http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=13759\ 8
Selasa, 22 Mei 2007 Track Record Kandidat Jadi Perhatian Utama Gunakan Perahu PPP Singkawang,- Track record (rekam jejak) pribadi menjadi utama dalam menentukan kandidat kepala daerah termasuk Wali Kota Singkawang yang akan menggunakan parahu Partai Pesatuan Pembangunan (PPP). Petunjuk dan pelaksana (juklak) pengajuan calon gubernur, bupati dan wali kota kualifikasi bakal calon ada enam yang harus dipenuhi. Tapi itu pun tidak terbatas. Ketua Tim Pilkada DPC PPP Singkawang, H Zainal Abidin dalam keterangan resminya, akhir pekan lalu mengatakan, rekam jejak (track record) pribadi khususnya yang terkait dengan ada tidaknya pelanggaran perdata dan/pidana. Selain itu, kata Zainal, dalam juklak tersebut, etika dan moralitas, kapasitas intelektual, tingkat penerimaan masyarakat menjadi syarat. "Selain itu juga, seringnya bakal calon dimaksud membangun komunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat dan kemampuan mobilisasi sumber daya yang mendukung kelancaran pelaksanaan pilkada," kata Zainal, mengutip juklak yang dikeluarkan oleh DPP PPP. Hadir dalam keterangan resmi PPP antara lain, tim pilkada yakni, seperti Darmadi, Drs Suswendi AS, Andi Eriska, Iskandar SPdI, Eka Candra dan Wira. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Kalimantan Barat, H Achmadi Usman S Ag kepada Pontianak Post mengatakan, didalam juklak tersebut sangat jelas bagaimana mekanisme yang diatur PPP dalam pengajuan calon kepala daerah termasuk Wali Kota Singkawang. Menurut Achmadi, pengurus harian DPW PPP melalui rapat pengurus harian memilih, menetapkan dan memberikan persetujuan tertulis terhadap satu orang balon wali kota. "DPC PPP tidak dapat memproses penetapan balon wali kota dan wakilnya ke KPU sebelum mendapatkan persetujuan tertulis dari pengurus DPW," kata mantan aktivis mahasiswa IAIN Syarif Hidayatullah Pontianak ini. "Disana sudah cukup jelas. DPC PPP Singkawang bisa berpedoman pada juklak yang ada," kata Achmadi yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pontianak ini. (zrf)
