--- In [email protected], "ardy prasetya" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: "Memangnya kenapa kalau milis ini alat politik ? memangnya kenapa kalau moderator atau pemilik milis ini condong pada satu calon walikota ? memangnya siapa Hendy Lie ?"
forum yang terhormat, menurut saya pandangan ardy sangatlah logis, setiap calon pemimpin (cawako = singkawang & cagub = jakarta) pastilah akan memasyarakatkan dirinya melalui media2 yg dianggap berpengaruh, contoh media koran, masang spanduk di tempat yg strategis, ga mungkinkan "dia" mau kampanye di kuburan. dan juga kalo memang kita tidak sependapat, maka keluarkanlah. negara indonesia ini memberikan kebebasan bagi warga negaranya untuk berpendapat koq, (ini tercantum dalam UUD 1945, pasalnya kalo tidak salah 28). sama seperti sdr. ardy, sy ga peduli siapa yg jd walikota, karena saya sendiri ga bisa pulang untuk nyoblos. oleh sebab itu "be gentle " tunjukkan bahwa pendapat anda benar dan didukung oleh fakta2 yang kongkret, klo anda pamit, berarti anda memang kalah. sy jd ingat satu kata yg cukup berkesan bagi saya : menang sebagai pahlawan, kalah sebagai ksatria. salam, AB
