Kapal Pembawa Baju Gerak Jalan Peh Cun Kandas Panitia Tunda Pelaksanaan
SINGKAWANG-KM T Hawari Voy XVIII yang membawa ribuan baju gerak jalan Peh Cun kandas dan tidak bisa merapat di Pelabuhan Pontianak. Panitia pelaksana gerak jalan Peh Cun ini akhirnya menunda pelaksanaan gerak jalan tersebut yang sedianya akan digelar Minggu (24/6) pagi. Ketua Panitia Pelaksana Gerak Jalan Peh Cun, Tasman SPd kepada Pontianak Post mengatakan, perusahaan Pelayaran Nusantara PT Tanto Intim Line cabang Pontianak dengan nomor surat 414/TIL-PTK/VI/2007 sudah memberitahukan kepada panitia bahwa tidak bisa merapat untuk bongkar muat. "Kapal KM T Hawari Voy XVIII yang membawa baju gerak jalan Peh Cun tidak bisa merapat, akhirnya kita harus menunda gerak jalan tersebut," kata Tasman. Gerak jalan Peh Cun ini, kata Tasman, akan dilaksanakan Minggu (1/7) nanti. "Waktu pelaksanaannya seperti biasa. Start pukul tujuh pagi di lapangan Tarakan Sekip Lama dan finish di Pekong Tirtayasa Kulor," kata mantan Kadis Kesbagpora ini. Mantan pejabat yang aktif di pramuka ini sangat berharap kepada peserta memahaminya. "Ini yang tidak pernah kita bayangkan. Kita mohon maaf kepada calon peserta," kata Tasman. Perusahaan Pelayaran Nusantara PT Tanto Intim Line, tanggal 22 Juni 2007 memberitahukan kepada relasi mereka, tentang keterlambatan Kapal KM T Hawari Voy XVII. "Bersama ini kami beritahukan bahwa KM Tanto Hawari Voy XVII yang sudah tiba di Muara Jungkat 19 Juni 2007 pukul 16.30 WIB dengan draft 5,6 M dan dipandu masuk pukul 17.00 WIB. Kapal tersebut kandas di alur masuk (buoy 3-4) dikarenakan menghindari tabrakan beruntun dengan kapal lokal (KLM Dwi Bahari dengan LCT Saran Kapuas)." Demikian bunyi faksimile dar PT Tanto Intim Line cabang Pontianak kepada panitia pelaksana. Seorang peserta, Safruddin mengakui tak mempersoalkan ditundanya pelaksanaan kegiatan ini. "Keterlambatan ini bukan kesalahan panitia, tapi faktor alam. Yang penting, kegiatan ini terlaksana nantinya," kata dia memberikan penjelasan. (zrf)
