Dear Eugenia,
terlepas ada atau tidaknya "santet", tampaknya ada sedikit kerancuan di sini.
"Apakah tidak ada yg kepikiran untuk mengirim Santet melalui makanan dan
minuman (Konsumsi) yang dibagikan disaat kampanye, biar yang mencicipi
makanan-makanan (Nasi bungkus dll) tersebut dipastikan akan memberikan
suaranya kepada orang yang bersangkutan? "
Kalo menurut wikipedia :
Santet (bahasa Jawa: tenung, teluh) adalah upaya seseorang untuk mencelakai
orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam. Santet dilakukan
menggunakan berbagai macam media antara lain rambut, foto, boneka, dupa,
rupa-rupa kembang, dan lain-lain. Seseorang yang terkena santet akan berakibat
cacat atau meninggal dunia.
(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Santet)
Nah kalo ada santet di makanan kampanye, berarti calon pemilih terancam ga
bisa memberikan suara lantaran ud celaka duluan donk?
Mungkin yang Eugenia maksud malah "pelet" kali ya?
Kalau menurut wikipedia lagi:
Pelet merupakan jenis ilmu gaib yang berfungsi untuk mempengaruhi alam bawah
sadar seseorang agar jatuh cinta kepada orang yang mengirim pelet tersebut.
Sebetulnya tidak hanya di jawa, di setiap belahan dunia selalu dikenal "mantra
cinta". Meskipun mungkin namanya bukan Ilmu Pelet, tapi fungsinya sama, yaitu
untuk menanamkan rasa cinta di hati sasaran. Tradisi mistik dan spiritual
merupakan konsep universal meskipun ditempuh dengan metode-metode yang
berbeda. Setiap masyarakat yang meyakini adanya "kekuatan gaib", pastilah
mereka mengenal berbagai ilmu spiritual, termasuk ilmu yang fungsinya untuk
percintaan seperti Ilmu Pelet.
(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pelet)
Hehe..tapi masa iya sih? .
Masa sih berbagai cara tersebut dipakai untuk mencapai tujuan? kalo sampe
bener ngeri juga sih.. hehe .
Wah jangan sampai deh, itu mah nabung dosa di akhirat kalee...
Btw, emang masa kampanye udah dimulai ye?
Salam,
Rudi.
eugenia wu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya tidak yakin santet itu ADA, dan saya juga tidak yakin santet itu TIDAK ADA,
Hanya Membayangkan.....
Apabila Santet itu ada, apabila santet itu bisa dikirimkan melalui karangan
bunga....
Betapa gampangnya Santet dilakukan, betapa gampangnya manusia mendapatkan apa
yg dinginkannya, Hanya dengan Menyantet....
Apabila Santet segampang itu bisa dikirimkan melalui karangan bunga...
Apakah tidak ada yg kepikiran untuk mengirim Santet melalui makanan dan
minuman (Konsumsi) yang dibagikan disaat kampanye, biar yang mencicipi
makanan-makanan (Nasi bungkus dll) tersebut dipastikan akan memberikan
suaranya kepada orang yang bersangkutan?
Apabila Santet segampang itu dikirimkan, Apakah tidak ada yg kepikiran
disaat membangunkan sesuatu (jalan, gedung dll) maka disertakan santet,
supaya orang-orang yg memakai sarana yg dibuatkan tersebut akan tetap
mendukung dia?
Apabila santet itu ada.....
Apabila santet itu tidak ada....
Apabila dan apabila....
Yang tertinggal hanyalah tanda tanya???
Salam
Eugenia
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com