Dear Bung Dicky,

Maksud Anda video yang di bawah ini bukan?

  Melancong Yuk ke Singkawang 
Deskripsi: 
Perjalanan dibuka dari Kota Singkawang yang terkenal sebagai kota seribu kuil. 
Dibutuhkan waktu setidaknya tiga jam perjalanan dari Pontianak menuju 
Singkawang. Puas melihat-lihat kuil, kita bisa mampir ke Warung Bakso 68. 
Beraneka ragam mie tersedia untuk disantap. Menurut Lili yang mendampingi 
reporter SCTV di Singkawang, perjalanan kurang afdol jika tidak mampir ke 
tempat perajin keramik.

Keramik Singkawang sudah dikenal sampai ke Negeri Jiran. Harga satu buah 
keramik bervariasi mulai dari Rp 200.000 sampai Rp 400.000. Proses membuat satu 
keramik lumayan panjang mulai dari memilih tanah kemudian membaginya dalam tiga 
bagian sesuai bentuk. Setelah keramik selesai dibentuk baru dijemur dan 
terakhir diberi motif. "Sebuah keramik bisa diselesaikan dalam tempo satu 
bulan," kata seorang pengelola depo pembuatan keramik


Video ini ditayangkan di SCTV tanggal 8 Oktober 2006
-----------------------------------
Selain itu ada juga video yang ini:

  Singkawang, Kota Seribu Kelenteng 1 
Deskripsi: 
Kota Singkawang di Kalimantan Barat dikenal memiliki arsitektur khas oriental. 
Sejumlah rumah bergambar naga dan bangunan kelenteng, rumah ibadah warga 
keturunan Tionghoa, menunjuk tegas siapa pemiliknya. Ini tak heran karena 
sekitar 42 persen penduduknya adalah warga etnis Cina. Selebihnya adalah warga 
Dayak, Melayu, dan etnis Indonesia lainnya.

Sejarah kedatangan warga Tionghoa ke kota ini cukup panjang. Dulunya Singkawang 
merupakan bagian dari Kerajaan Sambas. Saat itu, daerah-daerah di Kerajaan 
Sambas memiliki banyak sumber emas. Pada abad ke-18 warga Tionghoa kemudian 
mulai berdatangan untuk bekerja di sejumlah tambang emas setempat. Sejak itu 
mulailah imigrasi resmi warga Cina ke daerah ini. Singkawang lalu dipilih 
sebagai tempat berdomisili. 

Walau telah meninggalkan tanah leluhur, namun warga Tionghoa ini masih 
mempertahankan tradisi nenek moyang mereka. Hal ini terlihat menjelang 
datangnya Hari Raya Imlek. Menyambut Tahun Baru Cina ini, mereka menghiasi 
rumah dan kelenteng dengan pernak-pernik warna merah. Bahkan saking banyaknya 
kelenteng di Singkawang, membuat daerah ini juga dikenal sebagai Kota Seribu 
Kelenteng.

Kelenteng atau pekong--demikian warga setempat menyebut--memiliki nilai khusus. 
Selain buat tempat beribadah, pekong juga dipercaya sebagai tempat 
perlindungan. Mereka juga dapat meramal nasib dengan memilih ciamsi yaitu 
sejumlah bilah bambu yang telah ditulis dengan nomor tertentu dan dimasukkan ke 
dalam tabung bambu. Salah satu dari deretan pekong yang terletak di tengah kota 
ini adalah Vihara Tridarma Bumi Raya. Umur kelenteng ini diperkirakan cukup tua 
yakni sekitar 200 tahun. 
Selain itu, ada pula pekong Surga Neraka yang terletak sekitar 12 kilometer 
dari Singkawang. Pekong ini terletak di sebuah bukit yang membuat pengunjung 
bisa menikmati pemandangan kota yang dikelilingi laut dan hutan. 

Kelenteng Surga Neraka mempunyai beberapa ruang. Ada ruangan yang dindingnya 
ditempeli rangkaian gambar yang memperlihatkan tahapan hidup hingga meninggal 
yang harus ditempuh manusia. Sejumlah gambar dewa maupun dewi tampak terpacak 
di dinding. Selain itu ada pula ruang yang memperlihatkan perbuatan apa apa 
saja yang dilakukan manusia saat masih hidup di dunia. Ada juga bilik yang 
berfungsi untuk memberikan falsafah hidup.

Masyarakat keturunan Tionghoa juga mengembangkan industri keramik khas oriental 
di Singkawang Selatan. Kerajinan ini telah puluhan tahun dirintis lewat 
kepandaian membuat yang didapat turun temurun. Para peminat biasanya langsung 
mengenali keramik Singkawang lewat desain khas orientalnya.

Salah satu tempat kerajinan ini adalah Keramik Sinar Terang. Keramik di tempat 
ini masih diolah manual dengan menggunakan perapian yang disebut tungku naga. 
Tungku ini juga masih mengandalkan kayu bakar. Pengunjung dapat menyaksikan 
langsung proses pembuatan kerajinan ini. Keramik Sinar Terang menyediakan show 
room bagi peminat yang berniat membeli. Harga keramik dijual berkisar Rp 250 
ribu hingga Rp 750 ribu. Harga keramik makin mahal bila motifnya makin sulit 
dibuat. Tempat ini juga menyediakan layanan pengiriman lewat pos bagi pembeli 
di luar provinsi.

Ingin menyejukkan hati? Wisatawan mungkin bisa mengunjungi Taman Bukit 
Bougenville yang berada sekitar enam kilometer sebelah selatan pusat Kota 
Singkawang. Di kawasan ini tersedia 48 varietas bunga bougenville. Taman ini 
masih dilengkapi dengan berbagai bunga anggrek khas Kalimantan. Di samping itu, 
tempat ini memiliki Kawasan Super Sejuk. Dinamakan begitu karena hutannya 
memang masih asli dan asri alami. Kesejukan akan menyergap pengunjung kala 
memasuki tempat ini.

Sumber: SCTV
-----------------------

Di web United Singkawang banyak video tentang Singkawang. Sebagian video-nya 
download dari internet, sebagian lagi hasil rekaman dari televisi. Kalau video 
yang dari SCTV biasanya dari Pak Hidayat soalnya dia punya koneksi dengan SCTV, 
kalau yang rekaman berasal dari Aldy. Buat teman-teman yang punya video tentang 
Singkawang, mohon di-sharing juga ya

Thanks

Salam,
Hendy Lie




----- Original Message ----
From: dicky herman <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Saturday, 9 February, 2008 9:35:12 PM
Subject: Bls: Bls: [Singkawang] [Metro TV] Imlek Di Singkawang


Dear all,
 
Sekedar informasi ajach ada dua version yang mengupas agak mendetails tentang 
perayaan imlek di Singkawang,
yang kemarin tampil di metro tv dalam acara "Archipelago"adalah salah satu 
warga Singkawang yaitu Sdr. Benny Setyawan, 
sedangkan satunya lagi yang ditayangkan tahun 2006 adalah Sdr. Lio Kurniawan 
dalam program acara "Jalan-Jalan" ( programnya SCTV kalau tidak salah )
 
Bagi yang pernah menonton acara tersebut dan merekamnya agar bisa dishare utk 
para milist, sehingga yang belum pernah
menonton acara tsb dan berminat bisa mendownloadnya


      Get the name you always wanted with the new y7mail email address.
www.yahoo7.com.au/y7mail

Kirim email ke