http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=14026\ 0
Jumat, 13 Juli 2007 Tim Kesenian Singkawang Manggung di Malaysia SINGKAWANG,- Tim Kesenian Singkawang, kembali manggung di Sibu Sarawak, Malaysia dalam acara Borneo Cultural Festival. Sebelumnya, tim kesenian tampil di Malaka April lalu dalam gawe Pesta Gendang Nusantara. Ketua Tim kesenian Singkawang, Iphenk Haemes kepada Pontianak Post mengatakan, undangan untuk menghadiri Borneo Cultural Festival ditujukan kepada Warisan Seni Budaya Kalbar. "Warisan Seni Budaya Kalbar menunjuk langsung kumpulan Seni Simpor Singkawang ikut serta. Tim kesenian ini dikomandani oleh Dewan Kesenian Singkawang. Kita berangkat ke sana 4 Juli dan kembali 11 Juli," kata Iphenk. Menurut Iphenk, tim kesenian Singkawang adalah tim yang diundang dari luar negara tersebut oleh Kementerian Pembangunan Bandar dan Pelancongan Sarawak, dan acara ini diikuti kumpulan seni di seluruh Negeri Sarawak dan perguruan tinggi. "Tim kita tampil tiga malam berturut-turut. Kita tampilkan tarian multi etnis, tari topeng dan tari rampak rebana yang dipadu dengan tari tandak gembira," kata Iphenk. Menurut Iphenk, tim kesenian Singkawang melantunkan lagu-lagu Singkawang dan Sambas membuat ratusan penonton yang berasal dari Kabupaten Sambas yang bekerja di sana larut dalam kegembiraan. "Para TKI ini bersemangat dan mengingatkan mereka di kampung halaman," kata Iphenk. Selain itu, kata Iphenk, sambutan hangat dari pemerintah bandar negeri itu sangat luar biasa. "Tim kita diundang secara khusus di ruang kerja pejabat tertinggi Sibu, Datok Tiong Thai King di Wisma Sanyan. Oleh Datok, kita diberikan cinderamata sebuah booklet. Sementera, kita memberikan mini barongsai dan paket brosur pariwisata Kota Singkawang," kata Iphenk. Gawe akbar Borneo Cultural Festival tahun 2007, katanya, sangat meriah dibandingkan tahun sebelumnya. "Media Mandarin di sana menyebutkan, tema BCF ini adalah, beauty in ethnic diversity," katanya mengungkapkan. Sepulang dari negara tetangga, tim kesenian Singkawang juga menghadiri pertemuan taman budaya se Indonesia di Pontianak. "Panggung budaya ini dihadiri oleh seluruh Indonesia baik tari maupun teater. Kita tampilkan tarian multi etnis sebagai tarian pembuka dalam acara tersebut," kata dia. (zrf)
