Sepertinya ini satu fenomena yang tidak bisa dihindari....tapi juga bisa dicegah agar tidak terlalu banyak yang seperti itu.
Saya setuju dengan komentar reddy choo....bahwa banyak pengusaha dari kota singkawang yang bisa berhasil tidak hanya di Indonesia tapi juga merambah ke luar negeri. Unsur yang paling penting yang harus kita lakukan tampaknya....mesti dimulai dari kota Singkawang sendiri...berapa banyak dari yang sudah berhasil mau kembali ke kota asal, melakukan sesuatu (bukan hanya lewat Permasis), bukan hanya lewat investasi usaha di sana....tetapi yang paling penting......(niat datang ke sana, sharing pengalaman dan memberikan pengharapan) khususnya di bidang pendidikan. Karena kalau dari awal tidak dilakukan.....berapa banyak pun 'cowok' singkawang yang berhasil tidak akan pernah diketahui mereka di sana. Hm....saya sendiri akhirnya bukan menikahi cewek singkawang loh...(habis teman2 ddah pada keluar kota n keluar negeri semuanya)..... Ya...gitu aja deh comment tambahan.... Mungkin Hendie berniat untuk menggalang acara motivation day di Singkawang....hadirkan pengusaha2 n profil2 orang berhasil dari kota singkawang.....kita 'bakar' habis mereka di sana agar terus terpacu untuk berusaha mandiri, tidak tergantung kepada kiriman uang dari anak2nya yang diperas di HK or Taiwan. Cia You!!!! --- In [email protected], reddy choo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > kita memang sangat prihatin terhadap adanya perkawinan keluar negeri > oleh sejumlah hakka moy. maaf saya tidak mengunakan amoy singkawang > atau singkawang brides, karena itu akan tertuju pada satu tempat saja. sebagai > orang asli dari kab.sambas. saya tahu benar amoy-amoy yang mengadu nasib > keluar negeri dengan menjadi istri orang asing.dengan harapan bisa merubah nasib > keluarga yang memang sangat miskin.memang ada yang mendapat suami yang baik > tetapi banyak juga yang gagal,ada sering disiksa,disuruh kerja membiayai suami, dijadikan > kayak prt tanpa gaji,yang lebih parah lagi dijual ke mucikari. memang kita sangat sedih > mengdengar penderitaan yang dialami amoy-amoy ini. apakah itu yang dicari? tentu saja > tidak. apakah keluarga mereka tahu bahwa anak mereka diluar negeri hidup menderita? > belum tentu tahu, yang diharapkan sebagian orang tua hanya kiriman uang untuk biaya > hidup. soalnya ada keluarga dari daerah saya pindah ke kota singkawang hanya untuk > makan tidur saja dengan mengandarkan kiriman dari luar-negeri. memang itulah kenyataan > yang ada didaerah kita, lalu kita mau salahkan siapa? untuk itu saya ingin mengajak semua > lapisan komunitas hak njin. bisa ikut berperan untuk merubah image yang sudah negatif ter- > hadap hakka moy [ lebih terkenal sebutan amoy singkawang ].coba bayangkan gimana > pikiran orang asing dengan hanya uang 15 jt sampai 30 jt. uda bisa bawa pulang amoy yang > cantik-cantik lagi. kita bertanya dalam diri kita. apakah itu memang harga kita? memang tidak > semua amoy-amoy kita kawin keluar negeri. tetapi hanya ada di daerah kita yang kebetulan > kebanyakan dari komunitas hak nyin.apakah ada didaerah lain di indonesia yang amoynya > ramai kawin ke taiwan,hongkong. tentu saja tidak ada. pertama saya mau mengajak para > orang tua punya anak gadis jangan berpikiran bahwa anak kawin sama orang taiwan atau > hongkong pasti akan hidup senang / dapat menantu kaya. coba kita pikir kalau kaya ngapain > cari istri sampai ke singkawang. jangan berpikiran cowok-cowok dari singkawang itu mo cian thu > atau tidak ada pengharapan. soalnya banyak cowok dari daerah kita sukses di perantauan seperti > di jakarta,semarang,bekasi,surabaya,batam.dan kota-kota lainnya.untuk para amoy saya hanya > sarankan kejar cintamu, jangan kawin sama orang yang tidak kamu kenal apalagi cinta. jangan terpedaya > kehidupan yang mewah.kalau ada cowok satu daerah yang naksir. jangan lihat hartanya miskin maupun > kaya,tetapi lihatlah semangat mau kerja ,bertanggung-jawab,cintanya , dan untuk para cowok singkawang > saran terus berusaha,tingkatan semangatmu,rajin bekerja, tingkatkan wawasanmu, kejarlah amoy singkawang > buktikan kita cowok singkawang pasti lebih baik dari orang taiwan maupun hongkong, kita bikin toiwanku tidak > laku. karena gua uda buktiin sendiri, gue dari orang suseh, menrantau ke batam kerje same orang 10 tahun.tapi > PUJI TUHAN sekarang gue punya usaha sendiri dan paling bahagia gue punya bini amoy singkawang asli bukan dari > daerah lain. majulah terus khusus kalimantan hak-nyin, nasib ada ditangan kita. GBU. > > > > > > > > > ________________________________________________________ > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ >
