Untuk semua
   
  Perkembangan  kandidat wako dan wakil wako  Pilkada 2007 di singkawang sudah 
seperti index  stock exchange di New York, selalu mengalami perubahan. Ada 
komoditi yang mendadak menjadi rebutan, ada perusahaan melepaskan stocknya dan 
ada juga  perusahaan berusaha menguasai seluruh stock yang ada di pasar. Bahkan 
ada perusahaan berusaha mendapat  stock.
  Termasuk perkembangan terakhir, menurut pengakuan dari pihak Pak Hasan Karman 
diforum ini Pak Hasan Karman telah memperoleh kendaraan untuk ikut pilkada. 
Jika ini benar, sungguh suatu berita yang menggembirakan bagi anggota diforum 
ini. Bahkan berbagai ucapan  “selamat” sudah dikirimkan untuk Pak Hasan Karman. 
Bagi saya secara pribadi, ucapan selamat dari saya untuk Pak Hasan Karman harus 
ditunda dulu karena dengan berbagai alasan.Walaupun sekarang Pak Hasan Karman 
sudah mendapat komitmen dari partai politik tertentu yang bersedia memberikan 
perahunya. Tetapi ini masih belum dapat dijadikan pegangan. Ini seperti seorang 
anak gadis manis mengatakan cinta kepada seorang pemuda. Apakah gadis itu 
bersedia dinikahi dan menjadi istri dari pemuda itu? Tentu saja jawabannya 
”belum tentu”. Walaupun pemuda itu sudah memberi hadiah sebuah sepeda motor 
baru kepada dia. Gadis ini tahu memanfaatkan kesempatan karena ada beberapa 
pemuda ingin melamarnya  menjadi istri. Jika salah satu
 dari pemuda tersebut bersedia memberikan hadiah sebuah mobil baru, tentu saja 
gadis ini akan lebih condong kepada pemuda yang memberi hadiah mobil baru itu. 
Kemudian gadis ini mau diajak menghadap penghulu.
  Sekarang pertanyaan kita, maukah partai yg memberikan perahunya kepada Pak 
Hasan Karman bersedia menghadap/mendaftar ke KPUD jika nanti pendaftaran 
dibuka? Ini bukan cerita yang dibuat-buat, sebagai perbandingan lihat kasus 
Pilkada DKI yang terjadi.hanya dalam tempo beberapa jam sebelum pendaftaran 
ditutup, PAN menarik dukungan terhadap Sarwono &Jefri yang pernah mereka janji 
memberikan dukungannya. Malah ada kandidat ex jenderal kerepotan menagih 
duitnya kembali yg pernah diberikan sebagai jaminan untuk mendapat dukungan.
   
  Yang menjadi topik pembicaraan kita kali ini yaitu : Apakah ada harapan bagi 
Pak Hasan Karman dapat ikut Pilkada 2007 di Singkawang? Sebelum kita memberi 
jawaban atas pertanyaan tersebut, terlebih dahulu kita tinjau dulu perkembangan 
terakhir  tentang kandidat yang akan ikut Pilkada nanti. Untuk mempermudah 
pengupasan kita kali ini kita membatasi tiga pasang kandidat saja yaitu:
  -Pak Awang+ Raymundus(etnis:Melayu+Dayak)
  -Pak Darmawan+Henoch (Sunda/Melayu+Chinese)
  - Pak Hasan Karman+Mr Z(Chinese+ ??)
   
  Karena ketiga pasangan kandidat tersebut memiliki hubungan kepentingan satu 
sama lain.
  Melihat foto pasangan kandidat Darmawan+ Henoch terpasang dimana-mana di kota 
Singkawang dan disekitarnya. Ini sudah merupakan sebuah indikasi bahwa pasangan 
kandidat ini sudah memiliki keyakinan mendapatkan  perahu, walaupun secara 
resmi belum diumumkan partai apa saja yang memberi perahunya kepada mereka.
   
  Secara logika politik pada awal dari pencarian koalisi,  pasangan dari Pak 
Awang berusaha menguasai semua partai politik yang ada memiliki kursi di DPRD 
kecuali partai PDIP. Dengan cara ini dapat mencegat Pak Darmawan mendapat 
perahu. Karena Pak Darmawan maju menjadi kandidat wako akan merugikan Pak Awang 
secara politik, suara etnis Melayu akan pecah menjadi dua bagian. Sebagian 
mendukung Pak Awang dan sebagian lagi mendukung Pak Darmawan.
   
  Jika Pak Darmawan sudah memiliki perahu, maka Pak Awang akan melepaskan 
kelebihan stock partai politik(perahu) yang mendukung dia dengan harapan supaya 
Pak Hasan Karman dapat perahu dan ikut maju bertarung di Pilkada.
  Paling tidak ada 2 hal yang menguntungkan pak Awang apabila beliau melepaskan 
kelebihan stock perahu tersebut :
  -Keuntungan dari segi ekonomi:menghemat biaya untuk memelihara partai politik 
yang memberikan dukungan, untuk mendapat dukungan dari partai politik biaya 
yang dikeluarkan bukan kecil. Lebih bermanfaat budget tersebut digunakan untuk 
biaya kampanye.
   
  -Keuntungan dari segi politik : apabila Pak Hasan Karman ikut Pilkada, suara 
etnis Tionghoa akan pecah menjadi beberapa bagian. Jika ini terjadi akan sangat 
menolong Pak Awang menghadapi Pak Darmawan. Otomatis suara etnis Tionghoa 
mendukung Henoch akan berkurang. Pak Awang melepaskan kapal P3 memang sudah 
sebagian dari strategi untuk menghadapi Pak Darmawan.
   
  Marilah kita analisa strategi Pak Awang  dan Darmawan:
  Strategi pak Awang:
  -Tergantung dari keputusan dari partai PDIP memberi perahunya kepada siapa? 
Pak Apui atau Darmawan? Kalau diberikan kepada Pak Apui berarti Pak Awang tidak 
akan lepaskan kelebihan stock perahunya. Karena wakil wako dari pasangan Apui, 
saudara Dalimonte bukan merupakan ancaman yang dapat  mengurangi vote dari 
etnis Tionghoa untuk Pak Awang. Seandainya Pak Darmawan mendapatkan  PDIP, Pak 
Awang akan melepaskan kelebihan stock perahunya dengan harapan Pak Hasan Karman 
dapat memperoleh perahu. Kalau Pak Hasan Karman ikut pilkada, suara Tionghoa 
Singkawang akan terpecah beberapa bagian, sebagian mendukung Pak Hasan 
Karman(vote dipingkiran kota) dan sebagian mendukung Henock(vote kota). Karena 
Henoch sebagai tokoh muda cukup populer dikalangan komunitas Tionghoa 
Singkawang diperkotaan.
   
  Strategi pak Darmawan:
  Apabila pak Darmawan memiliki perahu.
  -Kelebihan stock perahu yang dilepaskan oleh Pak Awang atau oleh siapa saja 
yang ada di pasar akan dikuasai semua dengan harga berapapun. Dengan demikian 
supaya kelebihan stock perahu yang ada di pasar itu jangan sampai jatuh 
ketangan Pak Hasan Karman. Apabila Pak Hasan Karman ikut Pilkada Singkawang 
2007 nanti akan mengurangi kesempatan Pak Darmawan memperoleh suara lebih 
banyak.
   
  Nasib pak Hasan Karman dapat ikut pilkada?
  Kerena banyak faktor diluar kontrol oleh Pak Hasan Karman. Ini sangat 
tergantung dari perkembangan pasar. Walaupun ada partai politik berkomitmen 
memberi perahunya untuk Pak Hasan Karman sekarang . Tetapi itu masih belum 
dapat dijadikan sbg jaminan bahwa mereka akan menepati janjinya. Tergantung 
tawaran dari pihak kompetitor Pak Hasan Karman.
  Seperti hukum pasar berlaku juga dalam hal ini; siapa yang berani menawarkan 
harga yang tinggi dia yang akan mendapat barang. Seperti cerita anak gadis 
diatas, jangan sampai kelak anak gadis(yg memberi perahu) mengatakan : 
”maaf,bang Hasan .Saya lebih cinta sama kang Dar”
  Disinilah kemampuan dana dan  tim sukses Pak Hasan Karman diuji. Terutama 
kemampuan dalam hal bernegosiasi dan mengawasi perkembangan pasar.
  Kata pepatah Tionghoa: “jangan menangis sebelum melihat peti mati”. Jangan 
menyerah sebelum pada saat terakhir. Harus bersemangat Pak Hasan Karman!Maju 
terus!
   
  Salam,
  Janudin Fam
   
  

Hasan Karman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Trims, untuk Hendy, HB, Dji Min, Al, Jamie dll yg mengirimkan 
ucapan selamat soal perahu. Perjuangan masih sekitar 4,5 bulan lagi, penuh 
tantangan ditengah hujan dukungan dan juga kesinisan serta apatisme. Hal 
positif dan negatif selalu seiring-sejalan. Perlu energi ekstra untuk 
menghadapi semua itu.
   
  Khusus untuk Frino, selamat bergabung, jangan hilang melulu. Soal saingan, 
kamu sudah mengalahkan saya sejak 2005, bukumu udah selesai dan udah terbit, 
sedangkan buku dan disertasi saya nggak selesai-selesai....., mau saingan apa 
lagi..he2.. Kamu ngalahin saya 1-0.    
   
  Kapan mau bikin DEMI WAKTU jilid 2...?
   
  Salam,
  HK
   
    ----- Original Message ----- 
  From: bulbul tuptup 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, June 26, 2007 4:03 PM
  Subject: [Singkawang] United Singkawang, HK dan Presiden Milis
  

  Salam,
  Saya juga salut! jangan-jangan calon walikota yang lain gak Pe De? 
hmmm....kalo gak ada yang mau saingan dengan Pak Hasan, saya mau 
hehehhe...[mimpi kali ya]
  Masa anggota milisi Singkawang gak ada yang mau jadi calon walikota? Bung 
Hendy gak tertarik?
  Saran : Gimana kalau website United Singkawang punya fitur profile calon 
walikota lengkap dengan visi dan misinya. Tentu bisa bekerja sama dengan tim 
sukses setiap calon walikota Singakawang. Atau setiap calon walikota punya 
website dan blog pribadi, dimana ia bisa menyapa publik, menjawab 
pertanyaan-pertanyaan publik.
  Hari ini saya memilih Hendy Lie sebagai Presiden Milis Singkawang. Karena 
posting-postingnya keren. Ada calon lain? hehehe...maaf teman-teman, saya lagi 
latihan mencoblos, biar gak salah pilih.
   
  salam hangat,
  frino
   
  

         


       
---------------------------------
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.

Kirim email ke