Brovo utk DPRD dari Kalimanatan Barat Ayo suarakan kepentingan rakyat dan jadikan Singkawang sebagai proyek percontohan bersih untuk semua lini.
- -- In [email protected], "United Singkawang" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > http://www.equator-news.com/berita/index.asp? berita=Singkawang&id=72215 > > *Jumat, 25 April 2008* > *Komisi X DPR RI Pantau Pendidikan Singkawang > * > *Singkawang,-* Kota Singkawang dahulu dikenal dengan mutu pendidikan yang > tinggi. Keunggulan tersebut menurut anggota Komisi X DPR RI, Gusti Syamsumin > perlu terus dijaga dan dipelihara. > > "Saya akan memperjuangkan persoalan-persoalan pendidikan di Kota Singkawang > ke Senayan. Demi kemajuan kita bersama," tandas mantan Ketua DPD Partai > Golkar Kalbar ini di ruang kerja Plt Kadis Pendidikan Kota Singkawang, Drs > Sofyan Fachri Msi, Kamis (24/4) siang. > > Syamsumin yang didampingi dua anggota DPRD Provinsi Kalbar, Drs Kasmier > Bafioroes MSi dan Drs H Awang Sofyan Rozali, lebih banyak mendengar > pemaparan dan penjelasan para pejabat Dinas Pendidikan Kota Singkawang. > Diantaranya, Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Drs Nurdi dan Kepala > Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi Kota Singkawang Drs Titus. > > Kepada wakil rakyat yang membidangi pendidikan, pariwisata dan perpustakaan > nasional tersebut, Sofyan menuturkan pelaksanaan program pendidikan di Kota > Singkawang mutlak butuh dukungan semua pihak. Termasuk, dana dari pemerintah > pusat. "Bila hanya berharap APBD Kota Singkawang tentu tidak mencukupi," > timpal Sofyan. > > Sementara Nurdi memaparkan seputar tingkat buta aksara di Kota Singkawang. > Dimana pada tahun 2005, terjadi penurunan keaksaraan fungsional mencapai 12 > ribuan jiwa. "Setiap tahun selalu terjadi penurunan. Dan target tahun 2009 > hanya tinggal 2 ribuan jiwa saja penderita buta aksara," ungkap Nurdi. > > Senada, Titus menyebut Kota Singkawang terus memperbanyak bangunan sekolah, > guna menyambut wajib belajar 12 tahun. Dengan cara, memperbaiki sarana dan > prasarana sekolah yang rusak. "Semua informasi ini saya bawa untuk masukan > di Komisi X," pungkas Syamsumin yang berlatar belakang guru di Kota > Pontianak ini. (man) >
