Dear all,

Telah di-upload video tentang perayaan Cap Go Meh di Singkawang. Video ini 
ditayangkan di stasiun SCTV tanggal 6 Maret kemarin dan bisa di-download di 
link berikut:

http://www.singkawang.us/modules.php?name=Downloads

Good Luck

Salam,
Hendy Lie

-------------------------------


Atraksi Kesaktian Warga Dayak-Tiongkok 

Masyarakat Dayak keturunan Tionghoa di Singkawang, Kalimantan Barat, memiliki 
cara unik saat merayakan Cap Go Meh atau perayaan pascaImlek. Sambil 
berkeliling kota, para dukun yang disebut laoya atau tatung ini memamerkan ilmu 
kekebalan tubuh. Meski tubuh mereka ditusuk berbagai benda tajam, seperti 
kawat, pecahan kaca hingga batangan besi, namun tidak mengeluarkan darah. 

Upacara yang digelar belum lama ini, dimulai dari altar klenteng. Para dukun 
memberikan persembahan kepada Dewa To Pe Kong. Setelah minta diberkahi 
keselamatan, mereka kemudian memanggil roh. Hanya dalam hitungan menit, tubuh 
para tatung ini dirasuki roh dan mereka pun menjadi kebal luar biasa.

Ketika itulah, para tatung diarak keliling kota. Diiringi genderang, peserta 
pawai mengenakan kostum gemerlap pakaian kebesaran suku Dayak dan negeri 
Tiongkok di masa silam. Para  tatung terus mempertunjukkan kekebalan mereka. 
Benda tajam ditusukkan menembus pipi dan leher. Pecahan kaca pun diinjak-injak 
dengan kaki telanjang.

Atraksi ini adalah kebiasaan setiap tahun pada perayaan Cap Go Meh mengikuti 
tradisi Tionghoa yang berbaur dengan budaya Dayak. Pembauran ini hanya ada di 
Singkawang. Karena itu Kota Singkawang dijuluki kota seribu kelenteng di Kalbar.

Kirim email ke