http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.22.02280741&channel=2&mn=2&idx=2
*Rayakan Cap Go Meh, Kota Singkawang Jadi Lautan Manusia * <http://www.kompasimages.com/> Festival Cap Go Meh dalam rangka Tahun Baru Imlek 2559 yang berlangsung di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis (21/2), dipadati ribuan warga. Tampak arak-arakan tatung melintasi Jalan Diponegoro, Singkawang. Jumat, 22 Februari 2008 | 02:28 WIB Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis, dilaporkan menjadi lautan manusia. Ribuan warga dan wisatawan tumpah ruah di sejumlah ruas jalan utama Kota Seribu Kelenteng itu untuk menyaksikan arakan dan atraksi 400 tatung pada Festival Cap Go Meh 2008. Bahkan, sekitar 2.000 wisatawan dari Malaysia ikut larut dalam perayaan ini. Hujan lebat yang mengguyur sejak Rabu malam hingga Kamis pagi tak menyurutkan semangat mereka menyaksikan festival terbesar dan termeriah dalam sejarah perayaan Cap Go Meh di kota itu. Sejumlah tokoh hadir dalam festival itu, antara lain Wali Kota Singkawang Hasan Karman, Gubernur Kalbar Cornelis, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Sjahrir; dan Puan Maharani (putri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri). Perayaan Cap Go Meh di Singkawang, menurut Hasan Karman, memiliki karakteristik yang berbeda dengan daerah lain karena ada atraksi tatung. Tatung adalah orang yang dirasuki roh baik, yang dipercaya bisa mengusir roh jahat. Tatung turun ke jalan sambil memamerkan kekebalan dengan menusukkan benda tajam ke tubuhnya tanpa terluka. (inu/ful/why)
