http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=157082

*Sabtu, 3 Mei 2008*
*Koleksi Perpustakaan Perlu Ditambah
* *Minat Baca Kurang*

*Singkawang,-*  Rendahnya minat baca di kalangan masyarakat menjadi
keprihatinan Rio Dharmawan yang sehari-hari bekerja sebagai guru. Solusi,
dia menyarankan agar menambah perpustakaan plus stok buku di lokasi
keramaian.

"Perpustakaan diusahakan buka selama 14 jam dari pukul 07.00 setiap
harinya," tandas tokoh pemuda Tionghoa Singkawang Selatan ini.

Selain itu sebut Rio pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kota Singkawang
harus banyak merangkul media massa seperti penerbit buku, majalah dan surat
kabar. Lalu menggelar kegiatan karya tulis ilmiah di sekolah-sekolah secara
rutin, Dengan tujuan mendongkrak minat baca di kalangan masyarakat. "Rajin
membaca secara otomatis menambah pengetahuan dan wawasan," tukasnya.

Membaca lanjut Rio juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dan rendahnya minat baca banyak faktor yang mempengaruhi. Antara lain
kecendrungan shopping, nonton sinetron, chatting serta berkirim SMS.
"Pemerintah harus mampu mengatasi persoalan ini. Caranya dengan memperbanyak
perpustakaan dan menambah koleksi buku," katanya.

Sementara itu, dalam sosialisasi kegiatan pembangunan tahun 2008 di
Kecamatan Singkawang Tengah beberapa waktu lalu, terungkap mengenai beberapa
program pemerintah terkait dengan perpustakaan dan pengembang minat baca.
Untuk mengembangkan minat dan budaya baca, pemkot menganggarkan dana senilai
Rp25 juta.

Selain itu, pemkot juga menyediakan bantuan pengembangan perpustakaan dan
minat baca di daerah senilai Rp100 juta. Bukan cuma itu, pemkot pun
menganggarkan sebesar Rp50 juta untuk penyediaan bahan pustaka di UPT
Perpustakaan dan Rp40 juta untuk penyediaan sarana prasarana. (rnl)

Kirim email ke