http://pemkot.pontianak.go.id/detail.html?cat=berita&id=1741

Senin, 04 Februari 2008
*NAGA RAKSASA BERLAGA DI KOTA SINGKAWANG*

     Tahun Baru Cina atau lazim disebut Tahun Baru Imlek sudah tinggal
beberapa hari lagi, dimana masyarakat keturunan Tionghoa di pelosok tanah
air sibuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkenaan dengan perayaan
tersebut. Tahun ini selain diselengarakan Festifal Naga, juga festifal "Naga
Raksasa" terbesar, dan akan tercatat sebagai pemecah rekor MURI (Musium
Rekor Indonesia), dan rekor dunia demikian diungkapkan oleh Panitia Naga
Raksasa dari Sanggar Setia Mandala Puja yang diwakil oleh Umi Faizah

     Dalam kesempatan rapat pada hari Kamis (31/1) yang dipimpin lansung
oleh Walikota Pontianak, dr. H. Buchary Abdurrachman, menyapaikan beberapa
poin penting yang juga merupalkan hasil rapat MUSPIDA Kota Pontianak yang
digelar beberapa hari sebelumnya, antara lain ; 1) diharapkan agar kegiatan
perayaan Imlek tahun ini dilakukan secara sederhana; 2) Festival Naga
diselenggarakan secara tersentral di Stadion Sepak Bola Sultan Syarif
Abdurrahman Pontianak dengan tidak melakukan arakan dari lokasi ke tempat
perlombaan/festival ; 3) kegiatan arakan-arakan Naga 'kecil' dan atau
Barongsai di kampung-kampung untuk sementara dihimbau agar tidak dilakukan ;
4) Festival NAGA RAKSASA dilaksanakan di Kota Singkawang.

     Lokasi Festival Naga Raksasa yang sediannya akan digelar di Komplek
A.Yani Mega Mal Pontianak, dialihkan di Kota Singkawang. Pemindahan lokasi
tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan, dan sudah mendapat tanggapan
yang sangat positif dari Walikota Singkawang. "Pak Hasan Karman ketika saya
hubungi via HP (hand-phone/red) nya menyatakan bersedia dan akan segera
mengkoordinasikannya dengan Dinas/Instansi terkait di Singkawang", demikian
ungkap Buchary dalam rapat Kamis (31/1) yang juga dihadiri sejumlah lembaga
perwakilan etnis Tionghoa, seperti Yayasan Panca Bakti, Walubi, Makin serta
perwakilan ethnis Tionghoa yang duduk di DPRD Provinsi dan Kota Ponianak
Selain itu, Walikota Pontianak juga mengimbau dan mengharapkan kepada semua
Tokoh ethnis Tionghoa yang hadir rapat untuk dapat mensosialisasikan hasil
rapat tersebut kepada masyarakat lingkungannya.

     Keberadaan Sanggar Setia Mandala Puja yang dipimpin Sin-She A Leng
dalam mengemas kegiatan festival Naga Raksasa tersebut tidak terlepas dari
pembinaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Informasi dan Komunikasi Kota
Pontianak, dan "kegiatan ini juga bagian dari tugas dan tanggung jawab kita
dalam mempromosikan Tahun Kunjungan Wisata 2008 (Visit Indonesia 2008)"
ungkap Dra. Ayu Haro, M.Si sebagai Plh. Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan,
Informasi dan Komunikasi Kota Pontianak Guna kelancaran dalam pelaksanaan
kegiatan tersebut, "surat resmi dari Walikota Pontianak kepada Walikota
Singkawang sudah disampaikan, dan kami pun sudah berkoodinasi dengan Kepala
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Singkawang". ungkap Ayu Haro.

     Selain itu, Panitia Festival Naga Raksasa juga sudah berkoordinasi
dengan Pemeritah Kota Singkawang pada Jumat (1/2) untuk persiapan
pelaksanaannya, dan rencana Grand Opening Naga Raksasa dilaksankan hari
Kamis tanggal 14 Pebruari 2008 (malam) bertempat di GOR STIE, Jalan Dr,
Sutomo Singkawang" ungkap Umi kepada Kabid Infokom Kota Pontianak, Drs.
Maladi Noor, MA minggu pagi (3/2) via telpon seluler. (Mld)

(Sumber : Disparbudinfokom-Kota Pontianak,)

Kirim email ke