wakaka....iya....skr kan saat yang tepat buat caper, mumpung lagi pilwako...

pelabuhan aja perlu 40 taun baru selesai...bayangkan aja..keponakan gw skr umur 
3 taun...ntar dia umurnya 43 taun baru selesai..wakakakka....kita ud jadi 
tulang belulang kali ya.....

Indra Djap <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               
bukannya ingin menghancurkan impianmu, bro...
  tapi ini pasti cuman sekedar b*ll sh*t dari org b*go yg ingin caper...
  pengen dipilih lg getuh lor...
  pelabuhan di kuala ajah katanya perlu 40 taun br bs selesai...
  apalagi airport yahhh..perlu 100 taun kali...
  be realistic guy...

cth lrn <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          mudah2an terlaksana ya pembangunan bandara singkawang, so ga perlu 3 
jam kl mau naik pesawat...

  ----- Pesan Asli ----
Dari: Singkawang <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 12 November, 2007 12:19:17
Topik: [Singkawang] [PP] Ekspos Pembangunan Bandara

    
http://www.pontiana kpost.com/ berita/index. asp?Berita= Singkawang&id=145721

Senin, 12 November 2007
Ekspos Pembangunan Bandara 
Pemkot Diundang Dephub


  Singkawang,-  Wali Kota, Drs H Awang Ishak MSi mengungkapkan, pemkot telah 
mendapatkan undangan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen 
Perhubungan RI. Undangan ini terkait dengan rencana penetapan tata ruang 
nasional sekaligus untuk ekspos tentang Pembangunan Bandara di Kota Singkawang 
guna mendapatkan izin titik dari menteri. 

"Mungkin besok, Senin (12/11) saya atau perwakilan pemkot akan berangkat ke 
Jakarta untuk menghadiri rapat tersebut," katanya, kemarin. Pemkot menurutnya 
optimis, izin titik akan diperoleh. Apalagi Pemprov Kalbar sebelumnya telah 
memberikan persetujuan dan rekomendasi tentang pembangunan bandara ini. 
Rekomendasi Gubernur Kalbar tersebut bernomor 550/4506/EKON. C tentang Rencana 
Penetapan Lokasi Bandar Udara Kota Singkawang tanggal 30 Juli 2007. 

Bahkan, Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Kalbar juga sudah 
menindaklanjutinya dengan mengajukan Permohonan Penetapan  Lokasi Bandar Udara 
Baru di Kota Singkawang kepada Menteri Perhubungan RI. Di samping itu, KAPET 
pun menurutnya sudah mengajukan kepada pemerintah pusat agar di Kota Singkawang 
didirikan sebuah bandara. Dengan adanya rekomendasi dari pemprov dan KAPET, 
diharapkan itu menjadi pertimbangan positif bagi pemerintah pusat. 

"Mudah-mudahan saja rencana pembangunan bandara di Singkawang ini bisa 
dimasukkan dalam rencana tata ruang nasional," ujar Awang. Jika berkaca pada 
sejarah, menurutnya di Kota Singkawang juga pernah ada pangkalan udara militer 
yakni di wilayah Sekip Baru (Singkawang I). "Jadi, alangkah baiknya kalau 
pangkalan udara yang hilang itu kita hidupkan kembali, cuma posisinya saja yang 
digeser," katanya. 

Pada prinsipnya, tambah Awang, Departemen Perhubungan RI tidak keberatan jika 
dibangun sebuah bandara. Apalagi dari hasil studi kelayakan, hal ini sudah 
dipandang memenuhi syarat. Permasalahan yang ada, kata dia, hanya tergantung 
soal investasi  pembangunan bandara tersebut. Karena itu, diharapkan pihak PT 
Angkasapura bersedia untuk bekerjasama. Berbicara tentang dukungan pihak 
Angkasapura ini, Awang juga merasa optimis. 

Sebab, pemkot sudah menyiapkan lahan seluas 5 kali 5 kilometer di Sei Rasau 
untuk bandara. Lokasi ini dinilai punya banyak keunggulan dibanding bandara di 
Supadio yang kabarnya akan dipindahkan. "Di Supadio lahannya relatif labil dan 
dekat dengan air pasang. Kabarnya bandara di Supadio juga akan dipindah. Nah, 
di Sei Rasau lokasinya pas, jauh dari laut. Jika izin titik Bandara di 
Singkawang nanti kita peroleh, tidak perlu repot mencari lokasi lain, di Purun 
atau dimana," jelas dia. 

Seperti diberitakan sebelumnya, lokasi pembangunan bandara telah ditetapkan di 
wilayah Kecamatan Singkawang Utara tepatnya di Kelurahan Sungai Rasau. Tahap 
awal dari pelaksanaan kerja bandara akan dimulai dari tranportasi angkutan 
pesawat cargo. Bila semakin maju, akan dilanjutkan ke pesawat penumpang.  
Pembangunan bandara ini akan dikerjasamakan dengan investor. Berdasarkan hasil 
studi kelayakan yang telah dilakukan pihak ketiga (consulting engineer) tahun 
2005/2006 lalu, pembangunan bandara di Singkawang telah dinilai layak. 

Diharapkan pembangunan bandara ini nanti bisa memberikan dampak signifikan bagi 
pembangunan Kota Singkawang dan sekitarnya. Sebab, dengan adanya bandar udara 
di Kota Singkawang, maka arus barang dan jasa akan semakin lancar. Hal ini 
dipandang akan sangat mendukung perkembangan Kota Singkawang sebagai pusat 
perdagangan, pariwisata dan agropolitan di kawasan Utara Propinsi Kalbar.(rnl)








  
---------------------------------
  Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!  



 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
     
                               

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke