--http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/08/tgl/02/time/024034/idnews/812140/idkanal/10Menuju
 
Perbatasan

Jalan RI Rusak, Malaysia Mulus
Chazizah Gusnita - detikcom

Jakarta - Meski sudah ada pos gabungan RI-Malaysia di Entikong, Kalimantan 
Barat, namun penjagaan perbatasan RI-Malaysia masih belum total. Sebab, 
jalan darat menuju pos tersebut masih banyak lubangnya, dan berkelok-kelok. 
Untuk menuju pos tersebut, diperlukan waktu kurang lebih 8 jam dari 
Pontianak.

Kondisi ini berbeda dengan Malaysia. Sebab, jalan menuju perbatasan dengan 
Indonesia, semua sudah diaspal. Pembatas jalan di kiri dan kanan pun sudah 
rapi, layaknya seperti jalan raya di kota-kota besar di Indonesia.

"Kita maunya seperti ini (seperti Malaysia) jalan perbatasannya. Ini pos 
gabungan yang sudah diresmikan," kata Bupati Sanggau, Kalimantan Barat 
Yansen Akur Effendy, Malaysia Timur, Rabu (1/8/2007).

Dikatakan Yansen, permasalahan perbatasan salah satunya adalah terbatasnya 
sarana dan prasarana transportasi. Jalanan menuju perbatasan yang rusak 
membuat transportasi masih sedikit.

"Bahkan masih ada wilayah-wilayah yang masih belum terjangkau dengan 
transportasi darat. Padahal dari wilayah-wilayah itu perlu adanya 
penjagaan," imbuhnya.

Sulitnya jalan darat menuju perbatasan tersebut membuat beberapa wartawan 
yang ikut rombongan Departemen Pertahanan mabuk darat.

"Jalannya nggak sampai-sampai. Sudah berkelok-kelok jalannya tidak mulus 
jadi buat kepala pusing, mual dan muntah," kata wartawan media online, 
Heppy. 

Kirim email ke