http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=137567

Senin, 21 Mei 2007
PPP Batalkan Koalisi dan Dukungan ke Awang Ishak


Singkawang,-  Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya membatalkan koalisi 
bersama enam partai lainnya. Bukan hanya itu, PPP juga membatalkan dukungan 
kepada Drs H Awang Ischak Msi dan Drs Raymundus Sailan Msi untuk dicalonkan 
dalam pilkada wali kota yang digelar 15 November mendatang. Ketua Tim Pilkada 
DPC PPP Singkawang, H Zainal Abidin dalam keterangan resminya di DPC PPP 
Singkawang, Sabtu (19/5) membenarkan bahwa telah ada pembatalan untuk mendukung 
Awang Ischak guna dicalonkan dalam pilkada Wali Kota Singkawang. 

"Selain kita batalkan dukungan, juga membatalkan bergabungnya PPP dalam koalisi 
pembangunan," kata Zainal Abidin. Hadir dalam jumpa pers itu antara lain, 
Darmadi, Drs Suswendi AS, Andi Eriska, Iskandar SPdI, Eka Candra dan Wira. 
Pembatalan itu, kata Zainal, punya alasan yang kuat. 

"Karena tidak sesuai dengan mekanisme dan petunjuk dan pelaksana (juklak) 
pengajuan calon gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan wali 
kota/wakil wali kota yang telah dikeluarkan oleh DPP PPP, maka DPW PPP Kalbar 
membatalkan dukungan ke Awang Ischak termasuk bergabung bersama koalisi 
pembangunan," kata dia. Zainal mengakui, DPC PPP Singkawang telah menyampaikan 
surat pembatalan tersebut dari DPW PPP Kalbar ke Sekjend Koalisi Pembangunan 
dan kandidat Wali Kota Singkawang, Awang Ischak. 

"Beberapa hari lalu sudah disampaikan. Walaupun saya sendiri tidak hadir, 
karena kesibukan saya sebagai anggota DPRD Provinsi Kalbar," kata politisi PPP. 
Bagaimana sikap Awang Ischak ketika DPC PPP Singkawang menyampaikan surat 
pembatalan tersebut. Ketua Fraksi Gabungan saat mencalonkan Awang Ischak 
sebagai wali kota dalam pemilihan wali kota 2002 lalu ini mengatakan, bisa 
memakluminya. 

"Dia (Awang Ischak) bisa memakluminya," kata dia. Selanjutnya, kata Zainal, 
dipersilahkan saja kepada Awang Ischak untuk mendaftar kembali ke PPP setelah 
dibuka secara resmi nantinya. 

"Kita persilahkan saja kalau dia berkeinginan untuk mendaftar ke PPP. Kita akan 
proses bila memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam juklak tersebut," 
kata Zainal. Sebelumnya, melalui koalisi pembangunan yang telah dideklarasikan, 
PPP bergabung bersama enam partai lainnya. Keenam partai lainnya itu adalah, 
PAN, PSI, PPDI, PPD, PNBK, PBR. Bukan hanya mendeklarasikan koalisi 
pembangunan, PPP bersama partai lainnya juga sudah membuat surat kesepakatan 
antara Awang Ischak-Raymundus Sailan untuk dicalonkan dalam pilkada Singkawang. 

Kesepakatan ini ditandatangani oleh ketua dan sekretaris masing-masing partai 
dan dibuat di depan notaris Iskandar SH. Koalisi Pembangunan yang 
dideklarasikan bersama dengan PPP sebetulnya sudah mencukupi untuk mencalonkan 
Awang Ischak-Raymundus Sailan sebanyak 17 persen. Setelah PPP keluar dari 
koalisi berarti tinggal kurang lebih 13 persen, sehingga tidak mencukupi 
mengajukan satu calon kepala daerah sesuai dengan aturan sebesar 15 persen. 
(zrf)


Kirim email ke