*Harian INDOPOS, 15 Januari 2008* *Pertama, Dragon Cup Diperebutkan* * Permasis Gelar Pertandingan Sepakbola Tionghoa*
MASYARAKAT Tionghoa memadati Stadion Biak, Roxy, Jakarta, Sabtu (12/1) kemarin. Rupanya di situ sedang digelar pertandingan sepakbola Dragon Cup yang hampir seluruh pemain dan suporter berasal dari suku bermata sipit tersebut. Hampir seluruh tribun terisi penuh. Yel-yel khas masyarakat Tionghoa, *cia yo*, yang artinya semangat, menggaung. Ini merupakan pertandingan even final Dragon Cup yang digelar Perhimpunan Masyarakat Singkawang dan Sekitarnya (PERMASIS), bekerja sama dengan perkumpulan perantauan lain asal Kalimantan Barat. Laga final menghadapkan Persatuan Sepakbola Teluk Suak (Persites) dari Kecamatan Teluk Suak dengan Borneo Putra dari Kecamatan Sambas yang berakhir dengan skor 2-0. Antusiasme pemain dan suporter tidak terbendung dalam laga itu. Pasalnya pertandingan itu merupakan kejuaraan perdana yang digelar. "Tujuannya untuk menjalin persahabatan dan silahturami antar warga perantauan Kalimantan Barat yang ada di Jakarta. Khususnya yang berasal dari Singkawang, Bengkayang dan Sambas" tutur Irwan Tjung, ketua panitia perhelatan Dragon Cup sekaligus koordinator bidang olahraga Permasis. Pemilihan even sepakbola juga bukan tanpa alasan. Sepakbola dianggap sebagai olahraga yang paling populer dan merakyat di kalangan masyarakat Indonesia. "Warga Singbebas yang merantau di Jakarta kebanyakan membentuk tim sepakbola di wilayah tempat tempat mereka. Nah, pertandingan yang sudah jalan sejak Desember ini sekaligus wadah untuk kebolehan hasil latihan mereka," ungkapnya lagi. Menurutnya, dari hasil *sparring partner* setiap minggu dan gelaran Dragon Cup secara rutin diharapkan bisa menjaring bibit-bibit pemain sepakbola dari kalangan Tionghoa. (*sic)*
