http://www.equator-news.com/berita/index.asp?berita=Singkawang&id=72667

*Senin, 12 Mei 2008*
*Belasan Ribu Warga Berhak Terima BLT
*
*Singkawang,-*  Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005,
warga Kota Singkawang yang berhak menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT)
mencapai 13 ribu jiwa. Dan rumah tangga miskin yang berhak menerima beras
miskin untuk tahun 2008 mencapai 14.062 jiwa. Begitu diungkapkan Kepala
Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Kota
Singkawang, Drs H Rahmad Basuni SSos MSi.

Ia mengakui sejak tahun 2005, tidak ada lagi aktivitas pendataan baru.
Sehingga data akurat seputar keluarga penerima BLT di Kota Singkawang ada di
BPS. "Berdasarkan pengalaman, rumah tangga penerima beras miskin secara
otomatis mendapat kucuran dana BLT yang sudah menjadi program pemerintah
pusat," tandasnya.

Lebih jauh, Rahmad mengakui ada selisih jumlah warga miskin tahun 2005
dengan tahun 2008. Hanya saja pihaknya tak kunjung melakukan pemuktahiran
data. Seputar alasan, dia enggan berkomentar. Pasalnya belum mendapat
instruksi dari pusat untuk melaksanakan pendataan ulang. Pemerintah pusat
memastikan menaikkan harga harga BBM mencapai 30 persen. Sebagai kompensasi,
warga miskin mendapat BLT plus. Dan langkah pemerintah pusat tersebut menuai
banyak kritik. Berhubung pada tahun 2005, kebijaksanaan instant itu sangat
rentan memunculkan konflik di masyarakat. Baik antara penerima BLT dengan
ketua RT, maupun terhadap yang belum beruntung.

Data yang sedemikian penting digunakan 1 Juni mendatang, mendapat tanggapan
kritis aktivis pemuda Kota Singkawang, Agus Tomo. Dia menyesalkan
ketidakpedulian Dinsosdukcapil Kota Singkawang terhadap data warga miskin.
Terlebih, masih menunggu dan tergantung kepada kebijakan pusat. "Seharusnya
sejak awal Dinsosdukcapil sudah memiliki data yang dapat diandalkan, dan
siap digunakan sewaktu-waktu," ungkapnya. (man)

Kirim email ke