa investor yang tertarik seperti Mr Mark Selga dari Australia dan Perusahaan Multi Nasional Cooperation (MNC) dari Jepang dan Singapura. Tapi ujung-ujungnya senyap karena belum ada keseriusan dan kesiapan dari kita. Jika kita benar-benar serius untuk memiliki sebuah bandara, mari kita satukan langkah dari sekarang untuk mewujudkan mimpi tersebut," ajaknya. Menurut Bong, dia yakin dengan adanya bandara di Kota Singkawang, kemajuan kota ini akan semakin terlihat. "Keyakinan saya jelas, sebab, dengan adanya bandara mau tidak mau dan harus tidak harus kita harus membenahi segala infrastruktur. "Masak ada bandara, jalan kita tetap segitu saja, hotel kita tetap segitu saja dan kantor kita tetap begitu saja. Tentu akan ada perubahan, karena sudah penyesuaian," katanya seraya menyebutkan 60 persen penumpang di Bandara Supadio berasal dari wilayah Singbebas. "Jadi saya punya keyakinan jika ada bandara di Kota ini pasti akan ramai," tandasnya. (bdi)
