Dear Rudi dan Mr.Robert,

Dijaman sekarang ini memang tidak gampang dicari orang-orang yang 
peduli dengan kampung halamannya, apabila ada yang peduli dan "cinta 
singkawang" sepatutnya kita dukung, tapi dengan syarat mereka 
mencintai dengan tulus dan dengan niat yang baik. 

Kalimat Cinta Singkawang emang unik, semoga akan hadir kalimat-
kalimat baru seperti Cinta Kopisan, Cinta Lirang, Cinta Jam Thang 
atau Cinta Sedau hehehe

Salam Cia Yiooo

Eugenia

--- In [email protected], Rudi Dustika Teja <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Dear Pak Robert yang bijaksana ,
>    
>    
>   terima kasih telah memberikan tanggapan sekali lagi, dan terima 
kasih juga atas anjurannya. Marilah kita luruskan beberapa hal 
terlebih dahulu agar tidak salah mengerti di sini.
>    Yang pasti saya tidak merasa "terganggu" dalam hal ini , dan 
yang ada hanyalah rasa ingin tahu yang timbul setelah mencerna 
informasi yang dipaparkan. Terutama keinginan untuk berdiskusi lebih 
jauh dengan paparan bukti yang kredibel dan bertanggung jawab, dengan 
harapan bisa membuka mata kita, para generasi muda penerus bangsa.
>    
>   Adapun pertanyaan yang pernah ditujukan ke Pak Robert itu semata-
mata merupakan spontanitas yang muncul setelah membaca topik "ucapan 
selamat" yang dimulai oleh Pak Robert. Karena dalam postingan 
tersebut Pak Robert telah berbagi informasi tentang kondisi kampung 
halaman,  yang tentu saja informasi tersebut memiliki sumber. Dan 
si "sumber" informasi inilah yang rasanya lebih tepat dijadikan 
tempat untuk bertanya .
>    
>   Kebaikan hati Pak Robert yang telah berkenan berbagi informasi di 
sini memang patut dihargai. Sesuai dengan postingan terdahulu yang 
telah memaklumi, tentu saja saya tidak meminta penjelasan dari Pak 
Robert lagi. Karena saya yakin niat Pak Robert berbagi informasi itu 
adalah baik dan merupakan salah satu partisipasi untuk peduli dengan 
kampung halaman. 
>    
>   Atas kepedulian tersebut saya yakin Pak Robert memiliki 
jiwa "cinta singkawang" yang tinggi, dan perlu diteladani oleh para 
generasi muda supaya tidak lupa akan kampung halaman kita 
Singkawang , dan agar kelak bisa saling bekerja sama membangun dari 
berbagai sisi yang positif. 
>    
>   Sekian dari saya Pak Robert, sungguh saya berterima kasih. Semoga 
Pak Robert tak henti-hentinya berbagi informasi, agar kita semua bisa 
belajar dan tambah maju. Tentunya suatu saat nanti di kemudian hari 
kita tidak akan melupakan Pak Robert, dan kami para generasi muda pun 
bisa mengingat jasa baik Pak Robert seperti slogan di poster salah 
satu kandidat pilkada di Singkawang kini, yakni : "Pak Robert selalu 
di hati".
>    
>    
>    
>   Salam,
>    
>   Rudi.
>    
>    
>   
> 
> Robert Lay <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>             Dear Dji Min dan Rudi,
>   Seperti pertanyaan Anda itu salah alamat.Dalam posting saya itu 
saya tidak mengatakan bahwa acara gerak jalan yang disponsori oleh 
Permasis itu ada unsur politis.Saya tidak mengatakan demikian, 
mengapa Anda bertanya kepada saya??Apalagi pertanyaan berat itu sudah 
luar kapasitas saya memberi penjelasan.Lain kali cari pertanyaan yang 
enteng saja.
>   Dalam pernyataan pak Lio Kurniawan mengatakan dalam acara itu 
tidak bermotip nuansa politik....muat dikoran.Nah,Anda ingin tahu 
maknanya"nuansa politik" seharusnya Anda menghubungi pak Lio minta 
penjelasan dari beliau jika Anda merasa"terganggu"dengan pernyataan 
beliau itu.Sorry,jangan cari saya minta penjelasan. 
>    
>   salam,
>   Robert Lay-sydney
>    
>   
>  
> 
> 
>   .
> 
>  
>          
> 
> 
> 
> 
>   
> 
>  
> 
> 
>        
> ---------------------------------
> Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added 
security of spyware protection.
>


Kirim email ke